Liputan08.com – Suasana pers di Kabupaten Bogor kini memasuki babak baru yang lebih sejuk dan penuh semangat kebersamaan. Setelah melalui proses klarifikasi kelembagaan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat secara resmi menetapkan Dedy Firdaus sebagai Ketua PWI Kabupaten Bogor yang sah, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 020-PKU/PP-PWI/LXXIX/X/2025.
Keputusan ini disambut positif oleh seluruh pihak, termasuk Nuropik, yang sebelumnya juga terpilih melalui Konferensi Kabupaten Bogor. Kedua figur ini kini sepakat untuk menutup lembar perbedaan dan menatap ke depan bersama-sama demi marwah dan persatuan PWI Kabupaten Bogor.
“Dengan keluarnya SK dari PWI Pusat, maka semuanya sudah jelas dan terang. Tidak ada lagi sekat-sekat atau perbedaan pandangan. Kini saatnya kita bersatu kembali, saling menguatkan, dan menjaga marwah organisasi ini sebagai rumah besar bagi seluruh wartawan Kabupaten Bogor,” ujar Dedy Firdaus, usai menerima salinan SK di Cibinong, Rabu (12/11/2025).
Dedy menegaskan, PWI bukan hanya wadah profesi, tetapi juga ruang pembelajaran dan penguatan kapasitas bagi wartawan agar terus relevan di tengah arus informasi digital. Ia mengajak seluruh anggota untuk menjadikan keputusan PWI Pusat ini sebagai momentum kebersamaan dan refleksi menuju organisasi yang lebih solid dan berintegritas.
“PWI Kabupaten Bogor harus menjadi contoh pers yang beretika, profesional, dan humanis. Kita akan fokus pada peningkatan kompetensi, literasi media, serta kolaborasi dengan berbagai pihak. Yang terpenting, semua anggota adalah bagian dari keluarga besar PWI—tidak ada yang dikeluarkan, semuanya diakomodir,” tambahnya.
Sementara itu, Nuropik menyatakan sikap taat terhadap keputusan PWI Pusat dan mengajak seluruh rekan wartawan untuk kembali merajut silaturahmi dalam bingkai organisasi yang utuh.
“Saya menghormati dan menerima keputusan PWI Pusat dengan lapang dada. Kita semua adalah bagian dari satu keluarga besar PWI Kabupaten Bogor. Tidak ada istilah pihak yang kalah atau menang. Yang ada hanyalah semangat bersama untuk menjaga kehormatan dan profesionalisme pers di daerah kita,” ungkap Nuropik dengan nada sejuk.
Ia juga menegaskan, semua anggota akan tetap diakomodir dalam struktur organisasi tanpa ada yang dicoret atau diabaikan. “Kita ingin dua gerbong ini kembali menyatu. Semua wartawan, tanpa terkecuali, punya tempat dan peran penting untuk membangun PWI yang lebih kuat dan berdaya,” lanjutnya.
Dengan semangat baru ini, PWI Kabupaten Bogor kini dinyatakan resmi dan sah secara struktural hingga ke tingkat nasional, menandai dimulainya era baru yang lebih harmonis, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan dunia pers.
“Ini bukan kemenangan individu, melainkan kemenangan seluruh insan pers Kabupaten Bogor,” tutup Dedy firdaus.
Penulis : Zakar
Tags: Babak Baru PWI Kabupaten Bogor: Dua Figur Satu Komitmen, Bersatu untuk Marwah Pers
Baca Juga
-
16 Jul 2025
Dosen Universitas Pancasila: Sri Mulyani dan Bahlil Justru Sosok Kunci Dukung Pemerintahan Prabowo
-
19 Mar 2025
Kejaksaan Agung Periksa 8 Saksi dalam Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah PT Pertamina
-
28 Okt 2025
Rike Iskandar: Olahraga Harus Jadi Sarana Menumbuhkan Nasionalisme Pemuda
-
23 Nov 2025
Bupati Bogor Bagikan 3.525 Paket Telur di CFD Tegar Beriman untuk Tingkatkan Gizi Warga
-
31 Des 2024
Wawan Suherman dan Iskandar Sambut Tahun Baru 2025 Harapan Persatuan dan Semangat Kebersamaan
-
22 Mar 2025
Pemkab Bogor dan Kadin Gelar Bazar Pangan Murah, Upaya Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran
Rekomendasi lainnya
-
11 Feb 2026
Pemkab Bogor Pastikan Keamanan Pangan Lewat Gebyar Pasar Pangan Aman 2026
-
10 Agu 2025
Bupati Bogor Gelar Pelayanan Terpadu di Kecamatan Nanggung Sambut HUT ke-80 RI: Sunat Massal, Nikah Gratis, dan Bazar UMKM Meriahkan Acara
-
26 Des 2024
Tawuran di Palmerah Terciduk Tim TP3, Polisi Amankan Tujuh Remaja Beserta Senjata Tajam
-
23 Mar 2025
Hendry Ch Bangun Pembekuan PWI Jabar Sah KLB Tidak Korum dan Sedang Diselidiki Polisi
-
18 Des 2025
Pemkab Bogor Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Percepatan Penurunan Stunting
-
18 Mar 2025
Adhyaksa Mural Fest 2025: Seni Mural Sebagai Media Kampanye Antikorupsi


