liputan08.com Bogor – Warga Perumahan Bogor Asri, Kecamatan Nanggewer, Cibinong, Kabupaten Bogor, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk segera meratakan lahan makam yang berada di wilayah mereka. Pasalnya, lokasi makam yang terletak di atas bukit dan di tepi aliran kali dinilai sangat rawan longsor, terutama di musim hujan seperti saat ini.
Kekhawatiran warga muncul karena kondisi lahan yang miring dan berada di ketinggian, dinilai sangat rentan longsor dari atas maupun tergerus arus air dari bawah. Situasi ini dinilai membahayakan dan berpotensi menimbulkan bencana jika tidak segera ditangani.
Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB, KH Achmat Yaudin Sogir, mendesak Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor untuk segera mengambil langkah konkret.
“Ini tidak perlu beli lahan, tidak butuh anggaran besar. Cukup diratakan dengan alat berat atau backhoe. Masa hal seperti ini saja tidak bisa? Ini harus segera dilakukan. Jangan sampai sudah terjadi bencana baru bertindak. Tidak ada gunanya kalau begitu,” tegas KH Achmat Yaudin Sogir, Senin (11/8/2025).
Ia juga mengingatkan agar seluruh dinas terkait bisa bersinergi dan bergerak cepat seperti yang telah ditunjukkan oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
“Semua harus sigap seperti Bupati. Jangan sampai dinas-dinas justru lambat dan tidak sejalan dengan arahan kepala daerah,” ujarnya.
Ketua RW Perumahan Bogor Asri, Yahya, turut menyampaikan keresahan warganya. Menurutnya, permintaan perataan lahan makam tersebut sudah disampaikan berkali-kali kepada pihak terkait, namun belum juga ditindaklanjuti.
“Kami sudah berulang kali menyampaikan kondisi ini. Lahan makam itu sangat rawan longsor, apalagi saat hujan deras. Bisa longsor dari atas, bisa juga amblas dari bawah karena arus air. Kami mohon agar segera diratakan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Yahya.
Warga berharap Pemkab Bogor, melalui dinas teknis terkait, bisa segera merespons dengan tindakan nyata, bukan sekadar janji atau menunggu laporan lanjutan. Mereka tak ingin bencana dijadikan alasan untuk baru mulai bergerak.
Tags: DPKPP, DPRD, Pemkab Bogor, Perumahan Bogor Asri
Baca Juga
-
26 Feb 2025
Polri Bongkar Sindikat Perdagangan Orang ke Bahrain, Tiga Tersangka Ditangkap
-
12 Agu 2025
BUPATI BOGOR TINJAU LANGSUNG LOKASI BANJIR DI KEMANG DAN RANCABUNGUR, TEGASKAN LANGKAH CEPAT TANGANI PASCA BENCANA
-
26 Jun 2025
Jaga Proyek Strategis Nasional, JAM Intel Gelar Pelatihan Tingkatkan Kapasitas SDM
-
24 Jul 2025
Perkuat Sinergi Pembangunan, Bupati Bogor Rudy Susmanto Terima Audiensi APDESI
-
22 Jun 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Apresiasi Peresmian Pos Koramil Megamendung, Perkuat Keamanan dan Kolaborasi
-
22 Apr 2025
Bupati Bogor Resmikan Nama Jalan Baru di Sekitar Stadion Pakansari Hormati Jasa Pahlawan Lewat Ruang Publik
Rekomendasi lainnya
-
14 Jan 2025
Indonesia Tingkatkan Peran dalam Perubahan Iklim Luncurkan Sistem Perdagangan Karbon Berbasis Perpres 98/2021
-
12 Jan 2025
CONN3CT 2025: Pererat Keterhubungan Umat Muslim dengan Format Interaktif dan Solutif
-
04 Jul 2025
PWI Riau Kembali Gelar Testing Anggota Muda, Digelar 26 Juli 2025 di Pekanbaru
-
26 Jul 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Sinergi dengan Pemkot Bogor Lewat Gowes Santai
-
05 Jun 2025
Plt. Wakil Jaksa Agung Resmi Tutup Musrenbang 2025 Dorong Reformasi dan Efisiensi Anggaran Penegakan Hukum
-
17 Nov 2025
Dua Makna Besar 17 November: Solidaritas Mahasiswa Dunia dan Kepedulian untuk Bayi Prematur



