Liputan08.com – Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya dalam memperkuat digitalisasi transaksi keuangan daerah sebagai bagian dari reformasi tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Transformasi tersebut bahkan menjadikan Kabupaten Bogor sebagai salah satu rujukan praktik terbaik di tingkat nasional.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan hal tersebut usai mengikuti peluncuran Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) atau Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) yang digelar secara virtual di Cibinong, Rabu (3/3).
Program TP2DD dan ETPD merupakan agenda nasional yang melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta Bank Indonesia. Dalam forum tersebut, Pemkab Bogor diminta memaparkan praktik terbaik implementasi digitalisasi keuangan daerah.
Ajat menegaskan, langkah digitalisasi merupakan arahan langsung Bupati Bogor sejak awal masa kepemimpinan, dengan fokus pada percepatan pelayanan publik serta penguatan sistem pengelolaan keuangan daerah.
“Sejak awal, Bupati menekankan bahwa tata kelola keuangan harus transparan, cepat, akuntabel, dan berbasis digital. Ini bukan sekadar inovasi, tetapi kebutuhan strategis,” ujarnya.
Ia menjelaskan, implementasi digitalisasi di Kabupaten Bogor mencakup tiga aspek utama, yakni digitalisasi pendapatan, digitalisasi belanja, serta penguatan sistem informasi dan jaringan pendukung. Dengan jumlah penduduk besar dan wilayah yang luas, sistem digital dinilai menjadi solusi efektif untuk meningkatkan efisiensi dan pengawasan.
Pada sektor pendapatan, hampir seluruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 telah didukung sistem pembayaran digital. Masyarakat kini dapat membayar pajak dan retribusi melalui berbagai kanal, mulai dari EDC, gerai ritel modern, mobile banking, hingga loket resmi. Sekitar 60 persen wajib pajak tercatat telah bertransaksi secara non-tunai.
Untuk meningkatkan transparansi pajak restoran, Pemkab Bogor juga mengoptimalkan penggunaan tapping box yang terintegrasi langsung dengan sistem pemantauan transaksi. Tahun 2026, pemasangan ditargetkan mencapai hampir 150 unit.
Di sisi belanja daerah, seluruh proses administrasi telah dilakukan secara digital dan paperless, mulai dari perencanaan, penganggaran, pengajuan Surat Perintah Membayar (SPM), hingga penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Tanda tangan elektronik telah diterapkan di seluruh perangkat daerah hingga tingkat desa.
Kabupaten Bogor bahkan mencatat hampir 45 ribu transaksi SP2D online, tertinggi secara nasional. Capaian tersebut menjadi salah satu alasan daerah ini diminta memaparkan best practice dalam forum nasional.
Dengan sistem yang terintegrasi, seluruh transaksi dan posisi keuangan daerah dapat dipantau secara real-time. Data harian dapat langsung diakses pimpinan daerah sebagai dasar pengambilan keputusan pembangunan yang lebih cepat dan presisi.
“Digitalisasi membuat proses lebih efisien, minim risiko, dan mendukung pengambilan keputusan yang akurat,” tegas Ajat.
Ke depan, Pemkab Bogor juga memperkuat implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) guna mendorong sistem pembayaran yang semakin modern dan terintegrasi. Sistem pengelolaan yang transparan tersebut turut menopang capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan.
Dengan langkah konsisten menuju tata kelola digital, Kabupaten Bogor menegaskan posisinya sebagai daerah yang adaptif terhadap transformasi teknologi sekaligus berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Tags: Di Bawah Arahan Bupati, Kabupaten Bogor Jadi Role Model Elektronifikasi Transaksi Daerah
Baca Juga
-
23 Feb 2026
Pemkab Bogor Dorong Transformasi Digital Masjid Melalui Sinergi DMI, iSalaam, dan BJB Syariah
-
29 Jan 2025
Pelantikan MPOD dan DPD FORKABI Kota Depok 2025-2026: Semangat Budaya Betawi dan Persatuan
-
14 Apr 2025
Teror Berdarah di Papua 13 Warga Sipil Tewas Satgas Damai Cartenz Percepat Evakuasi dan Pemburuan KKB
-
18 Jun 2025
Digitalisasi Pendidikan, Saksi SDS, AM, FS Diperiksa Laptop Masuk Sekolah, Duit Masuk Saku
-
19 Mar 2026
Rudy Susmanto Hadirkan Mudik Gratis, Ribuan Warga Bogor Sumringah Pulang Kampung
-
14 Jul 2025
Pemkab Bogor Genjot Akses dan Kualitas Pendidikan, Targetkan Pengurangan Anak Tidak Sekolah dan Naikkan Rata-Rata Lama Sekolah
Rekomendasi lainnya
-
10 Nov 2025
Danramil 03 Serengan Bersama Kapolsek & Camat Launching SPPG-MBG Penyaluran Makanan Bergizi Gratis
-
21 Okt 2025
Bappenda Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 82,26, Perpanjang Relaksasi Pajak untuk Ringankan Beban Warga
-
06 Jan 2025
Kodim 0808/Blitar Gelar Pemeriksaan Kendaraan untuk Tingkatkan Disiplin dan Keselamatan
-
28 Des 2025
Ketua BMSN Sofwan Ali Sampaikan Ucapan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pembina Nurofik Tekankan Etika Kebangsaan Media Siber
-
13 Des 2024
Sat Resnarkoba Polresta Banyumas Tangkap Dua Pengedar Sabu dengan Barang Bukti 19,75 Gram
-
09 Mei 2025
Kejaksaan Agung Periksa Dua Istri Tersangka dalam Kasus Perintangan Penanganan Perkara Korupsi



