Liputan08.com Jakarta – Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) Prof. Asep N. Mulyana menegaskan pentingnya kesiapan para jaksa dalam menghadapi implementasi Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (UU KUHP) yang baru. Hal ini disampaikan dalam rapat Pengurus Pusat PERSAJA periode 2025-2027 yang digelar secara hybrid pada Rabu (5/2) dari Kantor Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Prof. Asep, dibahas berbagai isu strategis, termasuk penguatan peran jaksa dalam penyusunan regulasi, penguatan asas oportunitas di bidang tindak pidana khusus (PIDSUS) serta perdata dan tata usaha negara (DATUN), serta pengembangan organisasi.
Ketua Umum PERSAJA menegaskan bahwa seluruh jaksa harus menyesuaikan diri dengan hukum pidana materiil terbaru. Selain itu, ia juga menyoroti Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP) yang saat ini tengah diinisiasi oleh Badan Keahlian DPR.
“PERSAJA diharapkan turut aktif dalam proses penyusunan regulasi tersebut, agar penyesuaian dengan praktik di lapangan bisa lebih responsif dan tidak ketinggalan perkembangan,” ujar Prof. Asep.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pemetaan regulasi terkait tugas dan fungsi Kejaksaan guna memperkuat peran institusi dalam proses legislasi dan implementasinya.
Dalam rapat tersebut, PERSAJA juga menyoroti penguatan asas oportunitas di bidang PIDSUS dan DATUN, terutama dalam aspek pemulihan keuangan negara.
“Kemampuan advokasi kelembagaan berbeda dengan advokasi jaksa secara individual. Oleh karena itu, perlu dibuat rencana kerja dan target yang jelas untuk memperkuat peran Kejaksaan dalam berbagai aspek hukum,” tambahnya.
Selain isu hukum, PERSAJA juga membahas pengembangan sumber daya manusia, kesejahteraan anggota, serta kegiatan olahraga dan seni bagi jaksa.

“Olahraga bukan sekadar hobi, tetapi juga sarana menjaga kebugaran dan solidaritas di antara Insan Adhyaksa,” ujar Prof. Asep.
Sementara itu, Jaksa Agung Muda Pengawasan (JAM-Was) Dr. Rudi Margono, yang juga bertindak sebagai Penasihat PERSAJA, menekankan pentingnya optimalisasi peran satuan kerja kejaksaan di daerah
“Kegiatan di daerah harus memberikan dampak nyata bagi organisasi dan mampu meningkatkan keahlian jaksa sesuai kebutuhan,” kata Dr. Rudi.
Rapat ditutup dengan pesan semangat dari Ketua Umum PERSAJA agar organisasi ini terus menjadi wadah pemersatu dan pemberdaya jaksa di seluruh Indonesia.
“PERSAJA adalah dari, oleh, dan untuk kita bersama. Selamat bekerja, dan mari kita berkontribusi bagi penegakan hukum yang adil di negeri ini,” pungkasnya.
Penulis:Zakar
Tags: PERSAJA Bahas Penguatan Peran Jaksa dalam Implementasi KUHP Baru
Baca Juga
-
28 Sep 2026
Aksi Jilid II, Kejagung Didesak Usut Konflik Kepentingan Pinjaman 1 T Pemprov Lampung
-
31 Mei 2026
Sastra Winara Apresiasi 1.500 Rider Meriahkan Bogor Hujan Trail 2026
-
08 Mei 2026
KKN Menghancurkan Bangsa dan Menyeret Pelakunya ke Siksa Pedih, Peringatan Keras Buya Najmi Sudirman dari Pesantren Al-Fath
-
12 Mar 2026
Ketua DPRD Sastra Winara: Zakat Melalui Baznas Perkuat Kepedulian Sosial di Kabupaten Bogor
-
12 Jul 2025
Pemkab Bogor Tertibkan Sampah Liar di Cigudeg dan Tenjo, Tiga Armada Dikerahkan
-
16 Mei 2026
Teror Begal Bersenpi di Lampung Berakhir, Penembak Polisi Tumbang Saat Dilumpuhkan
Rekomendasi lainnya
-
13 Okt 2025
Rudy Susmanto Dukung PMI Bogor Perkuat Layanan Kemanusiaan dan Akreditasi Unit Donor Darah
-
29 Jul 2026
OTT KPK di Pemalang, Bupati Anom Widiyantoro Diamankan, Juru Bicara KPK Beberkan Fakta kepada Siber24jam.com dan Liputan08.com
-
13 Des 2025
BPJS Kesehatan–Pemkab Bogor Perkuat Kolaborasi Percepatan UHC
-
20 Okt 2026
Rudy Susmanto Dukung Perlindungan Pelajar Bogor, Pemkab Imbau Patuhi Jam Malam dan Hindari Demo
-
01 Jan 2025
Satgas Yonif 642/Kps Gelar Layanan Kesehatan Keliling di Kampung Warwasih, Papua Barat
-
09 Apr 2025
Pemkab Bogor Sambut Magang Praja IPDN, Zaenal Ashari: Ini Momentum Terapkan Ilmu di Lapangan


