Liputan08.com CIBINONG – Pada momentum Hari Guru Nasional, Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri menyampaikan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti bahwa kementerian akan jamin perlindungan guru. Demikian dikatakannya pada upacara Hari Guru Nasional tingkat Kabupaten Bogor, di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Senin (25/11).
Hadir pada upacara peringatan Hari Guru Nasional tahun 2024, perwakilan Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua PGRI Kabupaten Bogor, Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Bogor, Ketua Kadin Kabupaten Bogor, Ketua IWAPI Kabupaten Bogor, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bogor, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor. Pada kesempatan tersebut, Pj. Bupati Bogor menyerahkan penghargaan kepada para guru berprestasi di Kabupaten Bogor.
Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri menyampaikan, kementerian berusaha menjamin keamanan para guru agar dapat bekerja dengan tenang dan terbebas dari segala bentuk intimidasi dan tindakan kekerasan oleh siapapun.
“Guru juga tidak seharusnya melakukan tindakan kekerasan dalam bentuk apapun. Terkait dengan perlindungan guru, Kemendikdasmen akan menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia,” kata Bachril.

Bachril melanjutkan, di dalamnya memuat kesepakatan agar masalah-masalah kekerasan dalam pendidikan diselesaikan secara damai dan kekeluargaan atau restorative justice sehingga guru tidak menjadi terpidana.
“Selamat Hari Guru Nasional untuk para guru di seluruh tanah air, baik yang mendidik di kota-kota besar, satuan pendidikan yang ternama, maupun mereka yang mengabdi di pelosok desa, di satuan pendidikan dengan fasilitas, sarana prasarana pendidikan yang terbatas, ala kadarnya. Semuanya merupakan tugas mulia mencerdaskan dan memajukan bangsa,” ujar Bachril.
Bachril mengungkapkan, hari guru tahun ini mengambil tema Guru Hebat Indonesia Kuat. Tema tersebut memiliki tiga makna. Pertama, penegasan tentang arti dan kedudukan penting para guru. Kedua, guru tidak hanya berperan sebagai agen pembelajaran, tetapi juga agen peradaban. Para guru berperan mendidik para murid sehingga memiliki kecerdasan, keterampilan, dan karakter yang mulia.
“Ketiga, guru menentukan kualitas sumber daya manusia, generasi bangsa yang melanjutkan perjuangan dan bertanggung jawab memajukan bangsa dan negara. Guru yang hebat menentukan kualitas pembelajaran, kualitas lulusan, dan kualitas sumber daya manusia,” ungkap Bachril.
Bachril mengajak seluruh stakeholder di Kabupaten Bogor, untuk sama-sama meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya meningkatkan rata-rata lama sekolah hingga ke tingkat SMA. Jadi kami berharap pendidikan 12 tahun bisa tercapai di Kabupaten Bogor.(TIM KOMUNIKASI PUBLIK / DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)
Tags: Pj. Bupati Bogor : Kemendikdasmen Akan Jamin Perlindungan Guru
Baca Juga
-
17 Des 2025
Bupati Bogor Resmikan Pos Damkar Sentul City, Respons Darurat Dipercepat
-
30 Jul 2025
SBY VP Controller Kilang Pertamina International Ikut Diperiksa, Kejagung Periksa 11 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Minyak Mentah Pertamina
-
13 Jan 2026
Bupati Bogor Temui Langsung Warga Bogor Barat, Jalur Khusus Tambang Dipastikan Masuk APBD 2026
-
25 Nov 2024
Pimpin Apel Tim Kesehatan Dukung Pilkada Serentak 2024, Ini Kata Sekda Ajat Rochmat Jatnika
-
26 Jan 2026
Tata Kelola Program MBG Dipertanyakan: Dugaan Mark Up, Kualitas Bahan Buruk, dan Lemahnya Otoritas Kepala Dapur
-
03 Mei 2026
Diduga Alihkan Sertifikat Tanpa Izin, Pelaku Terancam Pidana dan Rumah Korban Nyaris Dilelang
Rekomendasi lainnya
-
16 Okt 2025
Hadapi Tantangan Fiskal 2026, Bupati Rudy Susmanto Dorong Penataan Kelembagaan Pemkab Bogor
-
06 Mar 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Menteri Kolaborasi Atasi Risiko Bencana di Bogor Selatan
-
25 Jul 2025
Tegas Berantas Kejahatan, Kejari Jakpus Musnahkan 696 Butir Ekstasi dan Senjata Ilegal
-
07 Mar 2025
Kejati Sumsel Serahkan Tiga Tersangka Korupsi Penjualan Aset Yayasan Batanghari Sembilan ke Kejari Palembang
-
27 Mei 2025
Ironi Digitalisasi Pendidikan Dugaan Korupsi Menggerogoti Anggaran Rp9,98 Triliun
-
25 Jul 2025
OTT Mengerikan di Lahat: ASN, Ketua APDESI, dan 20 Kades Diduga Kompak Sikat Dana Desa


