Liputan08.com Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, menegaskan pentingnya validitas dan keamanan data dalam pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil (Dukcapil). Ia menekankan bahwa peran Dinas Dukcapil sangat strategis dalam memastikan pelayanan dasar kependudukan berjalan optimal, dengan fokus tidak hanya pada kecepatan, tetapi juga pada akurasi dan keamanan data.
“Ini soal akurasi, validitas, kapasitas, dan juga security. Karena itu, saya hadir di sini untuk memastikan hal-hal tersebut, sesuai dengan arahan dari Pak Menteri (Menteri Dalam Negeri),” ujar Bima Arya saat mengunjungi Kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Rabu (23/10/2024).
Bima Arya juga menyoroti perlunya percepatan transformasi digital dalam pelayanan publik, salah satunya melalui implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan integrasi Single Identity Number (SIN). Menurutnya, langkah-langkah ini krusial untuk memastikan pelayanan yang lebih efisien dan aman bagi seluruh masyarakat.

“Pelayanan dasar harus terpenuhi dengan baik, dengan keamanan dan kapasitas yang memadai, sambil terus memperbarui progres penerapan SPBE. Nanti kita akan terapkan Single Identity Number, dan semua itu harus dipercepat,” tambahnya.
Pernyataan tersebut sejalan dengan visi Kemendagri untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan, terutama dalam hal validitas data, infrastruktur, dan keamanan sistem. Bima Arya menekankan bahwa pelayanan yang optimal tidak akan tercapai jika data tidak valid, infrastruktur tidak memadai, dan keamanan tidak terjamin.
“Pelayanan dasar tidak akan maksimal jika datanya tidak valid, infrastrukturnya tidak mendukung, dan keamanannya tidak terjamin,” jelasnya lebih lanjut.
Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya juga berbagi pengalamannya saat menjabat sebagai Wali Kota Bogor. Ia sering mengunjungi Dinas Dukcapil Kota Bogor untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
“Dukcapil di sini mungkin baru buat saya, tapi kalau di Kota Bogor, rasanya setiap minggu saya sering datang ke sana untuk mengurus berbagai keperluan,” ungkapnya menutup pernyataan.
Tags: Wamendagri Bima Arya: Pentingnya Validitas dan Keamanan Data Dukcapil dalam Pelayanan Publik
Baca Juga
-
17 Jan 2025
Baznas Kabupaten Bogor Rayakan HUT Ke-24, Pj. Bupati Apresiasi Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah
-
22 Okt 2025
534 Siswa SD Ramaikan Invitasi Olahraga Tradisional Kota Bogor 2025
-
25 Jan 2025
Polresta Banyumas Ungkap Kasus Dugaan Pelanggaran Hukum terhadap Anak di Wangon
-
07 Mar 2025
Jaksa Agung Siap Kawal Pembangunan Jakarta Bebas Korupsi
-
22 Okt 2024
12 Pengurus PWI Pusat Lulus Sertifikasi Tata Kelola Risiko dan Kepatuhan
-
02 Feb 2025
Kabupaten Bogor Sukses Tekan Stunting, Jadi Pilot Project Program Makan Bergizi Gratis
Rekomendasi lainnya
-
27 Nov 2024
Pj. Bupati Bogor Pantau Pelaksanaan Pilkada: 13 TPS Dipastikan Berjalan Lancar
-
27 Mei 2025
Kejagung Lelang Aset Benny Tjokrosaputro di Kasus Asabri, Raup Rp4,5 Miliar
-
26 Nov 2024
Kejaksaan Agung dan MIND ID Tandatangani Kerja Sama Dukung Teknologi Bersih di Industri Tambang
-
27 Jan 2025
Evaluasi Pemilu Kabupaten Bogor: Pj. Bupati Dorong Perbaikan Pilkada 2029
-
04 Jan 2026
Wisata Sejarah Lawang Sewu Dinilai Mahal, Pengunjung Keberatan dengan Sistem Tiket Berlapis hingga Rp50 Ribu
-
31 Des 2024
Mempererat Silaturahmi, Pos Eragayam Satgas Pamtas Yonif 641/Bru Masak dan Makan Bersama Tokoh Masyarakat di Membramo Tengah


