Liputan08.com Jakarta – Tanggal 17 Oktober 2024 Kwan Benny melalui kuasa hukumnya dari Kantor Multazam Maidir Law Office telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta dengan Register Perkara Nomor: 336/G/TF/2024/PTUN.JKT tertanggal 23 September 2024. Gugatan ini diajukan atas tindakan penguasaan aset berupa pemasangan plang pada tanah dan bangunan miliknya seluas 1.309 meter persegi yang berlokasi di Jalan Gedung Hijau Raya Blok SG Persil No. 17, Sektor V, Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, oleh SATGAS BLBI.
Menurut kuasa hukum Kwan Benny, Multazam Maidir, S.H., M.H., tindakan pemasangan plang oleh SATGAS BLBI tersebut dilakukan pada 25 Juni 2024. “Kami telah mengajukan keberatan resmi melalui Surat Nomor 196/MM.LO/VII/2024 pada 17 Juli 2024, namun tidak ada tanggapan selama lebih dari 10 hari, yang berarti keberatan kami dianggap dikabulkan berdasarkan Pasal 77 ayat (5) Undang-Undang No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan,” ungkap Multazam.

Lebih lanjut, Ibni Ridho, S.H., M.H., didampingi Iwan Hendrawan, S.H., Achmad Uki Setiawan, S.H, dkk merupakan anggota tim kuasa hukum, menjelaskan bahwa pihaknya kemudian mengajukan permohonan penetapan atas keberatan yang dianggap dikabulkan pada 8 Agustus 2024. “Kami melanjutkan langkah hukum ini setelah pihak SATGAS BLBI baru merespons keberatan pada 26 Agustus 2024, 41 hari setelah keberatan diajukan, melalui Surat Nomor S-463/KBS/2024,” ujarnya.
Selain upaya hukum keberatan, pihak Kwan Benny kini juga mengajukan gugatan ke PTUN Jakarta terkait tindakan faktual penguasaan aset melalui pemasangan plang dan dianggap dikabulkannya keberatan tersebut. Saat ini, sidang lanjutan dijadwalkan pada Selasa, 22 Oktober 2024, dengan agenda jawaban dari pihak tergugat, yang diwakili oleh Jaksa Pengacara Negara (JPN) sebagai kuasa dari SATGAS BLBI.

Multazam Maidir menegaskan bahwa tindakan penguasaan aset ini tidak sesuai prosedur yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. “Kami berharap dengan adanya gugatan ini, keadilan dapat ditegakkan dan hak-hak klien kami dapat dipulihkan sepenuhnya,” pungkasnya.
Sidang di PTUN Jakarta akan menjadi penentu bagi penyelesaian kasus ini, dengan Kwan Benny berharap keputusan yang adil bagi dirinya sebagai pemilik sah tanah dan bangunan.
Tags: Keberatan Dianggap Dikabulkan, Kuasa Hukum Kwan Benny Ahadi Gugat Tindakan SATGAS BLBI ke PTUN Jakarta
Baca Juga
-
06 Feb 2026
Kolaborasi Forkopimda dan Pemkot, Jumsih Sasar Jalan MA Salmun hingga Mayor Oking
-
24 Okt 2024
Sekda Kabupaten Bogor Dukung Direktur RSUD Cibinong Dalam Seleksi PNS Berprestasi Provinsi Jawa Barat
-
05 Jul 2025
Engkos Kosasih Resmi Pimpin PWI Serang Raya 2025–2028, Tekankan Profesionalisme
-
04 Sep 2026
Pengajian Al-Qalam Kembali Digelar, KH Achmad Yaudin Sogir: Semua Amal Manusia Telah Tercatat
-
25 Feb 2025
Kejagung Sita Rp565 Miliar dalam Kasus Korupsi Importasi Gula di Kemendag Tahun 2015-2016
-
12 Mar 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Siapkan Shalat Idul Fitri dan Open House Bersama Masyarakat di Pakansari
Rekomendasi lainnya
-
22 Agu 2026
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Jalur Mandiri Unsoed, Rp665 Juta Disita
-
10 Jun 2025
Unjuk Kreasi di Festival Desa Wisata 2025 Angkat Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Wisata Baru di Bogor
-
15 Sep 2026
Rudy Susmanto Pastikan Galuga Hampir Padam, Titik Panas di Bawah Tumpukan Sampah Masih Diburu
-
30 Jan 2025
Polres Purbalingga Tangkap Tiga Pengguna Sabu di Bobotsari Terancam 20 Tahun Penjara
-
26 Nov 2024
Kepada Pemprov Sumsel Kejati Sumsel Serahkan Pengelola Barang Bukti Aset Yayasan Batanghari Sembilan
-
17 Jun 2026
Sekda Ajat Ungkap Keberhasilan 103 Desa Siaga TB, Pemkab Bogor Targetkan Seluruh Desa Terjangkau pada 2027


