liputan08.com CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Polres Bogor dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 berjalan optimal, khususnya dalam menjaga keamanan serta kelancaran arus mudik dan perayaan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Bogor.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, saat mewakili Bupati Bogor dalam rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang berlangsung di Aula Sanika Polres Bogor, Cibinong, Jumat (6/3). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, perangkat daerah, serta jajaran Forkopimcam se-Kabupaten Bogor.
Menyampaikan pesan Bupati Bogor, Ajat menegaskan bahwa Pemkab Bogor siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 melalui sinergi seluruh perangkat daerah bersama unsur TNI-Polri dan Forkopimda.
Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting untuk memastikan seluruh aktivitas masyarakat selama momentum Idul Fitri berlangsung aman, tertib, dan lancar.
“Kami siap memberikan dukungan dari berbagai aspek, termasuk penanganan jalur mudik, pengelolaan kawasan yang menjadi pusat keramaian, serta penyebaran informasi layanan darurat kepada masyarakat,” ujar Ajat.
Ia menjelaskan, Pemkab Bogor juga tengah mempersiapkan sejumlah agenda penting dalam rangka menyambut Idul Fitri tahun ini. Salah satunya adalah pelaksanaan shalat Idul Fitri bersama di Stadion Pakansari, yang untuk pertama kalinya akan digelar sejak stadion tersebut berdiri.
“Untuk pertama kalinya kita akan melaksanakan shalat Idul Fitri bersama di Lapangan Stadion Pakansari. Setelah itu akan dilanjutkan dengan kegiatan open house bersama Bapak Bupati dan jajaran Forkopimda, sehingga seluruh persiapan harus dilakukan secara matang,” ungkapnya.
Selain itu, Ajat menambahkan, Pemkab Bogor juga menyiapkan dukungan transportasi bagi masyarakat melalui program mudik bersama dengan menambah armada bus dari Dinas Perhubungan serta dukungan dari pihak swasta.
“Kita harus memastikan seluruh rangkaian kegiatan Lebaran berjalan dengan baik, mulai dari arus mudik, pelaksanaan shalat Idul Fitri, hingga arus balik masyarakat. Hal ini membutuhkan kerja sama dan sinergi dari seluruh unsur,” jelas Ajat.
Sementara itu, Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Lodaya 2026 mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” Menurutnya, pola pengamanan Lebaran tahun ini lebih mengedepankan langkah preemtif dan preventif, sementara tindakan represif menjadi langkah terakhir.
Kapolres juga mengungkapkan bahwa berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, tingkat kriminalitas selama periode mudik dan arus balik mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.
“Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama, sehingga diperlukan langkah nyata dari seluruh unsur, baik kepolisian, TNI, pemerintah daerah, hingga pemerintah kecamatan dan desa,” ujarnya.
Ia juga meminta jajaran Forkopimcam, Kapolsek, Danramil, serta camat untuk aktif turun ke masyarakat memberikan imbauan terkait peningkatan kewaspadaan menjelang mudik.
Sebagai langkah preventif, Polsek Parung Panjang bahkan telah menginisiasi pembagian sekitar 100 gembok kepada masyarakat untuk meningkatkan keamanan rumah maupun kendaraan yang ditinggalkan saat mudik.
“Kami juga telah membagikan sejumlah CCTV portable ke beberapa masjid di wilayah Kabupaten Bogor guna membantu pengawasan lingkungan,” tambahnya.
Dalam aspek pengamanan lalu lintas, Kapolres menekankan pentingnya koordinasi terpadu antarinstansi, khususnya pada jalur wisata dan jalur mudik seperti kawasan Puncak.
Ia meminta seluruh unsur terkait, termasuk Dinas Perhubungan dan Satpol PP, dapat bergabung dalam satu pos terpadu di Pos Gadog Hugeng guna memperkuat koordinasi dan meminimalisir hambatan di jalur lalu lintas.
“Kami juga mengingatkan adanya potensi lonjakan arus kendaraan pada hari kedua Idul Fitri yang biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk bersilaturahmi,” pungkasnya.
Tags: Ajat Rochmat Jatnika, Sekda Kabupaten Bogor
Baca Juga
-
05 Des 2024
Kejagung Tangkap Tersangka Kasus Korupsi Komoditas Timah dengan Kerugian Negara Rp300 Triliun
-
06 Jan 2026
DPTR Kabupaten Bogor Resmi Beroperasi di Vivo Mall, Perkuat Layanan Pertanahan dan Target Sertifikasi Aset 2026
-
06 Mar 2025
JAM-Pidum Apresiasi Sinergi Jaksa dan Penyidik dalam Penegakan Hukum Bersama Babinkum TNI
-
28 Okt 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Pemuda Jadi Penentu Sejarah di Hari Sumpah Pemuda ke-97
-
15 Des 2024
TNI-Polri Bersinergi Dirikan Tempat Pengungsian untuk Korban Kebakaran di Yalimo Papua
-
11 Jan 2025
OTT Dugaan Pemerasan Kepala Disnakertrans Sumatera Selatan Ditangkap, Bukti Mencapai Rp 285 Juta
Rekomendasi lainnya
-
13 Des 2025
Dugaan Pemalsuan Dukungan OKP Warnai Muscam KNPI Parungpanjang
-
25 Okt 2024
Pj. Bupati Bogor Bachril Bakri Tinjau Sumber Air Ciburial di Ciomas, Pastikan Kualitas Air Bersih Terjaga
-
31 Okt 2024
Kabupaten Bogor Sabet Dua Penghargaan di Humas Jabar Award 2024, Diskominfo Kabupaten Bogor dan Kecamatan Bojonggede Raih Pengakuan Tertinggi
-
14 Okt 2024
Pemkab Bogor Gelar Anugerah Pajak Daerah 2024, Apresiasi 89 Wajib Pajak Berprestasi
-
14 Des 2024
Presiden Prabowo Subianto Apresiasi Usulan Reformasi Pilkada, Dian Assafri Nasa’i Dukung Efisiensi Sistem Politik
-
06 Mar 2025
Kejaksaan Agung Periksa 8 Saksi Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah PT Pertamina


