Liputan08.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, resmi meluncurkan layanan bus listrik sebagai bagian dari upaya menghadirkan transportasi publik ramah lingkungan di Kabupaten Bogor. Peluncuran dilakukan dalam momentum Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Ahad (5/4).
Rudy Susmanto menyampaikan bahwa kehadiran bus listrik merupakan langkah konkret Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendukung program pemerintah pusat untuk penghematan energi serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak.
“Bus listrik ini seratus persen menggunakan tenaga listrik dan seratus persen gratis bagi masyarakat selama masa uji coba. Ini menjadi langkah awal kita menghadirkan transportasi publik yang ramah lingkungan di Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.
Pada tahap awal, Pemkab Bogor mengoperasikan empat unit bus listrik yang saat ini memasuki masa uji coba. Apabila mendapatkan respons positif dari masyarakat, jumlah armada akan ditambah dan dioperasikan secara permanen melalui skema Buy The Service (BTS) dengan dukungan subsidi dari pemerintah pusat dan daerah.
Adapun rute awal layanan bus listrik ini menghubungkan kawasan Bojonggede hingga Sentul City, dengan sejumlah titik pemberhentian strategis, seperti AEON Sentul dan halte di kawasan Sirkuit Sentul.
Rute tersebut dipilih mengingat tingginya mobilitas masyarakat di Stasiun Bojonggede yang mencapai sekitar 50 ribu pengguna setiap hari. Sebagian besar merupakan pekerja yang beraktivitas di Jakarta menggunakan KRL.
Melalui layanan ini, masyarakat yang turun di Stasiun Bojonggede diharapkan tidak lagi bergantung pada kendaraan pribadi untuk melanjutkan perjalanan menuju kawasan Sentul dan sekitarnya.
“Dengan adanya bus ini, masyarakat tidak perlu lagi menggunakan kendaraan bermotor pribadi karena pemerintah telah menyiapkan transportasi lanjutan yang lebih ramah lingkungan,” jelasnya.
Masa uji coba bus listrik direncanakan berlangsung selama tiga bulan ke depan. Jika antusiasme masyarakat tinggi, Pemkab Bogor akan menambah jumlah armada serta memperluas cakupan rute ke wilayah lainnya.
Selain itu, Pemkab Bogor juga tengah mengkaji pengembangan transportasi wisata berbasis ramah lingkungan, seperti bus tingkat (double decker) dengan atap terbuka yang direncanakan melayani rute dari Cibinong hingga kawasan Puncak.
Rudy Susmanto berharap, langkah ini menjadi awal transformasi sistem transportasi di Kabupaten Bogor menuju konsep mobilitas yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.
“Melalui transportasi publik yang ramah lingkungan, kita ingin menghadirkan layanan yang lebih nyaman bagi masyarakat sekaligus menjaga kualitas udara di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.
Tags: Langkah Hijau Rudy Susmanto: Bus Listrik Gratis Uji Coba di Bogor Resmi Diluncurkan
Baca Juga
-
18 Sep 2025
Penolakan dan Kontroversi terhadap Hasil Musyawarah Daerah XI MUI Kabupaten Bogor oleh Forum Pesantren dan Ormas Islam
-
27 Okt 2024
Kejaksaan Agung Periksa 3 Saksi dalam Kasus Korupsi dan TPPU PT Duta Palma Group
-
07 Jul 2026
KPK Peringatkan Guru, Panitia, Komite, RT, RW hingga Lurah: Jangan Jual Bangku, Titip Siswa atau Manipulasi Data SPMB!
-
06 Agu 2025
Upgrading KPI 2025 : Dari Fakta ke Warta Mewujudkan Generasi Intelektual yang Kolaboratif dan Kompeten
-
07 Sep 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto Gerak Cepat Kerahkan Tim Gabungan Evakuasi Korban Ambruknya Bangunan Majelis Taklim di Ciomas
-
15 Jun 2025
Damkar Kabupaten Bogor Edukasi Warga Lewat Booth Interaktif di Kabogorfest 2025
Rekomendasi lainnya
-
27 Agu 2026
Konsep Koperasi Inspiratif Tak Sekadar Memberi Penghargaan, Tapi Jadi Mentor Koperasi Lain
-
05 Mar 2025
Rutan Kelas IIB Rengat dan Polsek Rengat Barat Gelar Razia, Pastikan Keamanan dan Bebas Narkoba
-
21 Apr 2025
Pemkab Bogor Tindak Tegas Perusahaan Pencemar Setu Rawa Jejed, DLH Segel dan Tutup Saluran Pembuangan Ilegal
-
14 Sep 2026
Bupati Rudy Susmanto Kejar Tuntas Api TPA Galuga, Embung Jadi Andalan Suplai Air
-
24 Feb 2025
Bus Listrik Gratis di Bogor: Uji Coba Angkut Penumpang dari Tugu Pancakarsa ke Bambu Kuning
-
22 Feb 2025
Seleksi Anggota Dewan Pers 2025-2028 Diwarnai Kontroversi, Pencalonan Dahlan Iskan dan Sayid Iskandarsyah Menuai Pro-Kontra






