liputan08.com JAKARTA – Tim Penyidik Kejaksaan Agung (Tim Sembilan) memanggil sembilan orang saksi terkait penyidikan tiga perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan Tersangka FA, Senin (27/7/2026).
Dari sembilan saksi yang dipanggil, hanya tiga orang memenuhi panggilan penyidik. Sementara enam saksi lainnya tidak hadir sehingga akan dijadwalkan pemanggilan ulang.
Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengatakan enam saksi yang mangkir tetap akan dimintai keterangan untuk melengkapi proses penyidikan.
“Enam saksi yang tidak hadir akan dilakukan pemanggilan ulang oleh Tim Penyidik Kejaksaan Agung untuk dimintai keterangannya,” ujar Anang Supriatna dalam siaran pers.
Pemeriksaan para saksi merupakan bagian dari upaya Tim Sembilan untuk memperkuat pembuktian dalam penyidikan tiga perkara TPPU yang menjerat Tersangka FA. Hingga kini, proses penyidikan masih terus berlangsung.
Tags: Kejagung
Baca Juga
-
29 Nov 2025
Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati Tiga Raperda Strategis untuk Penguatan Layanan Publik
-
22 Agu 2025
Duet Akhmad Munir & Atal Depari Resmi Daftar Caketum dan Calon Ketua DK PWI Pusat 2025-2030, Siap Satukan PWI yang Terpecah
-
07 Okt 2025
Wilson Lalengke Tiba di New York: Siap Sampaikan Pidato Bersejarah di Sidang PBB Soal Kemanusiaan Global
-
27 Apr 2026
Jusuf Hamka Menangi Gugatan, Berkomitmen Kembalikan TPI kepada Tutut Soeharto
-
27 Jan 2026
Indonesia di Persimpangan Davos: Menjadi Pemain Utama atau Sekadar Pion Catur Perdamaian?
-
27 Agu 2025
Kejari Bandar Lampung Beri Pendampingan Hukum untuk BRI Teluk Betung dalam Program BSDP 2025
Rekomendasi lainnya
-
30 Sep 2025
Kejagung Periksa 3 Saksi Kasus Korupsi Digitalisasi Pendidikan Kemendikbudristek
-
23 Okt 2025
Jaksa Agung Lantik 37 Pejabat Strategis, Perintahkan Optimalkan Penindakan Korupsi
-
08 Sep 2025
Karyawan Anak Perusahaan Astra Diperiksa Kejaksaan Terkait Dugaan Korupsi Proyek Digitalisasi Pendidikan Kemendikbudristek
-
30 Jan 2026
Ancaman Kejahatan Siber Berkedok Tilang Elektronik: Kejaksaan Agung Tegaskan Dua Tautan Resmi dan Dorong Kewaspadaan Publik
-
26 Nov 2024
Kepada Pemprov Sumsel Kejati Sumsel Serahkan Pengelola Barang Bukti Aset Yayasan Batanghari Sembilan
-
02 Sep 2026
Nama Nusron Wahid Muncul di Sidang Korupsi Kuota Haji, KPK Telaah Fakta Persidangan


