Liputan08.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengamankan satu orang di Jakarta dalam pengembangan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan tindak pidana korupsi proyek di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pihak yang diamankan di Jakarta berasal dari unsur swasta. Dengan penangkapan tersebut, total delapan orang kini menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.
“Saat ini juga masih menjalani pemeriksaan,” kata Budi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Selasa (21/7/2026).
Budi menjelaskan, sebelumnya tim KPK membawa tujuh orang dari Lombok Barat ke Jakarta, termasuk Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Sehingga hingga pagi ini, total yang masih dilakukan pemeriksaan sejumlah delapan orang,” ujarnya.
Selain mengamankan delapan orang, KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah serta sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
Menurut Budi, dugaan korupsi yang tengah diusut berkaitan dengan sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Namun, lembaga antirasuah itu belum mengungkap secara rinci konstruksi perkara maupun pihak-pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka.
Dalam rangkaian OTT, penyidik KPK turut menyegel ruang kerja Bupati Lombok Barat dan ruang Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Penataan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Lombok Barat, Lalu Ratnawi. Penyegelan dilakukan sebagai bagian dari kepentingan proses penyidikan.
Informasi yang berkembang menyebut perkara tersebut diduga berkaitan dengan proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lombok Barat. Meski demikian, KPK belum memberikan penjelasan resmi mengenai konstruksi perkara tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat belum menyampaikan keterangan resmi terkait penangkapan maupun penyegelan sejumlah ruangan di lingkungan pemerintah daerah.
Tags: Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK, Korupsi
Baca Juga
-
30 Des 2025
Perbup 48/2025, Pemkab Bogor Perkuat Tata Kelola Bantuan Keuangan Desa untuk Percepatan Pembangunan
-
10 Jan 2025
JAM-Intelijen Sosialisasikan RPerpres Penertiban Kawasan Hutan secara Virtual
-
19 Des 2024
Crew 8 Resmi Dideklarasikan Siap Percepat Target Swasembada Pangan Pemerintahan Presiden Prabowo
-
14 Okt 2024
Pos Elelim Hadiri Sosialisasi Bapperida Kabupaten Yalimo untuk Dukung Pembangunan dan Inovasi Daerah
-
07 Apr 2026
Skandal Kredit Bank Terbongkar! 5 Tersangka Ditahan, Kejati Sumsel Juga Usut Dugaan Korupsi Rp160 Miliar di Sungai Lalan
-
09 Feb 2026
Gunung Putri Diproyeksikan sebagai Prototipe Desa Terpadu 2026, Bupati Bogor Tekankan Transformasi Nyata dan Berkelanjutan
Rekomendasi lainnya
-
05 Mei 2025
PAC GP Ansor Ciomas Silaturahmi ke Anggota DPRD Achmad Yaudin Sogir, Bahas Program Unggulan dan Sinergi Kelembagaan
-
19 Apr 2025
PWI Gugat Dewan Pers, Desak Penegakan Keadilan atas Tindakan Sepihak Regulator
-
13 Jun 2025
Direktur KitaNusantara Berikan Penghargaan kepada BNN RI atas Penangkapan Narkotika Jenis Sabu Terbesar dalam Sejarah
-
10 Mar 2026
Antisipasi Dampak Konflik Global, Pemkab Bogor Ajak Warga Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan
-
06 Des 2024
Kejaksaan Agung Periksa Dua Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Impor Gula
-
03 Feb 2026
Bongkar Modus Tata Kelola Minyak Mentah, Tikus Koruptor Pertamina Dibedah Lewat Keterangan Ahli di Pengadilan


