Breaking News

Matamuda MAN 1 Bogor Ditutup Meriah, Tanam Pohon hingga Cek Kesehatan Gratis Bekali Siswa Baru

liputan08.com CIBINONG – Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) MAN 1 Bogor resmi ditutup pada Jumat (17/7/2026). Penutupan berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan yang mengedepankan pendidikan karakter, kepedulian terhadap lingkungan, serta pembiasaan hidup sehat bagi seluruh peserta didik baru.

Kegiatan diawali dengan outbound yang melibatkan seluruh siswa baru secara berkelompok. Dipandu guru dan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), berbagai permainan edukatif dirancang untuk membangun kekompakan, melatih kepemimpinan, komunikasi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan madrasah.

Usai outbound, para peserta mengikuti aksi penanaman pohon di area madrasah sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut menjadi implementasi nyata pendidikan karakter yang selaras dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta yang diusung Kementerian Agama, sekaligus menanamkan kesadaran menjaga kelestarian alam sejak dini.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar di Aula MAN 1 Bogor melalui kolaborasi Unit Kesehatan Sekolah (UKS) bersama Puskesmas Cirimekar. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik peserta didik sebagai langkah awal mendukung proses belajar yang optimal serta membentuk generasi yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.

Puncak acara ditandai dengan apel penutupan Matamuda yang berlangsung khidmat dan penuh semangat. Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 1 Bogor, Wahyu Mulyadin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, panitia OSIS, serta peserta didik yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan antusias.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru, panitia OSIS, dan peserta Matamuda yang telah menunjukkan semangat kebersamaan, disiplin, serta tanggung jawab selama kegiatan berlangsung. Semoga nilai-nilai yang diperoleh selama Matamuda menjadi bekal untuk tumbuh sebagai insan madrasah yang berakhlak mulia, peduli lingkungan, sehat, dan siap berprestasi sesuai semangat Kurikulum Berbasis Cinta,” ujar Wahyu.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Komite Madrasah, Salman. Menurutnya, pelaksanaan Matamuda tahun ini berlangsung terencana, edukatif, dan memberikan pengalaman berharga bagi para siswa baru.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar MAN 1 Bogor yang telah menyelenggarakan Matamuda dengan sangat baik. Kegiatan ini bukan hanya mengenalkan lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, kepedulian terhadap lingkungan, penerapan pola hidup sehat, dan penguatan nilai-nilai kebersamaan,” katanya.

Salman turut memberikan motivasi kepada seluruh siswa baru agar menjadikan Matamuda sebagai langkah awal meraih prestasi sekaligus membangun akhlak mulia.

“Jadilah generasi madrasah yang membanggakan orang tua, guru, dan bangsa. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, hormati guru, cintai sesama, pelihara lingkungan, serta manfaatkan setiap kesempatan di MAN 1 Bogor untuk mengembangkan potensi dan meraih cita-cita. Insyaallah, dengan ilmu, akhlak, dan kerja keras, kalian akan menjadi generasi unggul yang memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” pesannya.

Seluruh rangkaian penutupan Matamuda berlangsung lancar, tertib, dan penuh semangat. Melalui perpaduan kegiatan pendidikan karakter, aksi peduli lingkungan, layanan kesehatan, dan aktivitas kolaboratif, MAN 1 Bogor kembali menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan yang holistik.

Program tersebut sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam mencetak generasi madrasah yang religius, berakhlak mulia, sehat, berprestasi, adaptif terhadap perubahan, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan.

Jurnalis: Hilman Muksin

Tags:

Baca Juga

Rekomendasi lainnya