liputan08.com CIBINONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa penyuluh pertanian memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam mendampingi petani guna meningkatkan produktivitas, kualitas hasil pertanian, dan daya saing di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian.
Hal tersebut disampaikan Ajat saat membuka Temu Penyuluh Pertanian Swadaya Kabupaten Bogor Tahun 2026 di Ruang Serbaguna I Setda Kabupaten Bogor, Selasa (30/6/2026), mewakili Bupati Bogor.
Kegiatan tersebut menjadi forum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, akademisi, dan pelaku usaha dalam mendorong pembangunan sektor pertanian yang lebih maju, modern, dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Ajat menjelaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu pilar penting pembangunan Kabupaten Bogor. Namun, sektor ini juga dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti perubahan iklim, alih fungsi lahan, regenerasi petani, perkembangan teknologi, hingga dinamika pasar yang terus berubah.
“Kabupaten Bogor memiliki potensi besar untuk menjadi daerah pertanian yang maju. Potensi tersebut harus dimanfaatkan secara optimal, dan penyuluh pertanian memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam mendampingi petani agar mampu meningkatkan produktivitas, kualitas hasil pertanian, serta daya saing di pasar,” ujar Ajat.
Ia menambahkan, Kabupaten Bogor memiliki modal yang sangat kuat dengan luas wilayah sekitar 3.000 kilometer persegi, jumlah penduduk terbesar di Indonesia, serta posisi strategis sebagai daerah penyangga Jabodetabek. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang besar untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
Ajat juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi melalui berbagai inovasi, seperti penyelenggaraan expo pertanian, festival pertanian, hingga temu bisnis yang mempertemukan petani dengan pasar, hotel, pelaku usaha, dan investor agar hasil pertanian Kabupaten Bogor memiliki akses pemasaran yang lebih luas.
“Kolaborasi harus terus diperkuat agar hasil pertanian Kabupaten Bogor semakin dikenal dan memiliki nilai tambah yang mampu meningkatkan kesejahteraan para petani,” katanya.
Selain itu, Ajat menekankan pentingnya regenerasi penyuluh pertanian sebagai upaya menjaga keberlanjutan pembangunan sektor pertanian, mengingat generasi muda Kabupaten Bogor memiliki potensi besar untuk menjadi pelaku pertanian masa depan.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor juga memberikan apresiasi kepada para Penyuluh Pertanian Swadaya yang selama ini berkontribusi aktif mendampingi petani dan mengembangkan berbagai inovasi di bidang pertanian.
Saat ini, tercatat sebanyak 190 Penyuluh Pertanian Swadaya di Kabupaten Bogor telah mengantongi sertifikasi kompetensi serta menorehkan berbagai prestasi di tingkat provinsi maupun nasional.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap lahir berbagai gagasan, inovasi, dan kolaborasi baru yang mampu memperkuat pembangunan sektor pertanian yang modern, produktif, berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Bogor yang lebih maju dan berdaya saing.
Tags: Ajat Rochmat Jatnika, Sekda Kabupaten Bogor
Baca Juga
-
27 Mar 2026
Jaro Ade Berangkatkan Santri ke Gontor, Pemkab Bogor Beri Dukungan Penuh
-
19 Apr 2025
Karya Bakti TNI di Papua Satgas Yonif 641/Bru Perbaiki Jalan di Eragayam
-
06 Mar 2025
Kejari Musi Banyuasin Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Tanah Tol Betung-Tempino Jambi
-
16 Sep 2025
Pererat Persaudaraan ASEAN, Delegasi Jaksa Kunjungi Istana Tampaksiring dalam APAGM 2025
-
24 Jun 2026
TP-PKK dan DiskopUKM Dorong UMKM Kabupaten Bogor Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Akses Modal
-
27 Jun 2026
Misi Kemanusiaan ADR & Associates Di Malaysia: Negara Harus Hadir Memberikan Kepastian Bagi WNI Yang Hilang Kontak
Rekomendasi lainnya
-
18 Okt 2025
Warga Dua Desa di Megamendung Keluhkan Jalan Rusak Bertahun-Tahun, Minta Pemkab Bogor Turun Tangan
-
17 Jun 2025
Koruptor Biadab! Kejagung Periksa Tiga Saksi Kasus Korupsi Digitalisasi Pendidikan Kemendikbudristek
-
08 Jun 2026
Rudy Susmanto: Pembangunan Bogor Harus Seimbang antara Infrastruktur, Lingkungan, dan Ekonomi
-
03 Nov 2024
Satgas SIRI Tangkap Eks Dirjen Perkeretaapian, Ditahan sebagai Tersangka Kasus Korupsi Proyek Kereta Api Medan
-
20 Jan 2025
Polemik Pagar Laut 30 Km: Ancaman Bagi Nelayan, KKP Didukung Tindakan Tegas oleh Publik dan TNI AL
-
23 Jun 2025
Bupati Bogor Dampingi Menteri Imipas Buka Perkemahan Satya Dharma Bhakti di Lapas Pondok Rajeg



