Liputan08.com – Sabtu (30/5/2026) Akademisi dan pemerhati kebangsaan Dr. Dian Assafri Nasai, S.H., menyampaikan kritik keras terhadap pihak-pihak yang terus menggiring opini negatif terkait bantuan hewan kurban Presiden Republik Indonesia yang disalurkan melalui mekanisme negara.
Menurut Dian, perdebatan yang dibangun tanpa pemahaman terhadap aturan hukum dan tata kelola pemerintahan berpotensi menyesatkan masyarakat serta mengganggu persatuan bangsa.
“Masyarakat harus memahami bahwa bantuan hewan kurban Presiden merupakan program yang melekat pada jabatan Presiden sebagai kepala negara dan dilaksanakan melalui mekanisme yang sah. Jangan membangun opini yang menyesatkan seolah-olah program tersebut merupakan penyalahgunaan anggaran,” tegas Dr. Dian Assafri Nasai, S.H., di Jakarta, Sabtu (30/5/2026).
Dian menegaskan bahwa dalam negara demokrasi kritik merupakan hak setiap warga negara. Namun kritik harus disampaikan berdasarkan fakta, data, dan ketentuan hukum yang berlaku, bukan melalui narasi yang dapat memicu kebencian atau keresahan publik.
Menurutnya, polemik yang sengaja dibangun terhadap program yang memberi manfaat kepada masyarakat miskin dan penerima manfaat lainnya justru dapat mengaburkan makna utama Iduladha, yaitu pengorbanan, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan.
“Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar. Tetapi jika kritik berubah menjadi provokasi dan penyebaran informasi yang tidak sesuai fakta, maka hal itu tidak memberikan pendidikan politik yang sehat kepada masyarakat,” ujarnya.
Dian menjelaskan bahwa penggunaan anggaran negara yang telah ditetapkan melalui mekanisme APBN memiliki dasar hukum yang jelas dan diawasi oleh berbagai lembaga negara. Karena itu, penilaian terhadap program pemerintah harus dilakukan secara objektif dan proporsional.
Ia juga mengutip pandangan sejumlah ulama yang menyatakan bahwa esensi kurban adalah menghadirkan kemaslahatan bagi umat, khususnya masyarakat yang membutuhkan. Selama program dilaksanakan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata, maka yang perlu dikedepankan adalah nilai sosial dan kemanusiaannya.
“Jangan sampai isu-isu yang tidak berdasar justru memecah belah masyarakat. Bangsa ini membutuhkan persatuan, bukan provokasi. Kritik harus membangun, bukan menciptakan kegaduhan,” katanya.
Dian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga etika dalam menyampaikan pendapat serta mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan kelompok maupun politik sesaat.
Dr. Dian Assafri Nasai, S.H.: Provokasi Soal Kurban Presiden Berpotensi Merusak Persatuan Bangsa
Dr. Dian Assafri Nasai, S.H. Tegas: Kritik Kurban Presiden Harus Berdasarkan Fakta, Bukan Provokasi
Tags: Dr. Dian Assafri Nasa'i, S.H.: Provokasi Soal Kurban Presiden Berpotensi Merusak Persatuan Bangsa
Baca Juga
-
25 Sep 2025
Konflik Agraria Masih Membayangi Kabupaten Bogor, Forum Rakyat Bogor Raya Desak Pemerintah Ambil Langkah Konkret
-
30 Jul 2026
Rudy Susmanto: Dukungan Kopassus Jadi Langkah Strategis Wujudkan PSEL Galuga
-
18 Jun 2025
Jaksa Agung Kunjungi Kejati Maluku Utara Evaluasi Kinerja dan Soroti Tambang Ilegal
-
09 Mar 2026
WNI Asal Bogor Ditahan di Malaysia Tanpa Paspor, KH Achmad Yaudin Sogir dan Aktivis Desak Pemerintah Segera Bertindak
-
22 Mar 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto Hadiri Buka Puasa Bersama Kadin dan Santuni Anak Yatim: Wujud Kepedulian di Bulan Suci
-
08 Okt 2024
JAM-Pidum Setujui 14 Perkara Restorative Justice, Salah Satunya Kasus Penadahan di Kendal
Rekomendasi lainnya
-
08 Okt 2025
PNS Way Kanan Jadi Tersangka Kasus Jaksa Gadungan, Diduga Tipu Pejabat Pemda OKI
-
09 Apr 2026
Pemkab Bogor Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Optimalkan Peran TKPK dalam Penanggulangan Kemiskinan
-
25 Nov 2024
Pimpin Apel Tim Kesehatan Dukung Pilkada Serentak 2024, Ini Kata Sekda Ajat Rochmat Jatnika
-
06 Nov 2024
Rutan Rengat dan Polsek Rengat Barat Gelar Razia Gabungan di Blok Hunian untuk Berantas Narkoba dan Barang Terlarang
-
22 Feb 2025
Polres Demak Tingkatkan Keamanan Jelang Ramadan 2025: Ungkap 5 Kasus Narkoba dan Amankan Ribuan Botol Miras
-
13 Sep 2025
Bogor Media Siber Network (BMSN) Resmi Dideklarasikan: Komitmen Bersama Mendukung Pembangunan Daerah dan Memerangi Hoaks demi Demokrasi Berkualitas





