liputan08.com CIBINONG — Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menghadiri peluncuran program labelisasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial sebagai langkah memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna I Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong, Kamis (21/5).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Kepala BPS Kabupaten Bogor, Ketua Tim Pendamping SDM PKH Kabupaten Bogor, para Ketua Tim Pendamping PKH Kecamatan, serta Ketua Apdesi Kabupaten Bogor.
Dalam sambutannya, Sekda Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan arahan Bupati Bogor bahwa Kabupaten Bogor dengan jumlah penduduk lebih dari enam juta jiwa menghadapi tantangan besar dalam upaya pengentasan kemiskinan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus berkomitmen menekan angka kemiskinan melalui berbagai program strategis, salah satunya memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan tepat sasaran.
“Labelisasi ini bukan sekadar penempelan stiker, tetapi bagian dari upaya meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan dalam penyaluran bantuan sosial,” ujar Ajat.
Menurutnya, keberadaan stiker labelisasi di rumah penerima manfaat diharapkan dapat mempermudah proses identifikasi penerima bantuan sekaligus membuka ruang pengawasan bersama oleh masyarakat agar bantuan benar-benar diterima warga yang berhak.
Namun demikian, Ajat menegaskan bahwa program tersebut bukan untuk memberikan stigma negatif kepada keluarga penerima manfaat. Pemerintah Kabupaten Bogor mengedepankan pendekatan yang humanis dan bermartabat dalam pelaksanaannya.
“Program ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menghadirkan tata kelola bantuan sosial yang lebih baik, berkeadilan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” terangnya.
Ia menambahkan, Bupati Bogor juga menginstruksikan seluruh camat, kepala desa, dan lurah di wilayah Kabupaten Bogor agar mengawal proses labelisasi dengan pendekatan persuasif, edukatif, humanis, dan tanpa intimidasi.
Selain itu, keterlibatan tokoh masyarakat serta seluruh pilar sosial dinilai sangat penting agar proses pendataan maupun pemasangan stiker dapat berjalan tertib, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan perlakuan yang merendahkan penerima manfaat.
Ajat juga menyampaikan pesan Bupati Bogor bahwa bantuan sosial bukanlah tujuan akhir, melainkan jembatan menuju kemandirian masyarakat.
“Hari ini menerima bantuan, insya Allah ke depan menjadi keluarga yang mandiri, bahkan mampu membantu sesama,” ungkapnya.
Melalui program labelisasi KPM bantuan sosial tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Bogor yang istimewa dan gemilang.
Tags: Ajat Rochmat Jatnika, Sekda Kabupaten Bogor
Baca Juga
-
10 Jul 2025
Sekolah Rakyat Hadir di Bogor, Harapan Baru Anak dari Keluarga Miskin Ekstrem
-
12 Mei 2026
Penumpukan Sampah Hampir Sebulan di Kelurahan Cengkareng Barat Dikeluhkan Warga, Koordinasi Pengurus Lingkungan Dipertanyakan
-
18 Mar 2025
Maladministrasi dan Dugaan Plagiarisme Krisis Tata Kelola dalam Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo
-
12 Mar 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto: Sinergi TNI-Polri Kunci Keamanan Idul Fitri di Kabupaten Bogor
-
03 Jul 2025
DPO Pengecut Ditangkap di Makassar, Rugikan Negara Rp10 Miliar Lebih
-
13 Apr 2025
Dr. Dian Assafri Nasa’i Tegaskan Tak Ada Pelanggaran Penggunaan Jet Pribadi oleh Bahlil Murni Urusan Pribadi
Rekomendasi lainnya
-
08 Mei 2026
Rudy Susmanto: Bogorun 2026 Jadi Ajang Kebersamaan dan Penggerak Ekonomi Kabupaten Bogor
-
16 Jan 2025
PMPP TNI Gelar United Nations Staff Officer Course 2025 di Sentul
-
24 Okt 2025
Pemkab Bogor Tekankan Nasionalisme dan Profesionalisme Damkar Demi Pelayanan Prima
-
27 Jun 2025
Bupati Bogor Pimpin Pawai Obor Tutup HJB ke-543 dan Sambut Tahun Baru Islam 1447 H
-
26 Nov 2024
Doa Bersama KPU Kabupaten Bogor Dengan Tema: Harmoni Dalam Demokrasi Pilkada Serentak 2024
-
27 Feb 2026
Pemkab Bogor Siap Wujudkan Seluruh Desa Siaga TBC, Targetkan Turun 50 Persen Kasus


