liputan08.com Bogor – Rotasi dan promosi 245 jabatan dilakukan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, jelang satu tahun masa kepemimpinannya, Rabu (11/2/2026).
Berlangsung di Plaza Balai Kota Bogor, pelantikan ini meliputi pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, kepala sekolah, dan kepala puskesmas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Dedie Rachim menyampaikan terima kasih atas seluruh pengabdian pada jabatan sebelumnya serta mengucapkan selamat menjalankan tugas pada jabatan yang baru.
Ia mengatakan bahwa perubahan jabatan ini merupakan tour of duty, karena ada beberapa jabatan yang telah dijalani selama tiga tahun bahkan lebih dari lima tahun.
“Sehingga ini menjadi bagian kita untuk menyehatkan organisasi, kemudian menguatkan komitmen dalam rangka memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat Kota Bogor,” ujar Dedie Rachim.
Dalam momentum ini, Dedie Rachim juga menyampaikan tugas khusus dari Presiden Prabowo yang disampaikan dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu, di antaranya menjaga lingkungan dan kebersihan.
Selain itu, yang sampai saat ini menjadi pekerjaan rumah bersama adalah penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) serta pembenahan dan penataan transportasi.
Kepada para lurah, Dedie Rachim juga meminta agar lebih mengenal warganya secara mendetail dan mendalam.
“Sehingga lurah harus tahu siapa yang harus dibantu, siapa warga yang sakit dan tidak mungkin kita bawa ke rumah sakit. Koordinasikan dengan puskesmas, lakukan langkah untuk melihat langsung warga yang sedang sakit atau membutuhkan pertolongan,” ujarnya.
Dengan begitu, masyarakat akan lebih merasakan kehadiran pemerintah, baik di tingkat kota hingga lingkungan terkecil.
“Tidak perlu segala sesuatu viral dulu, karena di wilayah itu lurah adalah wali kota kecil. Jadi Bapak Ibu Lurah harus mengenal warganya, seperti anak-anak difabel yang memiliki keistimewaan, mereka yang autis, tunanetra, dan tunarungu harus kita pahami dan kita ketahui,” ucapnya.
Pun secara khusus, Dedie Rachim menyampaikan terima kasih kepada Deni Hendana yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor dan kini menduduki jabatan baru.
Dirinya mengingatkan bahwa dalam mengakselerasi pembangunan diperlukan modal pembangunan selain sumber daya manusia yang andal, juga lingkungan kerja yang memadai. Sehingga diharapkan peningkatan pendapatan dan ketersediaan anggaran dapat mewujudkan visi dan misi.
“Saya berharap kepada Abdul Wahid untuk dapat segera melaksanakan langkah-langkah perbaikan, pembenahan, serta peningkatan pendapatan agar target capaian Pemkot Bogor yang nantinya akan kita pakai sebagai modal pembangunan di Kota Bogor dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
Tags: Dedie A Rachim, Wali Kota Bogor
Baca Juga
-
03 Feb 2025
Tim Gabungan Pomdam I/BB Gerebek Sarang Narkoba di Medan, Empat Pelaku Ditangkap
-
27 Agu 2026
Rudy Susmanto Hadirkan GPM Istimewa di 11 Kecamatan, Pangan Murah Semarakkan HUT RI ke-81
-
27 Mei 2025
Ironi Digitalisasi Pendidikan Dugaan Korupsi Menggerogoti Anggaran Rp9,98 Triliun
-
14 Jan 2025
Dedikasi IPDA Bakti Nurcahyo Bangun TPA Prabu Kresna di Salatiga Demi Generasi Berkarakter
-
09 Jul 2026
Komitmen Bupati Rudy Susmanto Wujudkan Kesetaraan, SOD Kabupaten Bogor Lahirkan Atlet Disabilitas Juara
-
03 Jul 2025
Kabupaten Bogor Jadi Prioritas Program Makan Bergizi Gratis, Bupati Rudy: Kami Siap Total Dukung MBG!
Rekomendasi lainnya
-
05 Jun 2026
Meski Berhalangan Hadir, Gus Sholeh Ajak Jamaah Al-Qalam Terus Istiqamah Menuntut Ilmu
-
18 Mar 2025
Pemkab Bogor Gelar Forum Konsultasi Publik RPJMD 2025-2029, Jaro Ade: Bogor Harus Dibangun Sesuai Kebutuhan Masyarakat
-
06 Mar 2025
Dedi Mulyadi Menangis Lihat Kerusakan TNGGP, Pertanyakan Peran Ade Yasin dalam Pemberian Izin
-
01 Okt 2026
Rudy Susmanto Hadiri Lepas Sambut Kapolresta Bogor Kota, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas
-
25 Sep 2026
BREAKING NEWS: Buronan Korupsi Joko Supriyanto Ditangkap Tim SIRI Kejagung di Berau
-
04 Feb 2025
Pj. Bupati Bogor Dukung Kampung Ramah Lingkungan di Gunung Putri Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat






