liputan08.com Babakan Madang — Menyikapi beredarnya video di media sosial yang menampilkan dugaan buah tidak layak konsumsi pada menu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cijayanti 03, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) bersama unsur Kecamatan Babakan Madang dan Puskesmas Cijayanti melakukan klarifikasi dan peninjauan langsung ke lokasi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, menegaskan, klarifikasi dilakukan secara terbuka dan objektif untuk memastikan keamanan pangan bagi peserta didik serta menjaga kepercayaan masyarakat.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan dan klarifikasi di lapangan, dugaan adanya buah busuk sebagaimana yang disampaikan dalam video tersebut tidak dapat dibuktikan secara visual. Menu yang dimaksud merupakan makanan kering yang didistribusikan sehari sebelumnya, sehingga tidak ditemukan indikasi pangan yang tidak layak konsumsi,” ujar Teuku Mulya.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor memahami kekhawatiran orang tua dan menjadikan hal tersebut sebagai masukan penting untuk perbaikan layanan ke depan.
“Pada prinsipnya, aspirasi orang tua adalah agar menu Makan Bergizi Gratis (MBG) lebih bervariasi dan disukai anak-anak, sehingga makanan tidak terbuang dan benar-benar dikonsumsi. Ini menjadi perhatian kami bersama pengelola SPPG,” tambahnya.
Teuku Mulya juga menekankan pentingnya penguatan Standar Operasional Prosedur (SOP), mulai dari penerimaan bahan pangan hingga pendistribusian makanan, termasuk pada produk olahan seperti roti.
“Makanan olahan tidak boleh hanya mempertimbangkan harga, tetapi harus memenuhi aspek keamanan, mutu, dan standar gizi. Kami juga mendorong penggunaan pangan segar lokal serta makanan tradisional khas daerah, agar selain sehat juga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, tim pembina merekomendasikan peningkatan pengawasan mutu pangan, penyesuaian variasi menu sesuai preferensi anak sekolah, serta memastikan seluruh bahan pangan memiliki legalitas dan informasi kedaluwarsa yang jelas.
Teuku Mulya menambahkan, Pemerintah Kecamatan Babakan Madang juga akan memfasilitasi pertemuan antara pengelola SPPG dengan orang tua siswa yang mengunggah video, sebagai ruang klarifikasi langsung dan dialog konstruktif.
“Melalui langkah ini, kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas, keamanan, dan keberlanjutan program pemenuhan gizi bagi anak-anak, sekaligus merawat komunikasi yang baik dengan masyarakat,” imbuhnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Camat Babakan Madang , Tim Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Tim Puskesmas Cijayanti, perwakilan yayasan dan mitra SPPG, Koordinator Wilayah SPPG Babakan, serta Kepala SPPG Cijayanti 03 M. (Tim Komunikasi Publik / Diskominfo Kabupaten Bogor)
Tags: Pemkab Bogor
Baca Juga
-
11 Feb 2025
Rutan Rengat Gencar Razia Blok Hunian, Perkuat Upaya Pemberantasan Narkoba
-
09 Jul 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Pimpin Penataan Kawasan Parung, Dorong Pemerataan Pembangunan
-
31 Jan 2026
Bupati Bogor Gelar Shalat Jumat Keliling di Sukamakmur sebagai Upaya Penguatan Silaturahmi dan Penyerapan Aspirasi Masyarakat
-
12 Agu 2026
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto Raih Juara 2 Nasional
-
23 Jan 2025
Menuju Kabupaten Mandiri: Pemkab Bogor Targetkan 30 Desa Maju Jadi Desa Mandiri di 2025
-
22 Okt 2025
Wali Kota Dedie Rachim Ajak Santri Jadi Agen Perubahan dan Solusi Bangsa
Rekomendasi lainnya
-
02 Jan 2026
Awal 2026, Pemkab Bogor Perkuat Tata Kelola Pelayanan Publik Lewat Pembentukan Dua SKPD Strategis
-
20 Jul 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto: Nobar Final Piala Dunia 2026 Hidupkan Ruang Publik dan Dongkrak Ekonomi UMKM
-
03 Mei 2025
KH Achmad Yaudin Sogir Dukung Program Sertifikasi Wakaf, BPN dan LWPNU Jabar Permudah Legalitas Tanah Keagamaan di Kabupaten Bogor
-
19 Mar 2025
Danpasmar 1 Beri Motivasi Prajurit Pasmar 1 yang Ikuti Seleksi Satgas PBB
-
30 Jan 2025
PELUANG DAN ANCAMAN KEPAILITAN DALAM DUNIA USAHA Tantangan Baru FH Ubhara Unggul dalam Menjawab Persoalan Kepailitan
-
21 Jul 2026
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Apresiasi Pengungkapan 74 Kasus Narkoba, Tegaskan Dukungan Penuh bagi Aparat






