Liputan08.com – Sejumlah perusahaan media yang selama ini menjalin kerja sama publikasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor mengeluhkan tertundanya pembayaran invoice yang telah diajukan lebih dari satu bulan. Padahal, media-media tersebut secara konsisten menayangkan pemberitaan kegiatan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, termasuk aktivitas Wali Kota Dedie A. Rachim, Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin, dan Sekretaris Daerah Denny Mulyadi.
Keluhan ini mengemuka setelah sebelumnya pihak Diskominfo—melalui Kepala Dinas maupun pejabat struktural di Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP)—meminta media untuk melengkapi seluruh dokumen administrasi, mulai dari legalitas perusahaan sampai dengan Surat Keputusan Kemenkumham.
Dalam komunikasi awal, Kepala Diskominfo Rudiyana mengarahkan agar proses administrasi dan koordinasi teknis dilakukan melalui Kepala Bidang IKP, Dian.
“Walaikumsalam. Teknisnya mohon koordinasikan dengan Kabid IKP, Bu Dian, ya Pak,” demikian pesan Kepala Diskominfo.(6/10/2025)
Sementara itu, Kabid IKP Diskominfo Kota Bogor, Dian, sebelumnya juga meminta media untuk segera mengirimkan seluruh dokumen persyaratan kerja sama.
“Mangga, administrasi kelengkapan dokumen dan permohonan bisa dikirim ke kantor ya Pak. Jika sudah, bisa berkontak dengan Pak Slamet atau Pak Yudi untuk administrasi. Apakah di-ACC atau tidak nanti diinformasikan lebih lanjut,” ujarnya.(13/10/2025)
Namun, setelah proses penayangan berita dilakukan secara rutin dan invoice diajukan sesuai mekanisme, sejumlah pimpinan redaksi menyebut tidak ada lagi tindak lanjut dari Diskominfo. Bahkan, ketika dikonfirmasi, Kepala Diskominfo maupun staf terkait disebut tidak memberikan respons.
Sudarto, Wakil Pimpinan Redaksi salah satu media yang bekerja sama dengan Pemkot Bogor, mengungkapkan kekecewaannya atas minimnya kepastian dari Diskominfo.
“Invoice sudah kami ajukan sesuai mekanisme, namun satu bulan lebih tidak ada kejelasan. Ketika ditanyakan, tidak ada respons dari Diskominfo. Ini sangat disayangkan,” ujarnya.Kamis (27/11/2025)
Situasi ini kemudian mendapat perhatian dari Perkumpulan Mahasiswa Peduli Hukum Wardana, yang menilai bahwa Diskominfo seharusnya mampu menjalin komunikasi yang baik dengan media sebagai mitra strategis pemerintah dalam penyebaran informasi publik.
Ketua Perkumpulan Mahasiswa Peduli Hukum Wardana menegaskan bahwa media tidak sedang meminta dana pribadi pejabat, melainkan menagih hak atas jasa publikasi yang telah dilaksanakan.
“Anggaran yang digunakan merupakan uang rakyat. Jika bukti penayangan sudah lengkap dan dokumen administrasi telah dipenuhi, seharusnya pembayaran dapat segera direalisasikan. Apabila Diskominfo tidak mampu memberikan koordinasi yang baik, Wali Kota perlu mengevaluasi kinerja Kepala Diskominfo,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa transparansi, kepastian administrasi, dan akuntabilitas merupakan kewajiban setiap instansi pemerintah agar tidak menimbulkan potensi maladministrasi maupun dugaan penyalahgunaan kewenangan.
Hingga berita ini diterbitkan, Diskominfo Kota Bogor belum memberikan keterangan resmi terkait alasan tertundanya pembayaran invoice kerja sama publikasi tersebut.
Tags: Wali Kota Perlu Mengevaluasi Kinerja Diskominfo Kota Bogor
Baca Juga
-
21 Jan 2025
Pemkab Bogor dan BPTJ Percepat Integrasi Transportasi Massal untuk Warga
-
19 Feb 2025
Pangdam IM Hadiri Apel Dansat TNI AD 2025 di Sanggabuana, Perkuat Profesionalisme Prajurit
-
04 Nov 2024
Ahmad Muzani Titipkan Tiga Pesan Penting untuk Pasangan Calon Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Jaro Ade
-
08 Apr 2025
BMKG: Gempa Tektonik Berkekuatan 6,2 Magnitudo Guncang Simeulue, Masyarakat Diimbau Waspada
-
15 Mei 2025
Kemacetan Parah di Jalur Tegar Beriman, DPRD Soroti Kinerja Dishub dan Satpol PP Jangan Hanya Diam!
-
06 Mar 2025
Kejaksaan Agung Periksa 8 Saksi Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah PT Pertamina
Rekomendasi lainnya
-
23 Nov 2025
Aset Koruptor Kasus Elnusa Terjual Rp1,395 Miliar, Kejagung Setor Hasil Lelang ke Kas Negara
-
06 Okt 2025
Sekda Ajat Rochmat Jatnika Dorong Inovasi dan Adaptasi ASN Hadapi Tantangan Pemerintahan ke Depan
-
22 Jan 2025
Munas AP3MI: Wamen Kemendag Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Perdagangan Modern
-
09 Des 2024
KH Achmad Yaudin Sogir Serukan Perda Tata Drainase untuk Cegah Banjir di Kabupaten Bogor
-
25 Nov 2024
Polda Jateng Gelar Apel Pergeseran Pasukan untuk Pengamanan TPS Pemilu 2024
-
07 Agu 2025
Bupati dan Kapolres Bogor Resmikan Groundbreaking 10 Dapur Gizi Polri, Targetkan 500 Unit pada 2026



