liputan08.com CIBINONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menerima kunjungan tim validasi Innovative Government Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri dan Kemenko Polhukam di Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor, Selasa (18/11).
Tim validasi meninjau langsung dua inovasi unggulan Kabupaten Bogor, yaitu aplikasi NGUPAHAN di DKP dan SiGardaMas di RSUD Dr. K.H. Idham Chalid Ciawi.
Sekda Ajat menyebut kunjungan tersebut menjadi momentum untuk menegaskan komitmen Kabupaten Bogor dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif dan bermanfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami tidak menyiapkan sesuatu yang khusus, karena keseharian kami memang seperti ini. Inovasi bukan untuk lomba, tetapi karena dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, luas wilayah dan jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang mencapai 6 juta jiwa menuntut hadirnya terobosan layanan, salah satunya melalui aplikasi NGUPAHAN.
“Rentang kendali Kabupaten Bogor sangat luas. Di beberapa titik jaraknya lebih jauh daripada ke Bandung. Karena itu, aplikasi NGUPAHAN sangat membantu terutama untuk wilayah pelosok,” kata Ajat.
Ajat juga memaparkan perkembangan inovasi Taman B2SA yang kini sudah diterapkan di 40 kecamatan. Inovasi tersebut turut mendukung pencapaian indikator SDGs serta menekan food waste.
“Alhamdulillah, sampah makanan yang masuk ke TPA hanya 4 persen. Ini menunjukkan perubahan perilaku masyarakat dan mempermudah kerja Dinas Lingkungan Hidup,” jelasnya.
Sekda juga meminta seluruh perangkat daerah memberikan penjelasan apa adanya kepada tim validasi, termasuk terkait inovasi SiGardaMas di RSUD Ciawi.
“Ceritakan sesuai fakta. Apa yang ada di lapangan itulah yang kami kerjakan setiap hari. Itu yang menguatkan pelayanan kita,” tegasnya.
Aplikasi NGUPAHAN (Ngabagi, Ngubah, Ngurai Sampah Makanan) merupakan inovasi pengelolaan pangan berkelanjutan yang terintegrasi dengan Taman B2SA Digital.
Sementara SiGardaMas adalah inovasi optimalisasi rujukan gawat darurat berbasis masyarakat untuk mempercepat respons dan koordinasi layanan kesehatan.
Tags: Ajat Rochmat Jatnika, Sekda Kabupaten Bogor
Baca Juga
-
13 Feb 2026
Kolaborasi Semua Pihak Menuju Kota Bogor Lebih Bersih
-
17 Okt 2024
Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Dorong Peningkatan Kualitas SDM Aparatur
-
05 Sep 2025
Rike Iskandar Ajak Masyarakat Bogor Jadikan Maulid Nabi sebagai Momentum Mempererat Ukhuwah dan Hidup Sehat
-
31 Des 2024
Perbedaan Status Tanah Kementerian Kehutanan dan Tanah Perhutani
-
01 Okt 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Pimpin Paripurna, Tetapkan Persetujuan Perubahan APBD 2025
-
28 Nov 2025
Pemkab Bogor Perkuat Ekosistem Pendidikan Inklusif: Bupati Rudy Susmanto Lakukan Evaluasi Layanan untuk Anak Disabilitas
Rekomendasi lainnya
-
10 Mei 2025
Rapat Paripurna DPRD Bupati Rudy Susmanto Tetapkan Perubahan Propemperda 2025 dan Tanggapi Rekomendasi LKPJ 2024
-
22 Mei 2026
Sempat Lincah Mainkan Izin Tambang, Tikus Koruptor PT QSS Kini Tak Berkutik
-
11 Sep 2025
Ketua TP PKK Kabupaten Bogor Tinjau Kegiatan BINDA dan Resmikan Gedung PKK di Megamendung
-
19 Agu 2025
Jaro Ade Hadiri Gebyar HUT ke-80 RI di Caringin, Tegaskan Manfaat Langsung untuk Masyarakat
-
03 Agu 2026
BMSN Desak Penindakan Tegas Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi [
-
21 Jan 2026
Komisi IV DPRD Kota Bogor Sepakati Peningkatan Pelayanan Kesehatan Bersama Rumah Sakit se-Kota Bogor






