Liputan08.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor mulai menerapkan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola digital dengan menggelar sosialisasi audit dan clearance belanja Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Tirto Adhi Soerjo, Kantor Diskominfo, Cibinong, Kamis (10/7/2025).
Acara dibuka langsung oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, dan diikuti oleh para pengelola sistem informasi dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Hadir pula perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) RI yang memberikan pengarahan teknis terkait arah baru transformasi digital nasional, seiring dengan perubahan nomenklatur kementerian.

Menurut Bambang, kegiatan ini merupakan langkah awal menuju belanja TIK yang lebih terarah, efisien, dan bebas dari pemborosan anggaran.
“Audit dan clearance belanja TIK penting agar sistem informasi yang dibangun benar-benar tepat guna, aman, dan tidak memboroskan anggaran daerah,” tegas Bambang.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan audit TIK ke depan akan melibatkan tim profesional yang akan menilai keamanan sistem, efektivitas penggunaan, serta kesesuaiannya dengan regulasi nasional. Hasil audit akan dijadikan dasar dalam merancang kebijakan belanja TIK yang lebih strategis dan terukur.
Bambang mengakui masih banyak sistem informasi yang dibangun masing-masing perangkat daerah justru saling tumpang tindih dan tidak terintegrasi.
“Ada perangkat daerah yang membangun aplikasi serupa padahal seharusnya bisa disatukan. Ini kontraproduktif dan malah membebani anggaran,” jelasnya.
Karena itu, Pemkab Bogor akan mulai melakukan audit teknis terhadap infrastruktur dan aplikasi digital, terutama yang berjalan di atas server terpusat milik Pemkab. Tujuannya, untuk mendorong efisiensi dan meningkatkan kualitas layanan publik berbasis sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).
Bambang juga mendorong seluruh peserta untuk memanfaatkan forum ini sebagai momen peningkatan kapasitas dan penguatan sinergi lintas sektor.
“Kami ingin seluruh perangkat daerah memiliki visi yang sama dalam transformasi digital. Kolaborasi adalah kunci untuk menghadirkan layanan publik yang lebih baik dan responsif,” tutup Bambang.
Tags: Dorong Efisiensi Layanan Digital, Pemkab Bogor Perketat Belanja TIK: Stop Aplikasi Tumpang Tindih
Baca Juga
-
23 Okt 2024
Musabaqah Qira’atil Kutub Perdana Tingkat Kabupaten Bogor Digelar di Caringin
-
04 Jan 2025
Kapolri Anugerahkan Kenaikan Pangkat Anumerta untuk Bripka Andithya Munartono Sosok Bhayangkara Sejati
-
05 Nov 2025
Dedie Rachim: Sinergi dan Respons Cepat Kunci Hadapi 1.000 Bencana di Kota Bogor
-
13 Des 2024
Pangdam I/BB Motivasi Prajurit Armed 2/KS untuk Bangkit dan Berprestasi
-
19 Feb 2025
Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak Lepas Satwa Dilindungi dan Tim Ekspedisi Macan Tutul di Hutan Sanggabuana
-
10 Mei 2026
Rudy Susmanto Ajak Warga Hidup Sehat Lewat Bogorun 2026 di Sentul
Rekomendasi lainnya
-
08 Okt 2024
Pj. Bupati Bogor Tinjau Progres Pembangunan Flyover Stasiun Tenjo, Target Selesai Desember 2024
-
18 Des 2024
Pemkab Bogor Pastikan Stabilitas Harga Jelang Nataru di Pasar Cigombong
-
22 Sep 2026
CFD Tegar Beriman Catat Omzet PKL Rp149,9 Juta, Bupati Rudy: UMKM Ikut Bergerak
-
24 Mei 2026
Dikira Aman Pulang Magrib, DPO Ini Tak Sadar Tim Tabur Sudah Menunggu
-
31 Jul 2026
SERBU PACU Perluas Penghijauan, 3.000 Pohon Ditanam di Bogor
-
08 Feb 2025
Ketum PWDPI Ucapkan Selamat Atas Dilantiknya Kadisdik Lampung


