Liputan08.com — Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa enam orang saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pemberian fasilitas kredit dari beberapa bank daerah kepada PT Sri Rejeki Isman, Tbk (PT Sritex) dan entitas anak usahanya.
Keenam saksi yang diperiksa pada Senin, 23 Juni 2025 tersebut, yaitu:
1.YH selaku Direktur PT Nutek Kawan Mas.
2.IKL selaku Direktur Utama PT Sritex.
3.TSBR selaku Manager Operasional Bank BJB.
4.BR selaku SEVP Bank BJB Divisi Korporasi dan Komersial.
5.YBS selaku Accounting PT Senang Kharisma.
6.AP selaku Kasubdit Penyelesaian Kredit Bank Jateng.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., menjelaskan bahwa pemeriksaan saksi-saksi ini dilakukan untuk mendalami dan memperkuat pembuktian dalam perkara yang menjerat tersangka berinisial ISL dan kawan-kawan.
“Pemeriksaan ini bertujuan untuk melengkapi berkas perkara dan memperkuat alat bukti atas dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas kredit dari PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB), PT Bank DKI, dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah kepada PT Sritex dan entitas anak usahanya,” ujar Harli dalam keterangan tertulis, Senin (23/6/2025).
Ia menambahkan bahwa pemeriksaan saksi-saksi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya penuntasan perkara yang merugikan keuangan negara.
“Kami berkomitmen untuk mengusut perkara ini secara profesional dan transparan. Setiap pihak yang diduga terlibat akan dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Harli.
Sementara itu, Kabid Media dan Kehumasan, M. Irwan Datuiding, S.H., M.H., menuturkan bahwa pihaknya terus mengawal proses penyidikan agar berjalan optimal.
“Publik berhak mendapatkan informasi yang akurat terkait proses hukum yang tengah berjalan. Kami memastikan bahwa setiap perkembangan kasus ini akan kami sampaikan secara terbuka,” ujar Irwan.
Penyidikan kasus ini menyoroti dugaan penyaluran kredit bermasalah yang diduga melibatkan sejumlah bank pembangunan daerah kepada PT Sritex yang belakangan diketahui mengalami kesulitan keuangan.
Kejagung menegaskan bahwa penyidikan akan terus berlanjut hingga tuntas dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru yang terlibat dalam perkara tersebut.
Tags: Bongkar Kredit Bermasalah Sritex, Kejagung: BJB Terseret, Siapa Lagi yang Akan Tumbang?
Baca Juga
-
22 Mei 2025
Bupati Bogor Transformasi TPA Galuga, Dorong Pengelolaan Sampah Modern dan Berkelanjutan
-
23 Mei 2025
Ketua DPRD Bogor Sastra Winara Dukung Tiga Raperda Prioritas yang Disampaikan Bupati
-
20 Agu 2025
53 Pasangan Ikut Nikah Gratis di Sukamakmur, Program Bupati Bogor Disambut Antusias
-
17 Mei 2025
Bupati Bogor Dukung Mathla’ul Anwar Sinergi dari Pelosok untuk Pendidikan dan Moral Bangsa
-
11 Mar 2025
Benteng Padjajaran Izin Alih Fungsi Lahan Puncak Cisarua Sarat Gratifikasi dan Penyalahgunaan Wewenang
-
30 Okt 2024
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Dianugerahi Panglima Gagah Pasukan Polis (PGPP) oleh Raja Malaysia
Rekomendasi lainnya
-
04 Mar 2026
Terima Audiensi KNPI, Rudy Susmanto Buka Ruang Kolaborasi Luas untuk Pemuda Bogor
-
04 Feb 2026
Apel Gabungan di Babakan Madang, Bupati Bogor Dorong Sinergi Infrastruktur dan Gerakan Hijau
-
12 Des 2024
Kejaksaan Agung Periksa Empat Saksi Terkait Dugaan Korupsi Impor Gula
-
27 Jun 2025
Bupati Bogor Pimpin Pawai Obor Tutup HJB ke-543 dan Sambut Tahun Baru Islam 1447 H
-
21 Apr 2026
Jelang Pembukaan TMMD 2026, Dandim 1801/Manokwari Cek Langsung Lokasi—Apa yang Disiapkan?
-
23 Sep 2025
Wakil Wali Kota Bogor Kukuhkan 22 Anggota Kelurahan Tangguh Bencana di Sindangrasa, Perkuat Kapasitas Mitigasi dan Penanggulangan Bencana


