Liputan08.com Jakarta, – Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) kembali mendalami kasus dugaan korupsi dalam tata niaga komoditas timah di Wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022. Pada Senin (3/2/2025), dua saksi diperiksa guna memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan perkara yang menjerat korporasi PT Refined Bangka Tin dkk sebagai tersangka.
Dua saksi yang diperiksa adalah:
1.AP, mantan Direktur Operasi dan Produksi PT Timah Tbk.
2.WJY, Kepala Unit Produksi Belitung PT Timah Tbk periode 2019-2020.
Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya penyidik untuk mengungkap lebih jauh dugaan penyimpangan yang terjadi dalam pengelolaan komoditas timah selama periode tersebut.
Keterangan Resmi Kejaksaan Agung
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa pemeriksaan saksi merupakan langkah penting dalam proses penyidikan.
“Kejaksaan Agung terus berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini dengan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan tata niaga timah di PT Timah Tbk. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan perkara,” ujar Harli Siregar dalam keterangan resminya.
Selain itu, Harli juga menambahkan bahwa penyidik akan terus mendalami keterlibatan berbagai pihak guna memastikan seluruh unsur dalam perkara ini terungkap dengan jelas.
Kasus ini menjadi sorotan publik mengingat PT Timah Tbk merupakan salah satu perusahaan milik negara yang memiliki peran strategis dalam industri pertambangan nasional. Dugaan penyimpangan dalam tata niaga timah ini tidak hanya berdampak pada keuangan negara, tetapi juga mengancam keberlanjutan industri pertambangan yang dikelola oleh BUMN tersebut.
Kejaksaan Agung menegaskan akan terus mengusut kasus ini hingga tuntas serta mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam praktik korupsi.
Penulis:Zakar
Tags: Kejaksaan Agung Periksa Dua Saksi dalam Kasus Korupsi Tata Niaga Timah PT Timah Tbk
Baca Juga
-
24 Jun 2025
Bupati Bogor Ajak TP-PKK Bangun Kolaborasi Nyata Hadapi Tantangan Daerah
-
04 Nov 2024
Ibu Ronald Tannur Jadi Tersangka Suap dan Gratifikasi di PN Surabaya, Diduga Berikan Uang Rp3,5 Miliar ke Oknum Hakim
-
17 Agu 2025
KH AY Sogir Apresiasi Semangat HUT RI di Sentul City, Puji Kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto
-
05 Feb 2026
Janji yang Dikhianati: Keluhan Pesantren Buton Tengah atas Bupati Azhari
-
30 Jul 2025
Pawai Ta’aruf Meriahkan MTQH Bojonggede, Wujudkan Semangat Cinta Al-Qur’an
-
27 Okt 2024
Karang Taruna Kelurahan Karadenan Gelar Festival Peringati Hari Sumpah Pemuda
Rekomendasi lainnya
-
13 Des 2024
Pemkab Bogor Bersih-bersih Baliho, di Sejumlah Titik Strategis
-
18 Feb 2025
Kejagung Periksa Tiga Saksi dalam Kasus Korupsi Tata Niaga Timah
-
24 Des 2025
BRI Cabang Cikampek Buka Lowongan Langsung Lewat Program Campus Hiring 2025
-
19 Des 2024
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Setujui 2 Permohonan Restorative Justice dalam Kasus Narkoba
-
05 Sep 2025
Edwin Sumarga Ajak Masyarakat Bogor Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW di Momen Maulid 2025
-
27 Feb 2026
Tikus Koruptor Tata Kelola Minyak Dihukum 9–15 Tahun, Pengadilan Tipikor Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Jatuhkan Vonis Berat



