Liputan08.com Jakarta – Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa lima saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait kegiatan importasi gula di Kementerian Perdagangan pada tahun 2015-2016.
Kelima saksi yang diperiksa pada Jumat (10/1) adalah:
1.LI, Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal BKPM periode 2014-2016.
2.RRF, Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya, Direktur Pelayanan Fasilitas Berusaha BKPM.
3.SC, Direktur Pelayanan Perijinan Berusaha Sektor Industri BKPM.
4.IJD, Staf PT Kebun Tebu Mas.
5.MAEP, Staf PT Sentra Usahatama Jaya.
Pemeriksaan para saksi ini dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan perkara yang menyeret tersangka berinisial TTL dkk.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., menjelaskan bahwa pihaknya terus mendalami dugaan pelanggaran yang melibatkan pihak-pihak terkait. “Kami memastikan semua proses hukum berjalan sesuai aturan, dan pemeriksaan ini adalah bagian dari upaya kami mengungkap kebenaran,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Media dan Kehumasan, M. Irwan Datuiding, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihak Kejaksaan Agung berkomitmen menuntaskan kasus ini secara transparan. “Tidak ada ruang untuk kompromi dalam kasus korupsi. Setiap langkah kami bertujuan memastikan penegakan hukum yang adil,” katanya.
Kasus dugaan korupsi ini menjadi perhatian publik karena menyangkut pengelolaan sumber daya strategis yang berdampak pada ekonomi masyarakat. Kejaksaan Agung menargetkan penyelesaian kasus ini dapat memberikan efek jera dan memastikan tata kelola yang lebih baik ke depannya.
Tags: Kejaksaan Agung Periksa 5 Saksi Terkait Kasus Impor Gula
Baca Juga
-
09 Agu 2025
Raih 10 Medali di FORNAS VII, Atlet Bogor Diganjar Penghargaan oleh Bupati Rudy Susmanto
-
28 Apr 2025
FOMB Jabar 2025 Siap Digelar di Kota Bogor, 23 Tim Sudah Terdaftar
-
25 Apr 2025
Peringati Hari OTDA ke-29, Jaro Ade Ajak Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
-
05 Des 2024
Delapan Kali Berturut-turut, Pemkab Bogor Kembali Meraih Penghargaan IGA Award Tahun 2024
-
30 Mar 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Laporkan Pengelolaan APBD 2025, Fokus Akuntabilitas Publik
-
09 Apr 2025
Dian Asafri: Hadirnya Menteri PKP Tegaskan Kepengurusan PWI Hendry Ch Bangun yang Sah
Rekomendasi lainnya
-
24 Okt 2024
Tiga Hakim dan Seorang Pengacara Jadi Tersangka Kasus Suap dan Gratifikasi di Pengadilan Negeri Surabaya
-
25 Des 2024
Sekda Kabupaten Bogor: Hari Ibu Jadi Momentum Mewujudkan Indonesia Emas 2045
-
19 Des 2024
Diduga Mobil Digadai Secara Ilegal di Sukamakmur, Pemilik Desak Pengembalian
-
08 Apr 2025
Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Meunasah Seorang Sekdes di Bener Meriah Diduga Meninggal karena Serangan Jantung
-
22 Sep 2025
Pimpinan DPRD Kota Bogor Apresiasi Pameran Foto 1 Dekade PFI Bogor, Tampilkan 224 Karya Jurnalis
-
22 Mar 2025
Bupati Bogor Resmikan Jembatan Rawayan, Pulihkan Akses Megamendung-Cisarua Pascabanjir Bandang


