liputan08.com CIBINONG – Puncak peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) tingkat Kabupaten Bogor tahun 2026 memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), warga dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.
Program yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah dinamika harga bahan pokok.
Manfaat kegiatan itu dirasakan langsung oleh warga, di antaranya Narsih Kurniawati dan Hasan Basri. Keduanya memanfaatkan Gerakan Pangan Murah untuk mendapatkan sejumlah kebutuhan pokok, mulai dari beras, telur, minyak goreng hingga gula.
Narsih mengaku senang karena sejumlah komoditas yang dijual dalam kegiatan tersebut memiliki harga lebih rendah dibandingkan harga di pasar. Telur yang biasanya dibeli sekitar Rp25.000 dapat diperoleh dengan harga Rp21.000. Sementara minyak goreng yang di pasaran berkisar Rp20.000 hingga Rp21.000 dijual seharga Rp17.000.
Adapun gula yang biasanya dijual sekitar Rp17.500 dapat dibeli dengan harga Rp14.000.
“Alhamdulillah, harganya lebih murah dibandingkan di pasar. Tadi saya mendapatkan beras, telur, minyak goreng, dan gula. Untuk mendapatkannya, kami mengantre terlebih dahulu untuk mengambil nomor antrean, kemudian membayar dan menerima barang,” ujar Narsih.
Menurutnya, selisih harga tersebut membantu masyarakat menghemat pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari. Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya.
Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan HPS Kabupaten Bogor juga diisi dengan pembagian bibit pohon secara gratis. Narsih mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat yang hadir.
Ia berharap upaya pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, perluasan kesempatan kerja, serta dukungan terhadap para petani.
“Harapannya, harga kebutuhan pokok bisa lebih murah, mencari pekerjaan semakin mudah, dan para petani juga semakin semangat bertani,” ungkapnya.
Melalui peringatan Hari Pangan Sedunia, Pemkab Bogor terus mendorong penguatan ketahanan pangan daerah melalui akses pangan yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat membantu meringankan beban belanja rumah tangga sekaligus mendukung keberlangsungan sektor pertanian di Kabupaten Bogor
Tags: Bupati Bogor, Hari Pangan Sedunia, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
10 Nov 2025
TP PKK Kabupaten Bogor Gelar Binda di Rumpin, Perkuat Pemberdayaan Masyarakat
-
14 Des 2024
Anggota DPRD Kabupaten Bogor KH Achmad Yaudin Sogir Terus Istiqomah Mengisi Ceramah Agama di Majlis Riyadussolihin
-
09 Jun 2026
1.395 Tahun Kepergian Rasulullah SAW, Cahaya Keteladanan Tetap Hidup
-
16 Jan 2025
Ketum PWDPI Laporkan Dugaan Penyerobotan Lahan di Mesuji ke Polda Lampung
-
04 Mei 2026
Rudy Susmanto Temui Massa Aksi, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga Tambang
-
22 Jan 2026
Ketua DPRD Bogor Sastra Winara Soroti Lemahnya Penindakan Gurandil dan Risiko Keselamatan Warga
Rekomendasi lainnya
-
06 Jul 2025
Respons Cepat Bupati Rudy Susmanto Tangani Bencana di Megamendung dan Cisarua: Negara Hadir di Tengah Rakyat
-
15 Jan 2026
Pangdam III/Siliwangi Optimistis KKMP Pakansari Diresmikan Akhir Januari
-
15 Jul 2026
Wai Sikhing Rusak, Masihkah Ada Rasa Peduli?
-
12 Feb 2026
Pemkab Bogor dan MUI RI Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan Lewat Fatwa Anti Sampah Sembarangan
-
01 Mar 2026
Bupati Rudy Susmanto Dukung Bogor Balap Lari, Stadion Pakansari Jadi Pusat Aktivitas Pemuda
-
29 Nov 2024
Tim Kejaksaan Amankan Buronan Penipuan dan TPPU Rosmala, Eksekusi Segera Dilakukan









