Liputan08.com, CIBINONG – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) Tegar Beriman Kabupaten Bogor yang diinisiasi Bupati Bogor Rudy Susmanto tidak hanya menjadi ruang publik untuk berolahraga dan berkumpul, tetapi juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pelaku usaha lokal.
Berdasarkan data Tim Persandian dan Statistik Diskominfo Kabupaten Bogor bersama perangkat daerah terkait, omzet PKL pada Minggu, 6 September 2026, tercatat Rp112.096.500. Angka tersebut meningkat menjadi Rp179.323.500 pada Minggu, 13 September 2026.
Artinya, terjadi peningkatan perputaran omzet sebesar Rp67.227.000 atau sekitar 60 persen hanya dalam satu pekan. Rata-rata omzet per pelaku usaha juga naik dari Rp737.477 pada 6 September menjadi Rp800.551 pada 13 September 2026.
Sektor kuliner menjadi penopang utama. Pada 6 September, omzet kuliner mencapai Rp106.111.500 atau sekitar 93,5 persen dari total omzet PKL. Angka itu meningkat menjadi Rp175.576.500 pada 13 September, dengan porsi sekitar 92,1 persen.
Sementara sektor non-kuliner mencatat omzet Rp5.985.000 pada 6 September dan Rp3.747.000 pada 13 September 2026. Meski porsinya lebih kecil, sektor tersebut tetap memperkaya aktivitas ekonomi dan pilihan produk bagi masyarakat.
Data ini menunjukkan CFD Tegar Beriman memiliki fungsi lebih luas sebagai ruang publik. Selain mendorong pola hidup aktif, kawasan tersebut menjadi ruang bertemunya masyarakat dengan pelaku usaha sekaligus menciptakan transaksi dan perputaran uang secara langsung di tingkat lokal.
Pendataan dilakukan melalui kolaborasi Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah; Dinas Perikanan dan Peternakan; Dinas Ketahanan Pangan; Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan; serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian, dengan dukungan pendataan dan pengolahan statistik oleh Tim Persandian dan Statistik Diskominfo Kabupaten Bogor.
Pemkab Bogor terus mendorong optimalisasi ruang publik agar memberikan manfaat lebih luas. CFD Tegar Beriman diharapkan tidak hanya menjadi tempat berolahraga dan berkumpul, tetapi juga menjadi ekosistem yang mendukung UMKM dan ekonomi lokal secara tertib, produktif, dan berkelanjutan.
Dengan meningkatnya aktivitas masyarakat dan transaksi pelaku usaha, CFD Tegar Beriman menjadi salah satu contoh bagaimana ruang publik dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus mendorong sinergi lintas perangkat daerah untuk memastikan ekonomi lokal tumbuh bersama dengan kualitas ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.
Tags: CFD Tegar Beriman, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
04 Mar 2025
Rudy Susmanto Hadiri Sinergi Pemprov Jabar, TNI-Polri, dan Kejaksaan untuk Bangun Jawa Barat
-
30 Okt 2024
Pemkab Bogor Akan Dirikan Rumah Cegah Stunting Pertama di Kecamatan Tamansari
-
03 Jun 2025
Kinerja 100 Hari Rudy Jaro Dapat Apresiasi, Survei Ungkap Tingkat Kepuasan Publik Capai 82,54 Persen
-
07 Mei 2025
Menuju Embarkasi Haji Mandiri, Pemkab Bogor Akan Bangun Pusat Pelayanan Terpadu di Area Stadion Pakansari
-
02 Des 2025
Yantie Rachim Tekankan Pelestarian Rias Pengantin Nusantara di Era Modern
-
11 Feb 2026
Harga Melambung Dua Kali Lipat, Jaksa Ungkap Permainan Tikus Koruptor di Proyek Digitalisasi Pendidikan
Rekomendasi lainnya
-
14 Des 2025
IKWI Kota Bogor Bersama OMG Gelar Heroik Beauty Class Dorong Kepercayaan Diri Perempuan di Era Modern
-
06 Okt 2025
Dedie Rachim Bangga, 15 Pasang Mojang Jajaka Kota Bogor Tunjukkan Kreativitas Terbaik
-
15 Sep 2026
Usai Serahkan Jabatan kepada Suahasil, Purbaya Bicara Soal Masa Pensiun dan Rencana di Rumah
-
16 Mei 2026
Semarak HJB ke-544, Rudy Susmanto Siapkan Agenda Budaya, UMKM hingga Pelayanan Publik 100 Jam
-
03 Mar 2025
TNI Perketat Pengawasan Perbatasan, Satgas Pamtas Yonarhanud 15/DBY Gelar Sweeping di Oelbinose
-
10 Feb 2026
Gotong Royong Trantibum Beri Dampak Nyata, Sejumlah Kawasan Bogor Lebih Rapi


