Liputan08.com, BOGOR – Di tengah percepatan era digitalisasi pelayanan publik, Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kabupaten Bogor dinilai perlu melakukan transformasi dalam sistem pendataan masyarakat. Pendataan warga yang selama ini masih banyak dilakukan secara manual dinilai sudah saatnya ditingkatkan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB sekaligus Wakil Ketua Komisi I, KH Achmad Yaudin Sogir, mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor agar memperkuat digitalisasi Posyandu dengan menyediakan perangkat komputer atau laptop di setiap Posyandu.
Menurutnya, Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu simpul penting dalam pengumpulan data sosial masyarakat di tingkat paling bawah.
“Di era digitalisasi seperti sekarang, sudah saatnya Posyandu tidak lagi sepenuhnya mengandalkan pencatatan manual. Pemerintah Kabupaten Bogor perlu memberikan dukungan perangkat seperti laptop atau komputer yang terkoneksi dengan sistem informasi dinas terkait,” ujar KH Achmad Yaudin Sogir,Rabu (16/9/2026)
Ia menjelaskan, digitalisasi Posyandu akan memberikan manfaat lebih luas apabila dibangun sebagai bagian dari sistem data terpadu pemerintah daerah. Data mengenai balita, ibu hamil, lansia, keluarga, hingga kondisi sosial masyarakat dapat diperbarui secara berkala dan menjadi bahan perencanaan program pemerintah.
“Ketika masyarakat datang ke Posyandu, data pelayanan dan perkembangan warga dapat langsung dicatat secara digital. Dengan sistem yang terintegrasi, data tersebut tidak berhenti di buku administrasi, tetapi dapat menjadi informasi yang bermanfaat bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan,” katanya.
KH Achmad Yaudin Sogir menilai, persoalan utama bukan sekadar menyediakan laptop. Pemerintah juga perlu memastikan tersedianya jaringan internet, aplikasi yang mudah digunakan, pelatihan kader, keamanan data, serta mekanisme verifikasi agar informasi yang masuk tetap akurat.
Ia menekankan bahwa kader Posyandu harus ditempatkan sebagai bagian penting dalam proses transformasi tersebut. Digitalisasi jangan sampai justru menambah beban administratif kader, tetapi harus membuat pekerjaan mereka lebih sederhana dan efisien.
“Kita jangan hanya berbicara tentang membeli laptop. Yang lebih penting adalah membangun ekosistem digital Posyandu. Kader harus diberikan pelatihan, aplikasinya harus sederhana, koneksi internet harus tersedia, dan data masyarakat harus dilindungi,” tegasnya.
Menurutnya, data yang baik merupakan fondasi bagi kebijakan publik yang tepat sasaran. Pemerintah daerah membutuhkan data aktual untuk mengetahui kebutuhan masyarakat secara lebih cepat, termasuk dalam menentukan intervensi kesehatan, perlindungan sosial, pemberdayaan keluarga dan berbagai program pembangunan lainnya.
Karena itu, ia mendorong agar digitalisasi Posyandu Kabupaten Bogor dilakukan secara bertahap dan terukur, dimulai dari penyediaan perangkat di Posyandu, standardisasi sistem pendataan, peningkatan kapasitas kader, hingga integrasi dengan perangkat daerah terkait.
“Posyandu berada paling dekat dengan masyarakat. Kalau titik ini kita perkuat secara digital, pemerintah akan memiliki sumber informasi yang lebih cepat, terukur dan berkelanjutan. Ini bukan sekadar modernisasi administrasi, tetapi bagian dari reformasi pelayanan publik berbasis data,” pungkas KH Achmad Yaudin Sogir.
Tags: KH Ahmad Yaudin Sogir
Baca Juga
-
30 Jan 2025
Kapolri Janji Tingkatkan Pelayanan Publik Perkenalkan Dittipid PPA-PPO ke Presiden Prabowo
-
29 Apr 2026
ANTAM Pongkor Tegas! Zero Tolerance untuk Tambang Ilegal, Penertiban PETI Diperketat
-
11 Jul 2025
JAM-DATUN dan Badan Bank Tanah Teken Kerja Sama Penanganan Hukum, Fokus Lindungi Aset Negara
-
17 Okt 2024
KEJATI SUMSEL Sita Aset Yayasan Batang Hari Sembilan Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Palembang
-
23 Des 2025
Perjalanan Spiritual Muallaf Tunggal Sutandi, Camat Cibinong: Muallaf Tanggung Jawab Bersama Umat
-
30 Mei 2025
Parade Tasmi Juz 30, Rumah Tahfidz Roudhotul Qur’an Apresiasi 9 Santri Penghafal Al-Qur’an
Rekomendasi lainnya
-
06 Sep 2025
Romzi Edy Tinjau Langsung Lokasi Banjir dan Longsor di Tanggamus, Puluhan Rumah Terendam
-
24 Apr 2025
Bupati Bogor dan Dandim 0621 Terima Penghargaan Atas Kesuksesan TMMD ke 123 Tahun 2025
-
26 Nov 2024
Kejaksaan Agung Periksa 2 Saksi Terkait Kasus Suap dan Gratifikasi dalam Penanganan Perkara Ronald Tannur
-
02 Sep 2026
Wabup Jaro Ade Pastikan Pelayanan RSUD Ciawi Berjalan Optimal
-
28 Feb 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto: Retret 2025 di Magelang Perkuat Jiwa Patriotisme dan Nasionalisme
-
22 Jan 2026
Rusak Alat Peraga Kampanye, DPO Pemilu Jabar Akhirnya Ditangkap Kejaksaan Agung





