MBG Jangan Berakhir di Tempat Sampah
Senin 27 Juli 2026
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah investasi besar untuk masa depan Indonesia. Tujuannya mulia: mencetak generasi sehat, cerdas, dan bebas stunting. Namun, investasi sebesar apa pun akan kehilangan makna bila manfaatnya justru berakhir di tempat sampah.
Pantauan di sejumlah dapur MBG menunjukkan fakta yang patut menjadi perhatian. Pada jenjang TK dan SD, hampir separuh makanan tidak habis dimakan. Di tingkat SMP, rata-rata masih terdapat 4 hingga 15 porsi makanan yang tersisa di setiap kelas. Sebaliknya, di SMA tingkat konsumsi jauh lebih baik, sedangkan di lingkungan pesantren hampir tidak ditemukan sisa makanan.
Fakta ini bukan alasan untuk menghentikan MBG, tetapi menjadi alarm agar pemerintah segera melakukan evaluasi. Menyamakan porsi dan pola distribusi untuk semua jenjang pendidikan jelas bukan kebijakan yang tepat. Anak usia dini memiliki kebutuhan gizi, kebiasaan makan, dan selera yang berbeda dengan remaja.
Yang dibutuhkan bukan sekadar membagikan makanan, melainkan memastikan makanan itu benar-benar dimakan. Porsi harus disesuaikan dengan usia, menu dibuat lebih variatif, dan sekolah diberi ruang untuk mengevaluasi tingkat konsumsi setiap hari. Model pelaksanaan di pesantren yang terbukti minim sisa makanan layak dijadikan contoh.
Uang negara harus berubah menjadi gizi, bukan menjadi limbah makanan. Keberhasilan MBG tidak diukur dari jutaan kotak makan yang dibagikan, tetapi dari berapa banyak anak yang benar-benar memperoleh manfaatnya.
Program yang baik adalah program yang berani dievaluasi. Karena kritik yang jujur bukan untuk menjatuhkan, melainkan untuk memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar memberi manfaat bagi masa depan anak-anak Indonesia.
Tags: MBG
Baca Juga
-
22 Okt 2025
Pemkab Bogor Perkuat Peran KIM sebagai Mitra Strategis dalam Penyebaran Informasi Publik
-
08 Feb 2025
Transparansi Dana BOS Dipertanyakan Benarkah Anggaran Pendidikan Disembunyikan?
-
06 Jun 2025
Ketua DPC PKB Kabupaten Bogor, Edwin Sumarga Idul Adha Momentum Kepedulian dan Ketakwaan Sosial
-
23 Mei 2025
Bongkar Skandal Minyak Mentah Pertamina, Kejagung Periksa 10 Saksi Korupsi Menggurita dari Hulu ke Hilir
-
17 Sep 2026
Raker Komisi IX dan Pemerintah Bahas Anggaran 2027, Kemenaker Minta Tambahan Rp8,36 Triliun
-
21 Jan 2026
Saksi Kunci Buka Fakta Persidangan, Tikus Koruptor Pertamina Diduga Mainkan Terminal, Minyak Mentah, hingga Kapal
Rekomendasi lainnya
-
17 Agu 2026
Kado Kemerdekaan, Polres Bogor Renovasi 8 Rumah Warga Tidak Layak Huni
-
13 Feb 2026
Rudy Susmanto Turun Langsung Tinjau Dampak Puting Beliung di Pakansari, Akses Kembali Normal
-
18 Des 2024
Kejaksaan Agung Periksa Dua Saksi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api Besitang-Langsa
-
22 Des 2024
Sekda Kabupaten Bogor: Hari Ibu Jadi Momentum Mewujudkan Indonesia Emas 2045
-
17 Okt 2024
KEJATI SUMSEL Sita Aset Yayasan Batang Hari Sembilan Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Palembang
-
26 Feb 2025
Polri Bongkar Sindikat Perdagangan Orang ke Bahrain, Tiga Tersangka Ditangkap


