liputan08.com BOGOR – Komunitas Emak Kantoran, yang beranggotakan ibu-ibu pekerja perkantoran, berhasil meraih Juara 1 Bogor Innovation Award (BIA) 2025 kategori masyarakat umum melalui proyek inovatifnya, “Bengkel Emak Ojol.”
BIA 2025 merupakan ajang lomba inovasi yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bogor sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada warga yang berinovasi dan berkontribusi bagi masyarakat.
Berdiri sejak 2019, Komunitas Emak Kantoran menggagas proyek baru bernama Bengkel Emak Ojol yang berfokus pada pemberdayaan perempuan pengemudi ojek online. Proyek ini dijalankan melalui tiga kluster utama:
1. Bengkel Jiwa – kegiatan pembinaan rohani seperti pengajian, kajian, dan majelis taklim.
2. Bengkel Sosial Berdaya – pelatihan keterampilan dan akses permodalan agar para emak ojol tetap mandiri meski tidak lagi bekerja sebagai pengemudi ojol.
3. Bengkel Teknis – layanan servis motor, mulai dari servis ringan, ganti oli, hingga perbaikan gratis.
Perwakilan Emak Kantoran, Deazy Rachmi Trisatya, menegaskan bahwa tujuan utama proyek ini adalah memberdayakan emak ojol agar memiliki keterampilan tambahan.
“Dengan pelatihan ini, kalau mereka sudah tidak lagi ojol, mereka bisa tetap mandiri karena sudah punya keterampilan hidup. Apalagi banyak di antara mereka yang menjadi tulang punggung keluarga,” ujarnya saat menerima penghargaan di Grand Ballroom GSC STP IPB, Jumat (26/9/2025).
Hal senada disampaikan oleh Lia Dahlianti, yang menambahkan bahwa setelah mengikuti rangkaian kegiatan secara rutin, emak ojol juga mendapatkan layanan servis motor gratis.
Latar belakang hadirnya Bengkel Emak Ojol adalah kepedulian antarsesama perempuan pekerja. Bedanya, Emak Kantoran bekerja di dalam ruangan, sementara Emak Ojol berjuang di jalanan.
“Kami melihat dan ikut merasakan perjuangan emak ojol. Awalnya hanya kumpul dua-tiga orang, sekarang sudah 16 anggota Emak Kantoran yang berpartisipasi,” ungkap Lia.
Seluruh kegiatan Emak Kantoran dipublikasikan melalui media sosial dengan harapan dapat menginspirasi masyarakat luas. Ke depan, proyek ini ditargetkan hadir di setiap kecamatan di Kota Bogor agar semakin banyak emak ojol yang berdaya dan memiliki penghasilan tambahan.
Tags: BIA 2025, Proyek Bengkel Emak Ojol
Baca Juga
-
03 Sep 2025
Pemkab Bogor Pastikan Perbaikan SDN Nangela Segera Dilakukan Pasca Robohnya Atap Ruang Kelas
-
02 Jan 2025
Pemkab Bogor dan Kejari Cibinong Perkuat Sinergi di Awal 2025
-
23 Jan 2026
Bupati Bogor Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan Lewat KolaboRun 2026
-
17 Jan 2025
Dari Laut untuk Anak Bangsa: Strategi Cerdas Pemenuhan Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia
-
24 Okt 2024
PMI Kabupaten Bogor Gelar Bulan Dana 2024 untuk Mendukung Kegiatan Kemanusiaan
-
05 Apr 2026
CFD Cibinong Kembali Ramai, Rudy Susmanto Dorong UMKM Bangkit Pasca Lebaran
Rekomendasi lainnya
-
10 Jan 2025
JAM-Intelijen Sosialisasikan RPerpres Penertiban Kawasan Hutan secara Virtual
-
10 Jan 2025
Kejaksaan Agung Periksa 5 Saksi Terkait Kasus Impor Gula
-
23 Apr 2025
Bupati Rudy Susmanto Tinjau SDN Terbakar dan Makam Garisul Fokus Bangun Kembali Sekolah dan Lestarikan Budaya Lokal
-
08 Okt 2024
Kajati Sumsel Terima Hasil Audit BPK RI Terkait Dugaan Korupsi PT Andalas Bara Sejahtera Senilai Rp 488 Miliar
-
27 Nov 2025
Jaksa Agung Lantik Sejumlah Pejabat Strategis, Tegaskan Integritas dan Penguatan Penegakan Hukum
-
22 Jan 2025
Diskominfo Kabupaten Bogor Jadi Rujukan Pemkab Gowa untuk Transformasi Digital Pelayanan Publik


