Liputan08.com, CIBINONG – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Bogor yang menata pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Tegar Beriman tanpa menghilangkan hak masyarakat untuk mencari nafkah.
“Penataan PKL harus mengedepankan kepentingan masyarakat. Pedagang harus diberi ruang untuk berusaha, namun tetap menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan agar Alun-alun Tegar Beriman menjadi ruang publik yang tertata dan bermanfaat bagi semua,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara.
Komitmen tersebut ditindaklanjuti Bupati Bogor Rudy Susmanto yang bersilaturahmi dengan para PKL di Alun-alun Tegar Beriman, Senin (13/7/2026). Dalam pertemuan itu, Rudy menegaskan pemerintah tidak melarang masyarakat berdagang, tetapi akan menata aktivitas usaha agar lebih tertib.
Rudy memastikan seluruh pedagang akan didata oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Dinas Koperasi dan UMKM. Pendataan dilakukan untuk mengetahui identitas pedagang sekaligus memudahkan pemerintah memberikan pembinaan dan program pemberdayaan.
Selain itu, Pemkab Bogor menetapkan jam operasional PKL mulai pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB. Para pedagang juga diwajibkan menjaga kebersihan dengan membawa peralatan kebersihan dan kantong sampah sendiri.
“Datang bersih, berdagang, pulang juga harus bersih. Tempat mencari rezeki harus kita jaga bersama,” tegas Rudy.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga mendorong pembentukan paguyuban PKL untuk mempermudah koordinasi serta menyiapkan lokasi usaha yang lebih representatif, termasuk di kawasan sekitar Stadion Pakansari. Sementara pengelolaan parkir akan ditata bersama Dinas Perhubungan agar tertib dan sesuai ketentuan.
Rudy juga mengajak para pedagang mengenakan ornamen budaya Sunda sebagai identitas khas Kabupaten Bogor, terutama menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurutnya, penataan ini bertujuan menjadikan Alun-alun Tegar Beriman sebagai ruang publik yang bersih, nyaman, sekaligus pusat kegiatan ekonomi masyarakat.
“Jika Bogor bersih, indah, dan tertata, semakin banyak masyarakat yang datang. Dampaknya, peluang rezeki pedagang juga akan semakin besar,” pungkas Rudy Susmanto.
Tags: DRPD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
04 Jun 2025
Roda Pemerintahan Baru, Bupati Bogor Lantik 13 Pejabat Tinggi Pratama
-
07 Mei 2025
Ketua Umum PWI pusat Hendry Ch Bangun, Wartawan Agar Manfaatkan Program Rumah Subsidi
-
24 Feb 2025
Pemkab Bogor Tingkatkan Kualitas Transportasi Melalui Pengembangan Sarana dan Prasarana Terintegrasi
-
11 Agu 2025
Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Tebing Jeger, Bogor Pecahkan Rekor MURI
-
13 Jun 2025
Bongkar Korupsi di PALI Proyek Fiktif, Laporan Direkayasa, Uang Mengalir ke Kantong Pribadi
-
20 Jan 2025
Gaji Honorer Kota Depok Lebih Rendah dari Kuli Bangunan
Rekomendasi lainnya
-
22 Mar 2025
Buka Puasa Bersama, Rudy Susmanto Apresiasi TNI-Polri Jaga Keamanan Kabupaten Bogor
-
04 Nov 2024
Ibu Ronald Tannur Jadi Tersangka Suap di PN Surabaya, Kejagung Ungkap Kronologi Kasus
-
08 Mei 2026
Rudy Susmanto Pastikan Pemkab Bogor Tetap Sinergi dengan Pemprov Jabar soal Penataan Tambang
-
13 Des 2024
Satgas Yonif 642/Kps Gelar Anjangsana di Pasar Kampung Vascodaneem Papua Barat
-
07 Okt 2024
Kejaksaan Agung Geledah Kantor KLHK Terkait Dugaan Korupsi Pengelolaan Perkebunan Kelapa Sawit
-
27 Mei 2025
Empat RSUD di Kabupaten Bogor Resmi Ganti Nama, Bupati Cerminan Semangat Pelayanan Profesional dan Bermartabat



