Komitmen Bupati Rudy Susmanto Wujudkan Kesetaraan, SOD Kabupaten Bogor Lahirkan Atlet Disabilitas Juara
Liputan08.com, CIBINONG – Komitmen Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam mewujudkan kesetaraan bagi penyandang disabilitas terus diwujudkan melalui penguatan pembinaan olahraga prestasi.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor adalah menghadirkan Sentra Olahraga Disabilitas (SOD), pusat pembinaan atlet difabel yang kini menjadi pelopor pertama di Indonesia.
Melalui SOD, atlet-atlet disabilitas Kabupaten Bogor mendapatkan pembinaan secara terstruktur, mulai dari pendidikan, latihan, pembinaan mental, hingga pendampingan untuk mengembangkan potensi mereka agar mampu bersaing di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.
Ketua NPCI Kabupaten Bogor, Muhammad Misbah, mengatakan kehadiran SOD menjadi bukti nyata komitmen Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam memberikan ruang yang sama bagi atlet penyandang disabilitas untuk berprestasi.
“Alhamdulillah, Kabupaten Bogor memiliki Sentra Olahraga Disabilitas yang menjadi pelopor pertama di Indonesia. Seluruh aktivitas atlet telah diprogramkan secara terstruktur, mulai dari bangun tidur hingga kembali beristirahat. Atlet yang masih bersekolah tetap mengikuti pendidikan di sekolah umum, kemudian menjalani latihan sesuai program yang disusun pelatih masing-masing,” ujar Misbah.
Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian besar yang diberikan Bupati Bogor terhadap pengembangan olahraga disabilitas.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang telah memberikan perhatian luar biasa kepada atlet-atlet disabilitas. Dukungan tersebut terlihat dari sisi anggaran, pembinaan, penyediaan fasilitas, hingga kebijakan yang sangat membantu kemajuan olahraga disabilitas di Kabupaten Bogor,” ungkapnya.
Menurut Misbah, dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor juga diwujudkan melalui penyediaan berbagai fasilitas olahraga di kawasan Pakansari yang dapat dimanfaatkan NPCI Kabupaten Bogor tanpa dipungut biaya. Selain itu, pembangunan Wisma Istimewa yang direncanakan mulai direalisasikan tahun depan diharapkan semakin memperkuat sistem pembinaan atlet disabilitas.
Saat ini, NPCI Kabupaten Bogor tengah mempersiapkan para atlet menghadapi Peparda VII Jawa Barat 2026 yang akan berlangsung di Kota Bandung pada November mendatang. Persiapan dilakukan melalui program latihan intensif yang akan dilanjutkan dengan pemusatan latihan (Training Center/TC) selama kurang lebih tiga bulan.
“Kabupaten Bogor merupakan salah satu daerah yang selalu diperhitungkan di ajang Peparda. Dengan dukungan seluruh pihak, kami optimistis dapat mewujudkan harapan Bupati Bogor untuk membawa Kabupaten Bogor meraih gelar Juara Umum Peparda VII Jawa Barat,” katanya.
Pelatih Kepala Cabang Olahraga Tenis Meja SOD Kabupaten Bogor, Budi Wahyono, juga mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bogor.
“Dukungan Bupati Bogor sangat luar biasa. Pembentukan Sentra Olahraga Disabilitas mendapat dukungan langsung dari beliau. Insyaallah tahun depan akan dibangun Wisma Istimewa yang menjadi asrama sekaligus pusat latihan atlet-atlet disabilitas,” ujarnya.
Menurut Budi, sistem pembinaan tersebut telah melahirkan berbagai prestasi membanggakan. Pada Peparda Bekasi 2022, cabang olahraga tenis meja berhasil meraih enam medali emas, tujuh medali perak, dan delapan medali perunggu. Kemudian pada Peparnas 2024, atlet Kabupaten Bogor menyumbangkan dua medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu bagi kontingen Jawa Barat.
Prestasi itu berlanjut pada Peparpeda 2025 dengan raihan tiga medali emas, satu medali perak, dan tiga medali perunggu sehingga keluar sebagai juara umum. Sementara pada Peparpenas 2025, atlet Kabupaten Bogor kembali mempersembahkan dua medali emas dan satu medali perak untuk Jawa Barat.
Tak hanya itu, atlet Kabupaten Bogor Hamida juga sukses mengharumkan nama Indonesia di ajang Asian Para Games dengan meraih dua medali emas dari nomor tunggal putri kelas 8 dan mixed doubles kelas 17.
“Alhamdulillah, Kabupaten Bogor berhasil melahirkan atlet-atlet berprestasi mulai dari tingkat pelajar, nasional hingga internasional. Ini membuktikan pembinaan atlet disabilitas di Kabupaten Bogor terus berkembang ke arah yang semakin baik,” tutur Budi.
Manfaat pembinaan melalui SOD juga dirasakan langsung oleh para atlet. Atlet tenis meja NPCI Kabupaten Bogor, Arkan Fikri, mengaku fasilitas yang diberikan pemerintah sangat mendukung peningkatan prestasinya.
“Menurut saya fasilitas di NPCI sangat baik dan sangat mendukung atlet. Pemerintah telah mewadahi kami dengan baik sehingga saya bisa mengikuti berbagai kejuaraan dan meraih prestasi. Dukungan fasilitas maupun pembinaan sangat membantu perkembangan saya sebagai atlet,” ujar Arkan yang pada 2025 meraih medali emas Peparpeda, medali perak Peparpenas, dan medali perak Kejurda.
Hal senada disampaikan atlet menembak NPCI Kabupaten Bogor, Christina Handika Putri Suroto. Ia menilai perhatian terhadap atlet disabilitas kini semakin meningkat dari tahun ke tahun.
“Puji syukur, fasilitas dan dukungan yang diberikan terus meningkat. Perhatian terhadap atlet disabilitas jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya sehingga berdampak positif terhadap peningkatan prestasi yang kami raih. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor dan NPCI Kabupaten Bogor atas dukungan yang telah diberikan,” katanya.
Christina berharap dirinya bersama rekan-rekan atlet mampu memberikan hasil terbaik pada Peparda VII Jawa Barat 2026 dengan mempersembahkan medali emas bagi Kabupaten Bogor.
Melalui kehadiran Sentra Olahraga Disabilitas (SOD), Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto tidak hanya menyediakan pusat pembinaan bagi atlet penyandang disabilitas, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hingga Indonesia di panggung internasional.
Tags: Pemkab Bogor, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
10 Jul 2025
Bupati Bogor Hadiri Rakor Bersama KPK: Tegaskan Komitmen Wujudkan Pemerintahan Bebas Korupsi
-
23 Jan 2026
Lewat Program Jumling, Bupati Bogor Pastikan Masjid Besar Kecamatan Siap Sambut Ramadhan
-
12 Jan 2026
Jaga Lingkungan dan Kualitas Udara, Pemkot Bogor dan Komunitas Vespa Tanam Pohon di R3
-
27 Mei 2025
Plt Ketua PWI Jawa Barat, Danang Donoroso Jurnalis Harus Terus Berkarya, Bukan Sekadar Memegang Sertifikat UKW
-
16 Jul 2025
Jaksa Agung Lantik 34 Pejabat Eselon II dan Kepala Kejati, Dorong Profesionalitas dan Integritas Adhyaksa
-
11 Jul 2025
DLH Bogor Luncurkan SIADUL KECIL: Solusi Digital Kelola Limbah B3 Medis Usaha Kecil dan Faskes
Rekomendasi lainnya
-
09 Mei 2026
Rudy Susmanto: Kabupaten Bogor dan Jawa Barat Harus Bergerak Bersama Bangun Masa Depan
-
31 Okt 2024
Pangdam I/BB Sambut Ketua Umum Dharma Pertiwi dan Sampaikan Pesan Penting ke Prajurit Korem 033/Wira Pratama
-
12 Mei 2026
Sidang Chromebook Memanas, Nama Nadiem Makarim Dikaitkan dengan Dugaan Konflik Bisnis
-
24 Jan 2026
Pemkab Bogor dan PMI Satukan Kekuatan, Layanan Kebencanaan Siap Respon Cepat
-
19 Sep 2025
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin Ajak Warga Jaga Kerukunan Lewat Forum Pembauran Kebangsaan
-
25 Apr 2026
Wawancara Eksklusif Gus Sholeh: Pengusaha Sukses yang Menjadikan Zakat dan Sedekah Pilar Bisnis



