Liputan08.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menunjukkan komitmen kuat dalam menata kawasan Pasar Parung sebagai langkah awal transformasi ekonomi di wilayah utara Kabupaten Bogor. Penataan ini tidak semata soal penertiban pedagang kaki lima (PKL), melainkan bagian dari strategi besar pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Rudy menegaskan, Pasar Parung menjadi prioritas seiring rencana masuknya investasi besar pada periode 2026–2027 di kawasan Kemang, Ciseeng, dan Parung. Menurutnya, pembenahan harus dilakukan sejak dini agar kawasan tersebut mampu menjadi wajah baru pertumbuhan ekonomi daerah.
“Penataan ini harus dilakukan secara adil dan terukur. Tidak bisa parsial. PKL, kebersihan, lalu lintas, hingga fasilitas pasar harus ditangani dalam satu sistem yang terintegrasi,” tegas Rudy.
Ia juga menekankan pentingnya pembentukan posko terpadu yang memiliki dasar hukum melalui Surat Keputusan (SK), serta penguatan personel di lapangan, termasuk penambahan tenaga harian lepas (PHL) di titik-titik strategis.
Sejalan dengan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menjelaskan bahwa penataan wilayah dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Setelah fokus pada penataan di Cibinong, kini perhatian pemerintah daerah mulai diarahkan ke Parung sebagai kawasan strategis berikutnya.
“Konsepnya bukan menggusur, tetapi menata. Kita ingin menghadirkan ketertiban sesuai semangat Tegar Beriman. PKL tetap difasilitasi, namun dengan penataan yang lebih rapi dan nyaman,” jelas Ajat.
Ia menambahkan, penataan Parung juga mencakup optimalisasi aset lama, seperti terminal yang selama ini kurang termanfaatkan. Terminal tersebut kini mulai diaktifkan kembali dan akan diintegrasikan dengan Pasar Parung, termasuk pembangunan akses jalan untuk mempermudah mobilitas masyarakat tanpa harus memutar jauh.
“Ke depan, kawasan Parung dirancang menjadi satu kesatuan yang terhubung hingga Ciseeng, sekaligus mengangkat potensi lokal sebagai ikon kawasan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah teknis penataan, termasuk relokasi PKL ke dalam area pasar. Sebanyak 700 lapak disiapkan untuk menampung para pedagang, khususnya yang bergerak di sektor sayur-mayur, basahan, hingga komoditas ayam dan ikan.
“Penataan ini bukan hanya memindahkan PKL, tetapi juga menata ulang kawasan depan pasar. Area tersebut akan dijadikan zona merah sementara sebelum ditentukan pemanfaatannya, apakah menjadi taman atau sentra ikan hias,” ungkapnya.
Ia mengakui, pada tahap awal sempat muncul pro dan kontra di kalangan pedagang. Namun, seiring berjalannya proses, dukungan kini terus meningkat dan mencapai sekitar 90 persen.
Ke depan, Perumda Pasar Tohaga menargetkan kawasan Parung berkembang sebagai sentra ikan hias yang mampu bersaing di tingkat regional, bahkan menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai, mulai dari penataan lapak, fasilitas pasar yang bersih dan representatif, hingga akses parkir yang optimal.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, perangkat daerah, dan Perumda Pasar Tohaga, penataan Pasar Parung diharapkan menjadi pintu masuk transformasi kawasan secara menyeluruh. Tidak hanya menciptakan ketertiban, tetapi juga mendorong lahirnya pusat-pusat ekonomi baru yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing tinggi di Kabupaten Bogor.
Tags: Kawasan Utara Bogor Disiapkan Sambut Investasi Besar, Rudy Susmanto Fokus Benahi Pasar Parung
Baca Juga
-
28 Jan 2025
Semarak Festival Bandeng Rawa Belong 2025: Warna Budaya Betawi Sambut 5 Abad Jakarta
-
09 Jun 2025
Jelang Kabogorfest 2025, Sekda Kabupaten Bogor Pastikan Seluruh Tenant dan Infrastruktur Siap
-
22 Nov 2024
Satgas Yonif 323 Kostrad Gelar Bhakti Sosial di Kampung Ambobera, Dukung Percepatan Pembangunan Papua
-
01 Sep 2025
Ormas se-Kabupaten Bogor Sepakat Tolak Anarkisme dan Jaga Kondusifitas Daerah
-
28 Des 2024
Kejaksaan Agung Nyatakan Banding atas Putusan Perkara Korupsi Tata Niaga Timah
-
30 Okt 2024
Panglima TNI Tinjau Kesiapan Perlengkapan Satgas Operasi Dalam Negeri 2025
Rekomendasi lainnya
-
12 Des 2024
Kejaksaan Agung Periksa Empat Saksi Terkait Dugaan Korupsi Impor Gula
-
24 Jan 2025
Studi Banding ke Kabupaten Bogor, Pansus VIII DPRD Banjarbaru Gali Strategi Inovatif Atasi Stunting
-
28 Nov 2024
Jaksa Agung dan Menteri Perhubungan Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis
-
21 Jan 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Dukung Integrasi Transportasi Massal untuk Tingkatkan Mobilitas Masyarakat
-
17 Jan 2026
Dedie Rachim Buka Pramuka KOBRA XI 2026, Dorong Penguatan Karakter Generasi Emas
-
06 Okt 2025
Sekda Ajat Rochmat Jatnika Dorong Inovasi dan Adaptasi ASN Hadapi Tantangan Pemerintahan ke Depan









