liputan08.com Cibinong- Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Bapperida Kabupaten Bogor terus memperkuat sinergi lintas sektor guna mengoptimalkan peran Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) sebagai garda terdepan dalam penanganan kemiskinan yang terintegrasi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan workshop bersama Yayasan Relief Islami Indonesia yang menitikberatkan pada peningkatan koordinasi dan kolaborasi antar perangkat daerah, lembaga non-pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam upaya pemberdayaan masyarakat miskin, yang berlangsung di kantor Bapperida pada, Kamis (9/4/26).
Sekretaris Bapperida Kabupaten Bogor, Titi Sugiarti, menegaskan bahwa penguatan TKPK menjadi kunci dalam memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan berjalan terpadu dan tepat sasaran.
“Penanggulangan kemiskinan tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan orkestrasi yang kuat melalui TKPK agar seluruh intervensi lintas sektor dapat terintegrasi, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Titi.
Ia menjelaskan, melalui workshop ini TKPK didorong untuk semakin memperkuat perannya sebagai koordinator utama dalam menyinergikan kebijakan, program, dan kegiatan penanggulangan kemiskinan di berbagai perangkat daerah.
“Forum ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah, menyelaraskan program, serta memastikan setiap intervensi memiliki target yang jelas dan terukur,” tambahnya.
Selain itu, pendekatan graduasi juga diperkuat sebagai strategi utama, di mana penanganan kemiskinan tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan, tetapi berfokus pada proses pemberdayaan yang berkelanjutan hingga masyarakat mampu mandiri dan keluar dari kemiskinan secara permanen.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bogor menekankan pentingnya integrasi data kemiskinan, penajaman sasaran rumah tangga miskin ekstrem, serta penguatan monitoring dan evaluasi berbasis hasil.
Seluruh langkah tersebut membutuhkan kolaborasi multipihak yang solid dengan TKPK sebagai pusat koordinasi. Melalui penguatan kolaborasi ini, diharapkan TKPK Kabupaten Bogor semakin efektif dalam mengorkestrasi upaya penanggulangan kemiskinan secara terintegrasi, sehingga target penurunan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem dapat tercapai secara optimal.
“Kolaborasi adalah kunci. Dengan memperkuat peran TKPK dan dukungan seluruh pihak, kita optimistis upaya percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bogor dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” tutup Titi. (Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)
Tags: Pemkab Bogor
Baca Juga
-
05 Jun 2026
Sekda Ajat Dorong Budaya Ngalokat Cai Jadi Gerakan Lingkungan Berkelanjutan
-
19 Jul 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Warga Perum Bogor Asri Gelar Turnamen Bola, Badminton dan Catur, Bupati Rudy Susmanto Beri Dukungan
-
21 Jun 2025
Kejaksaan Agung Periksa Dua Saksi Terkait Dugaan Korupsi Digitalisasi Pendidikan Kemendikbudristek
-
07 Okt 2024
PWI Kabupaten Bogor Buka Pendaftaran Calon Ketua Periode 2024
-
01 Jul 2026
Rudy Susmanto Bangga Bogor Hornbills Ukir Sejarah sebagai Juara IBL 2026
-
02 Sep 2026
Bupati Rudy Buka Akses 20 Km di Malasari, Dorong Pusat Ekonomi Baru Bogor Barat
Rekomendasi lainnya
-
31 Des 2024
Rutan Rengat Gelar Razia Jelang Malam Tahun Baru, Pastikan Lingkungan Bebas Narkoba
-
09 Feb 2026
Kejati Sumsel Sikat Tikus Koruptor Semen PT SB–PT KMM, Negara Rugi Puluhan Miliar
-
12 Sep 2026
Pemkab Bogor Bersinergi dengan BPS Perkuat Akurasi Data Sosial Ekonomi
-
30 Okt 2024
Kejaksaan Agung Gelar Lokakarya Bersama IOJI untuk Perkuat Penegakan Hukum Perlindungan Ekosistem Laut dan Pesisir
-
14 Jul 2025
Pemkab Bogor Genjot Akses dan Kualitas Pendidikan, Targetkan Pengurangan Anak Tidak Sekolah dan Naikkan Rata-Rata Lama Sekolah
-
17 Des 2024
Ajat Rochmat Jatnika Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Korpri Kabupaten Bogor 2024-2029






