Liputan08.com – Advokat Persaudaraan Islam (API) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Front Persaudaraan Islam (FPI) DKI Jakarta mengeluarkan press release resmi terkait materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono bertajuk “Men’s Rea”, yang dinilai telah menyinggung dan merendahkan nilai-nilai ibadah dalam Islam.
Pernyataan tersebut disampaikan pada Kamis, 15 Januari 2026, sebagai tindak lanjut atas Pernyataan Sikap DPP FPI Nomor: 001/PS/DPP-FPI/RAJAB/1447 H.
Dalam keterangannya, API DKI Jakarta menegaskan bahwa panggung hiburan tidak dapat dijadikan zona kebal hukum, dan kebebasan berekspresi tetap memiliki batas, terutama jika menyangkut agama dan keyakinan umat.
Dinilai Mengolok Syarat Ibadah
API menilai Pandji Pragiwaksono telah mengolok-olok syarat ibadah dan pendirian shalat bagi pemimpin, yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai Al-Qur’an, khususnya Surat Al-Maaidah ayat 55.
Selain itu, pernyataan Pandji yang menyebut bahwa seseorang yang rajin shalat belum tentu baik, dinilai memberi kesan seolah-olah shalat tidak memiliki peran penting dalam membentuk akhlak dan kepemimpinan seseorang.
“Padahal Al-Qur’an dengan tegas menyebutkan bahwa shalat mencegah perbuatan keji dan mungkar,” tegas API dalam rilisnya.
Diduga Penuhi Unsur Pidana
API DKI Jakarta menegaskan bahwa shalat bukan sekadar ritual, melainkan fondasi utama dalam kehidupan beragama yang harus dihormati. Oleh karena itu, materi yang disampaikan Pandji dinilai berpotensi memenuhi unsur:
Pasal 300 KUHP UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang penodaan atau penghinaan agama
Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) UU ITE
Tuntutan kepada Pandji dan Aparat Penegak Hukum
Melalui pernyataan resminya, API DKI Jakarta menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya:
Mendesak Pandji Pragiwaksono dalam waktu 2×24 jam untuk melakukan taubat nasuha dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada umat Islam;
Meminta aparat kepolisian untuk segera memproses hukum, menangkap, dan menahan pihak yang diduga bertanggung jawab atas dugaan penistaan agama tersebut;
Mendorong evaluasi terhadap penyelenggaraan acara stand up comedy “Men’s Rea” agar tidak kembali menyinggung agama dan ibadah.
Imbauan ke Dunia Hiburan
API DKI Jakarta juga mengimbau para pelaku seni dan hiburan agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan materi komedi, khususnya yang bersinggungan dengan agama dan ibadah, demi menjaga keharmonisan dan ketertiban masyarakat.
Press release ini ditandatangani oleh:
Irvan Ardiansyah, S.H.
Baharu Zaman, S.H.
Rinaldi Putra, S.H.
selaku Advokat Persaudaraan Islam DKI Jakarta.
(Dion)
Tags: API DKI Jakarta Kecam Materi Stand Up Comedy Pandji Pragiwaksono, Dinilai Singgung Kesucian Ibadah
Baca Juga
-
21 Des 2025
Malam Tahun Baru 2026, Bupati Bogor Terapkan Car Free Night untuk Urai Kerumunan
-
17 Agu 2025
Bupati Bogor Pimpin Renungan Suci di TMP Pondok Rajeg, Doakan Pahlawan Jelang HUT ke-80 RI
-
08 Apr 2025
Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Meunasah Seorang Sekdes di Bener Meriah Diduga Meninggal karena Serangan Jantung
-
14 Sep 2026
Bupati Rudy Susmanto: Jalan Tambang Masih Berjalan, Rp100 Miliar Disiapkan untuk Pembebasan Lahan
-
02 Jun 2026
Temuan di Lapangan: Program MBG Disambut Baik, Namun Banyak Porsi Tidak Dimakan Siswa
-
22 Jan 2025
Tragedi Longsor Petungkriyono 17 Korban Meninggal Tim Gabungan Fokus Pencarian Warga Hilang
Rekomendasi lainnya
-
18 Okt 2025
Pemkot Bogor dan Menteri LH Galakkan Gerakan Jumat Bersih untuk Kota Adipura
-
08 Jan 2025
Ciptakan Rutan Bebas Narkoba, Rutan Rengat dan Polsek Geledah Blok Hunian dan Tes Urine Warga Binaan
-
09 Nov 2024
Satgas Pamtas RI-RDTL Dorong Literasi di Perbatasan, Hadirkan Bhaladika Smart Car di SDK 1 Eban
-
04 Nov 2025
Bupati Bogor dan Menteri PKP Komitmen Hadirkan Hunian Layak untuk Warga
-
26 Apr 2026
Rudy Susmanto Ajak Warga Jaga Tradisi di Pawai Budaya Lebaran Bojonggede
-
11 Nov 2025
Rudy Susmanto Pimpin Rakor Percepatan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Bogor






