liputan08.com Cibinong — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat strategi mitigasi bencana melalui koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Upaya tersebut ditegaskan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam rapat koordinasi bersama perangkat daerah dan pihak swasta di Kantor BPBD Kabupaten Bogor, Rabu (10/12/2025).
Bupati Rudy menekankan bahwa penanganan bencana membutuhkan kerja kolektif, karena pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi risiko bencana yang semakin kompleks.
“Sinergi lintas sektor penting untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat, terukur, dan tepat sasaran. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tegasnya.
Fokus Prioritas Mitigasi
Bupati menyampaikan sejumlah fokus utama yang harus menjadi komitmen bersama:
1. Normalisasi sungai dan perbaikan drainase.
Pemkab bersama pengembang dan pihak swasta diminta mempercepat normalisasi sungai serta memperbaiki sistem drainase, khususnya di kawasan rawan banjir seperti Cisarua, Cicayanti, dan wilayah padat pembangunan.
2. Penguatan ruang terbuka hijau (RTH) dan lahan resapan.
Pengembang diminta berkontribusi dalam penyediaan RTH dan menjaga kawasan resapan air. Pemerintah juga akan mengoptimalkan lahan milik daerah sebagai zona penghijauan untuk menekan risiko banjir.
3. Evaluasi perizinan dan dampak lingkungan.
Pemkab akan memperketat pengawasan terhadap aktivitas pembangunan yang berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan.
Bupati Rudy juga menekankan perlunya tindakan cepat terhadap lokasi-lokasi rawan banjir yang berulang kali menjadi perhatian publik. Ia meminta seluruh pemangku kepentingan bekerja tanpa menunda proses teknis maupun administratif.
“Kita harus menyelesaikan akar masalah, bukan hanya merespons saat bencana sudah terjadi,” ujarnya.
Kolaborasi Berkelanjutan Pemerintah–Swasta
Pemkab Bogor menegaskan bahwa kolaborasi tidak hanya dibutuhkan saat bencana berlangsung, tetapi harus menjadi komitmen jangka panjang dalam upaya pencegahan.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemkab Bogor meneguhkan komitmennya untuk memperkuat pembangunan berbasis mitigasi risiko, menjaga keselamatan masyarakat, serta memastikan keberlanjutan lingkungan.
“Ini bukan semata soal infrastruktur, tetapi tentang tanggung jawab bersama untuk membangun Bogor yang lebih tangguh menghadapi bencana,” tutup Bupati.
Tags: Pemkab Bogor
Baca Juga
-
04 Apr 2026
Muscab PKB Bogor, Edwin Sumarga: Partai Politik Adalah Tempat Perjuangan Menuju Kemaslahatan Umat
-
22 Mar 2025
Pemkab Bogor Fasilitasi Balapan Legal, Bupati Rudy Susmanto Dukung Balap Lari Pakansari
-
16 Sep 2025
Pererat Persaudaraan ASEAN, Delegasi Jaksa Kunjungi Istana Tampaksiring dalam APAGM 2025
-
24 Feb 2025
Pemkab Bogor Tingkatkan Kualitas Transportasi Melalui Pengembangan Sarana dan Prasarana Terintegrasi
-
09 Jul 2025
Bupati Bogor Komitmen Jaga Hulu Jawa Barat, Dorong Gunung Sanggabuana Jadi Kawasan Konservasi Permanen
-
27 Des 2024
Satgas SIRI Kejagung Tangkap Buronan Kasus Penipuan dan TPPU, Henny Djuwita Santoso
Rekomendasi lainnya
-
07 Okt 2024
Satgas Yonif 432 Kostrad Gelar Program “Papua Pintar” di Nduga, Berikan Pelajaran Bahasa Inggris untuk Anak-Anak Kampung Kaboneri
-
19 Des 2024
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Setujui 2 Permohonan Restorative Justice dalam Kasus Narkoba
-
12 Feb 2025
Ketua PWI Kabupaten Bogor Dedy Firdaus: Pers Pilar Pembangunan dan Demokrasi yang Harus Dijaga
-
09 Des 2025
Morowali Darurat Pengawasan! Negara Turun Tangan Sikat Tambang dan Pergerakan Nikel Ilegal di IMIP–IWIP
-
26 Jun 2025
Jaga Proyek Strategis Nasional, JAM Intel Gelar Pelatihan Tingkatkan Kapasitas SDM
-
11 Des 2024
Membangun Harapan dan Kedamaian Batin Program One Day One Juz di Rutan Polda Jateng


