liputan08.com JAKARTA – Kabupaten Bogor kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Inovasi digital “Ngupahan” meraih peringkat kedua kategori Pemerintah Kabupaten se-Indonesia pada ajang SDGs Action Award 2025. Program ini dinilai berhasil membangun ekosistem ketahanan pangan melalui interaksi dan partisipasi masyarakat.
Ngupahan (Ngabagi, Ngubah, Ngurai Sampah Makanan) merupakan inovasi Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor yang mengintegrasikan teknologi pengelolaan pangan berkelanjutan. Aplikasi ini juga mendukung pengembangan Taman B2SA Digital sebagai sarana edukasi pola konsumsi beragam, bergizi, seimbang, dan aman.
Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menerima penghargaan tersebut dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, di kantor Bappenas, Rabu (19/11). Sekda Ajat hadir bersama Kepala Bappedalitbang dan Kepala DKP Kabupaten Bogor.
Ajat menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif perangkat daerah dalam memperkuat inovasi pengelolaan pangan. “Ngupahan lahir dari pengelolaan Taman B2SA di berbagai wilayah, kemudian dikembangkan menjadi platform yang memperkuat ketahanan pangan, menurunkan kemiskinan, dan meningkatkan kualitas SDM melalui pemenuhan gizi,” ujarnya.
Ia menambahkan, juri menilai inovasi ini mampu menghadirkan praktik gotong royong dalam pengelolaan pangan daerah. Aplikasi Ngupahan bahkan mendapat apresiasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) karena berhasil membangun ekosistem ketahanan pangan berbasis interaksi masyarakat.
“Pencapaian ini adalah buah dari budaya kerja yang selalu ditekankan Bupati Bogor. Kami bekerja dengan hati, bukan mengejar penghargaan. Prestasi ini menjadi bonus,” tambah Ajat.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan bahwa seluruh capaian para pemenang SDGs Action Award akan disampaikan hingga ke kantor pusat PBB di New York sebagai bagian dari kerja sama pembangunan berkelanjutan Indonesia dengan PBB.
“Kepada para pemenang, sebarkan semangat ini kepada masyarakat. Apa yang telah dicapai akan sampai ke United Nations di New York,” kata Rachmat.
Tags: SDGs Action Award 2025
Baca Juga
-
05 Agu 2025
Menuju Adipura 2025, Pemkab Bogor Siap Wujudkan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
-
02 Sep 2026
Nama Nusron Wahid Muncul di Sidang Korupsi Kuota Haji, KPK Telaah Fakta Persidangan
-
27 Agu 2025
Kejari Bandar Lampung Beri Pendampingan Hukum untuk BRI Teluk Betung dalam Program BSDP 2025
-
21 Apr 2026
Terungkap di Sidang! Jejak Bisnis Google dan Kebijakan Kemendikbudristek Disorot JPU
-
24 Nov 2025
PPI Kukuhkan Pengurus dan Luncurkan LBH-PPI: Perluas Akses Keadilan bagi Pensiunan dan Masyarakat
-
14 Apr 2026
Terkuak di Pengadilan! Aset Raksasa Duta Palma di Singapura Diburu, Atase Kejaksaan RI Jadi Saksi Kunci
Rekomendasi lainnya
-
08 Apr 2026
Tabir Keterlibatan Ibrahim Arief di Kasus Chromebook Mulai Terkuak di Persidangan
-
28 Jan 2026
Sidang Pertamina Bongkar Sarang Tikus Koruptor: Impor Diakali, Negara Diperas dari Hulu ke Hilir
-
01 Nov 2025
Coretan Kecil tentang Wilson Lalengke, Suara Rakyat di Perserikatan Bangsa-Bangsa
-
16 Sep 2025
Tiga Tersangka Kasus Korupsi Kredit PT Sritex Diserahkan ke Kejari Surakarta
-
30 Sep 2026
KPK Bongkar Aliran Uang Silmy Karim ke Dosen Universitas Brawijaya
-
20 Des 2025
PPWI Umumkan Hasil Lomba Menulis Pengalaman Buruk dengan Polisi Indonesia 2025






