liputan08.com Cisarua — Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Bupati Bogor mempercepat pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Menurutnya, koperasi berbasis desa ini menjadi pondasi penting dalam membangun ekonomi rakyat yang mandiri dan berkeadilan.
“Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi gerakan ekonomi rakyat yang nyata. DPRD siap mendukung penuh, termasuk dalam penganggaran dan pengawasan, agar program ini benar-benar berdampak bagi masyarakat desa,” tegas Sastra Winara.
Pernyataan itu sejalan dengan komitmen Bupati Bogor Rudy Susmanto, yang bersama Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar rapat pembahasan dan persiapan percepatan program KDMP di Enchanting Valley, Cisarua, Rabu (5/11/2025).
Bupati Rudy menegaskan, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah strategis memperkuat ekonomi rakyat berbasis desa dan kelurahan, selaras dengan kebijakan nasional penguatan koperasi rakyat.
“Kalau pemerintah pusat punya kebijakan, maka pemerintah daerah harus melaksanakannya dengan sepenuh hati. Karena inilah bentuk nyata kehidupan berbangsa,” ujar Rudy Susmanto.
Rudy juga menekankan pentingnya percepatan pembentukan KDMP di seluruh desa dan kelurahan, serta meminta seluruh kepala desa segera mengaktifkan koperasi di wilayahnya.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Bogor menyiapkan peningkatan alokasi Dana Desa tahun 2026 untuk mendukung pembiayaan koperasi, serta pendataan aset daerah dan desa sebagai dasar pengembangan program. Sebanyak 19 kelurahan akan menjadi lokasi awal pembentukan KDMP, termasuk Kelurahan Pakansari yang akan menjadi titik peletakan batu pertama.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana, menjelaskan bahwa proses pembentukan koperasi telah rampung sejak Juni 2025, dengan total 435 koperasi yang tergabung dalam program ini—terdiri dari 434 koperasi baru dan 1 koperasi pengembangan.
“Total 416 koperasi desa dan 19 koperasi kelurahan kini aktif. Kami juga sudah mengembangkan 18 gerai sembako, 3 apotek desa, 3 klinik, 3 gerai simpan pinjam, hingga 2 agen Laku Pandai,” jelas Iman Wahyu.
Ia menegaskan, Pemkab Bogor berkomitmen penuh mempercepat pembangunan infrastruktur koperasi agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
“Kami terus berkoordinasi agar pembangunan berjalan cepat, tepat, dan memberi manfaat langsung bagi rakyat,” pungkasnya.
Tags: DPRD Kabupaten Bogor, Koperasi Merah Putih, Sastra Winara
Baca Juga
-
29 Des 2024
Pemkab Bogor Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Anugerah Philothra Jawa Barat 2024
-
13 Apr 2025
Dian Asafri Hadirnya Dua Menteri Tegaskan Kepengurusan PWI Hendry Ch Bangun yang Sah
-
27 Feb 2025
Terbongkar! Peredaran Sabu di Lapas Cibinong Dikendalikan dari Dalam Sel
-
28 Okt 2025
Ketua Fraksi PKB DPRD Bogor, Edwin Sumarga Dorong Generasi Muda Bangun Integritas dan Kolaborasi Bangsa
-
17 Jan 2025
Kasus Bullying Siswa SMA di Babakan Madang Kadinsos Bogor Bergerak Cepat Begini Langkah Penanganannya
-
26 Jun 2025
Wapres KH. Ma’ruf Amin Buka Ijtima Ulama dan PKU ke-19 di Kabupaten Bogor
Rekomendasi lainnya
-
17 Mei 2026
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Apresiasi Peresmian SPPG Caringin, Siap Perkuat Gizi Anak dan Ketahanan Pangan
-
17 Jan 2025
LAPPOR Desak Tuntaskan Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Sultra, BPK Sebut Temuan Rp115 Juta dan Sisa Rp2 Miliar Belum Dikembalikan
-
11 Apr 2025
Polres Purworejo Bongkar Komplotan Pencuri Ternak, Libatkan Dua Anak di Bawah Umur
-
01 Des 2025
Peringati HUT KORPRI, Pemkot Bogor Angkat 3.868 PPPK Paruh Waktu
-
19 Feb 2026
Sarang Tikus Koruptor di Balik Tambang Timah Terbongkar, 10 Tersangka Digelandang ke Lapas
-
20 Mei 2025
Pemkab Bogor Segel Perusahaan di Citeureup karena Diduga Cemari Lingkungan dengan Limbah B3





