liputan08.com CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menerima kunjungan Delegasi Republik Turki di Ruang Rapat Bupati Bogor, Cibinong, pada Rabu (10/9/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki potensi kerja sama antara Turki dan Indonesia, khususnya Kabupaten Bogor, di berbagai bidang strategis seperti ekonomi, kesetaraan gender, dan pelestarian lingkungan.
Delegasi Turki terdiri dari anggota parlemen, akademisi, dan perwakilan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Turki. Kunjungan ini difasilitasi oleh Center for Southeast Asian Studies (CSEAS) Indonesia dan diterima langsung oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Ade Jaya Munadi, mewakili Bupati Bogor.
Hadir pula dalam pertemuan tersebut perwakilan KADIN Pusat, Ketua KADIN Kabupaten Bogor, Ketua Baznas Kabupaten Bogor, perwakilan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat, Ketua DMI Kabupaten Bogor, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Bogor.
Salah satu anggota delegasi, Meral Danış Beştaş—Anggota DPR Republik Turki dari Partai DEM—menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemkab Bogor. Ia menyatakan bahwa ini merupakan kunjungan pertamanya ke Indonesia.
“Saya berharap kunjungan ini dapat mempererat hubungan antara Turki dan Indonesia, terutama dengan Kabupaten Bogor. Kami melihat banyak potensi kerja sama, khususnya dalam bidang ekonomi, kesetaraan gender, dan pelestarian lingkungan,” ujar Meral.
Meral menambahkan, pihaknya juga ingin melanjutkan pembahasan lebih mendalam dengan KADIN terkait kerja sama di sektor ekonomi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam isu lingkungan sebagai warisan penting bagi generasi mendatang.
“Kabupaten Bogor adalah wilayah strategis dengan lahan pertanian yang subur. Kami sangat tertarik untuk menjalin kerja sama yang konkret dalam bidang ekonomi,” tambahnya.
Mewakili Bupati Bogor, Ade Jaya Munadi menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan Pemkab Bogor untuk membuka peluang kerja sama dengan Republik Turki.
“Kabupaten Bogor memiliki banyak potensi daerah yang dapat dikembangkan bersama. Pada prinsipnya kami terbuka untuk menjalin kerja sama, dan pembahasan teknis akan dilakukan lebih lanjut oleh pihak terkait,” ungkap Ade.
Adapun delegasi Turki yang hadir dalam pertemuan ini meliputi:
Dr. Vakkas Colak – Dosen Senior, Tokyo University of Foreign Studies.
Meral Danış Beştaş – Anggota DPR Republik Turki, Partai DEM (Erzurum).
Hüseyin Olan – Anggota DPR Republik Turki, Partai.
DEM (Bitlis).
Nevin İl – Presiden Majelis, Kamar Dagang dan Industri. Diyarbakır, Turki
Erdal Avşar – Wakil Presiden, Kamar Dagang dan Industri Diyarbakır, Turki.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari hubungan bilateral yang lebih erat antara Kabupaten Bogor dan Republik Turki, dengan peluang kerja sama konkret yang saling menguntungkan.
Tags: Pemkab Bogor
Baca Juga
-
20 Okt 2025
Permohonan Penerbitan Sertifikat Hak Atas Tanah Diabaikan, Wilson Lalengke Desak Kepala BPN Depok Dicopot
-
31 Okt 2025
Kejagung Bongkar Skandal Minyak Pertamina Dua Pejabat Patra Niaga Diperiksa Penyidikan Kasus Korupsi Kian Menguat
-
25 Jul 2025
Diseret Kasus Korupsi Kilang, 11 Saksi Pertamina Diperiksa: Hantu Bui Mulai Menjelma!
-
17 Okt 2025
Polres Bogor Absen di Sidang Praperadilan Sunita Mulyanih, YAPERMA Soroti Lemahnya Komitmen Penegakan Hukum
-
23 Okt 2025
Jaksa Agung Lantik 37 Pejabat Strategis, Perintahkan Optimalkan Penindakan Korupsi
-
06 Okt 2025
Presiden Prabowo Saksikan Jaksa Agung Serahkan Barang Rampasan Negara Rp1,4 Triliun ke PT Timah
Rekomendasi lainnya
-
09 Des 2025
Pengalaman Buruk dengan Polisi Indonesia: Demi Raport Bagus, Penyidik Jadikan Papaku Tersangka Pembunuhan Mamaku
-
12 Sep 2025
Satgas PKH Berhasil Kuasai Kembali 674 Ribu Hektare Lahan Hutan dari 245 Perusahaan, Target Tercapai Lebih dari 300%
-
27 Nov 2025
Jaksa Agung Tegaskan Penegakan Korupsi Harus Fokus pada Pemulihan Negara dan Kesejahteraan Rakyat
-
30 Jan 2026
Gunung Es Keadilan: Membedah Kriminalisasi Hogi di Sleman dan Busuknya Akar Penegakan Hukum
-
06 Okt 2025
Wilson Lalengke Bertolak ke New York untuk Menyampaikan Pidato di Komite Keempat PBB
-
06 Nov 2025
Megawati vs Soeharto: Dendam Sejarah yang Tak Kunjung Pensiun




