liputan08.com JAKARTA – Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Ishak Robinson, M.M. terpilih sebagai Ketua Umum Lembaga Independen Pemantau Bahan Bakar Minyak dan Gas (LIPBB-MIGAS), Jumat (14/8/2026).
Terpilihnya Brigjen Ishak Robinson diharapkan membawa energi baru bagi LIPBB-MIGAS dalam memperkuat fungsi pemantauan terhadap tata kelola, distribusi, dan pengawasan bahan bakar minyak serta gas di berbagai wilayah Indonesia.
Mantan perwira Polri yang merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1983 tersebut memiliki pengalaman panjang dalam pengabdian di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Kepemimpinan baru ini dinilai menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme, independensi, serta kontribusi LIPBB-MIGAS dalam mengawal kepentingan masyarakat di sektor migas.
“Pengawasan sektor migas bukan semata-mata persoalan mengawasi distribusi BBM dan gas. Di dalamnya terdapat kepentingan masyarakat, ketahanan energi, tata kelola ekonomi, serta tanggung jawab negara dalam memastikan sumber daya strategis dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Ishak Robinson, M.M.
Menurut Ishak, pengawasan yang efektif harus dilakukan secara objektif, profesional, dan berdasarkan data serta ketentuan hukum yang berlaku. Karena itu, lembaga pemantau tidak boleh hanya hadir ketika muncul persoalan, tetapi harus mampu membangun sistem pengawasan yang mendorong pencegahan sejak awal.
“Kita harus membangun budaya pengawasan yang tidak sekadar mencari kesalahan, tetapi mampu menemukan persoalan, mencegah potensi penyimpangan, sekaligus mendorong perbaikan tata kelola. Kritik harus disertai solusi, dan pengawasan harus berpijak pada fakta serta aturan,” tegasnya.
Ishak juga menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pemantau, pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, dan masyarakat.
Menurutnya, kompleksitas persoalan energi tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi dan komunikasi yang terbuka agar berbagai persoalan di lapangan dapat diidentifikasi dan ditangani secara tepat.
“Migas merupakan sektor strategis yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat dan perekonomian nasional. Karena itu, transparansi, ketepatan distribusi, kepastian hukum, dan keberpihakan kepada kepentingan publik harus menjadi bagian penting dalam pengawasan,” katanya.
Ia menambahkan, LIPBB-MIGAS akan diarahkan menjadi wadah yang mampu menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai temuan secara bertanggung jawab.
“Kami ingin LIPBB-MIGAS hadir sebagai mitra kritis yang konstruktif. Independen bukan berarti berseberangan dengan pemerintah atau pelaku usaha, tetapi mampu menjalankan fungsi kontrol secara objektif, berani menyampaikan fakta, dan tetap menghormati mekanisme hukum,” ujar Ishak.
Sejumlah pengurus daerah LIPBB-MIGAS turut menyampaikan dukungan terhadap kepemimpinan baru tersebut. Di antaranya Ketua DPD Provinsi Papua Selatan Victor Jafid Apituley, Ketua DPC Kabupaten Merauke Frederika Ulukyanan, Ketua DPC Kabupaten Mappi Syarifudin Samsul, Ketua DPC Kabupaten Asmat Irwian Thera, serta Ketua DPC Kabupaten Boven Digoel Agus Sahori.
LIPBB-MIGAS diharapkan mampu memperluas jaringan pemantauan hingga ke berbagai daerah, terutama dalam mengawal distribusi BBM dan gas agar berjalan tertib, transparan, tepat sasaran, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Dengan pengalaman Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Ishak Robinson, M.M., kepemimpinan baru LIPBB-MIGAS diharapkan mampu membawa organisasi semakin solid, profesional, independen, dan memiliki kontribusi nyata dalam mendorong tata kelola sektor migas yang lebih baik.
“Pada akhirnya, ukuran keberhasilan sebuah lembaga bukan seberapa banyak kritik yang disampaikan, tetapi seberapa besar manfaat keberadaannya bagi masyarakat. LIPBB-MIGAS harus mampu menjadi bagian dari solusi dan ikut menjaga agar sektor energi dikelola secara bertanggung jawab, transparan, serta memberikan manfaat bagi kepentingan bangsa dan negara,” pungkasnya.
Tags: Brigjen Ishak Robinson
Baca Juga
-
18 Agu 2026
Persekusi Marak di Berbagai Negara: Panggilan Nurani Global untuk Perlindungan Hak Asasi Manusia Menggema dari Indonesia
-
06 Feb 2026
Prof. Komaruddin Hidayat: Kecerdasan Buatan Tantangan Terbesar Jurnalisme di Era Digital
-
18 Des 2025
KPK Amankan Lima Orang dalam OTT di Banten, Diduga Libatkan Oknum Jaksa
-
11 Jun 2026
Pelarian Berakhir, Buronan Korupsi Dana Sertifikat Tanah Rp1,2 Miliar Ditangkap di Kuantan Singingi
-
02 Okt 2024
4 Fakta Terkait Kabinet Prabowo-Gibran yang Belum Rampung
-
13 Okt 2025
Jaksa Agung ST Burhanuddin Tekankan Karakter Jaksa Berkualitas kepada Peserta PPPJ Angkatan 82
Rekomendasi lainnya
-
26 Jan 2026
Seruan Kemanusiaan Global: Membela Rakyat Iran dari Tirani dan Keheningan Dunia
-
03 Okt 2025
Batik Lintas 5, Wujud Kemandirian Warga Binaan Lapas Cipinang di Hari Batik Nasional
-
25 Nov 2024
Pimpin Apel Tim Kesehatan Dukung Pilkada Serentak 2024, Ini Kata Sekda Ajat Rochmat Jatnika
-
24 Feb 2026
JPU Tegaskan Mens Rea, Koruptor Tata Niaga Minyak Pertamina Dituntut Rp13,5 Triliun
-
08 Apr 2026
Tabir Keterlibatan Ibrahim Arief di Kasus Chromebook Mulai Terkuak di Persidangan
-
15 Agu 2025
FH BUMN dan Ketua Umum Agustya Bernady Mangkir dari Sidang Gugatan PWI Pusat






