liputan08.com JAKARTA – Kejaksaan Agung RI melalui Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pembangunan desa saat menghadiri acara ABPEDNAS Jaga Desa Award 2026, yang digelar di Fairmont Jakarta pada Minggu (19/4/2026).
Kehadiran Jaksa Agung dalam acara yang diselenggarakan oleh ABPEDNAS ini menjadi simbol kuat sinergi antara aparat penegak hukum dan unsur masyarakat desa dalam mengawal pembangunan yang bersih dan berintegritas.
Dalam arahannya, ST Burhanuddin menekankan bahwa pembangunan desa merupakan fokus utama pemerintah, sejalan dengan program prioritas nasional.
“Pembangunan desa adalah bagian dari Asta Cita ke-6 Presiden, yaitu membangun dari desa dan dari bawah guna mewujudkan pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan,” ujarnya.
Ia menambahkan, desa kini tidak lagi diposisikan sebagai objek pembangunan, melainkan sebagai subjek strategis yang memiliki peran penting dalam menggerakkan roda ekonomi nasional.
“Melalui komitmen ini, desa tidak lagi dipandang sekadar sebagai objek pembangunan, melainkan sebagai subjek strategis yang menggerakkan roda ekonomi nasional,” imbuhnya.
Sejak diluncurkan pada 2023, program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) disebut telah menjadi instrumen penting dalam mengawal penggunaan dana desa agar tepat sasaran.
“Program Jaksa Garda Desa telah menjadi instrumen vital dalam memastikan setiap rupiah dana desa terserap dengan tepat guna demi kesejahteraan masyarakat,” kata Jaksa Agung.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan dalam program ini mengedepankan aspek preventif dan edukatif.
“Jaga Desa mengedepankan paradigma penegakan hukum yang bersifat preventif dan edukatif, bukan semata-mata penindakan,” tegasnya.
Program ini juga diperkuat dengan sistem pelaporan keuangan desa yang terintegrasi, sehingga mampu meminimalisir potensi penyimpangan.
“Dengan dukungan sistem pelaporan tata kelola keuangan yang terintegrasi dan kolaboratif, pengelolaan anggaran desa kini bergerak menuju standar yang lebih tinggi serta bebas dari penyimpangan hukum,” jelasnya.
Keberhasilan tersebut, lanjutnya, menjadi dasar bagi Kejaksaan untuk mengembangkan program lanjutan seperti Jaga Dapur MBG dan Jaga Indonesia Pintar.
Ajang ABPEDNAS Jaga Desa Award 2026 sendiri merupakan bentuk apresiasi terhadap desa-desa yang berprestasi dalam tata kelola pemerintahan. Penghargaan diberikan dalam berbagai kategori, mulai dari pengelolaan keuangan desa, kepatuhan pengisian data aplikasi Jaga Desa, hingga karya kreatif berupa film pendek bertema Jaksa Garda Desa.
Jaksa Agung menilai para penerima penghargaan merupakan agen perubahan di tengah masyarakat.
“Para penerima penghargaan ini adalah agen perubahan yang membawa nilai-nilai integritas dan kesadaran hukum bagi lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya integritas dalam setiap kebijakan desa.
“Setiap kebijakan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan, tidak hanya secara hukum, tetapi juga secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa dan masyarakat,” ujarnya.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo, serta Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda Raffi Ahmad.
Menutup sambutannya, Jaksa Agung menyampaikan apresiasi kepada ABPEDNAS sebagai mitra strategis dalam membangun komunikasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat desa.
“Kami mengapresiasi peran ABPEDNAS dalam menjembatani komunikasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat desa demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berintegritas,” pungkasnya.
Jakarta, 20 April 2026
Kepala Pusat Penerangan Hukum
Anang Supriatna
Tags: Jaksa Agung, ST Burhanuddin
Baca Juga
-
23 Jun 2026
Bujug Buneng! Model Cantik Dipanggil KPK, Diduga Terima Rp2 Miliar dan Mobil Mewah
-
10 Mei 2025
Ketua DPRD Bogor Sastra Winara Pimpin Paripurna Penetapan Propemperda 2025 dan Evaluasi LKPJ Bupati
-
17 Apr 2025
Putusan Sela PN Jakarta Pusat Tegaskan Hendry Ch Bangun Sah Ketum PWI
-
11 Mei 2025
Bogor Run 2025 Semarakkan HJB ke-543, Rudy Susmanto Dorong Event Olahraga Bertaraf Nasional
-
13 Apr 2025
Dian Asafri Hadirnya Menteri PKP Tegaskan Kepengurusan PWI Hendry Ch Bangun yang Sah
-
13 Okt 2025
Konsolidasi MBG di Sentul: Kepala Dapur Lulusan SPPI Batch 3 Desak Kepastian Status Kepegawaian
Rekomendasi lainnya
-
18 Agu 2026
KPK Periksa Dua Pejabat Pelni dalam Kasus Korupsi Asuransi Rp15,6 Miliar
-
23 Jan 2026
Dekadensi Meritokrasi: Legitimasi Ijazah Palsu sebagai Katalisator Korupsi Sistemik Daerah
-
13 Jun 2025
Direktur KitaNusantara Berikan Penghargaan kepada BNN RI atas Penangkapan Narkotika Jenis Sabu Terbesar dalam Sejarah
-
06 Feb 2026
Bau Tikus Koruptor Digitalisasi Pendidikan Terkuak: JPU Bongkar Skema Gelap Chromebook Kemendikbudristek
-
20 Mei 2025
Bupati Rudy Susmanto Ajak Generasi Muda Tanamkan Semangat Patriotisme di Peringatan Harkitnas ke 117
-
11 Sep 2026
Dinilai Lecehkan Tatanan Hukum Indonesia, Wilson Lalengke: Segera Tangkap Mr. Ching, Mafia Tanah Asal Malaysia!





