liputan08.com JAKARTA – Penemuan ratusan senjata api, airsoft gun, amunisi, alat pembuat peluru, barang yang diduga narkotika, hingga VCD bermuatan pornografi di sebuah yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menggegerkan publik, Jumat (7/8/2026).
Barang-barang tersebut ditemukan di sebuah ruangan yang sebelumnya digunakan oleh mantan Ketua Yayasan berinisial IWD. Ruangan itu awalnya hendak dibuka kembali untuk kepentingan operasional sekolah dan aktivitas para guru.
Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung Sangaji, mengatakan pembukaan ruangan dilakukan bersama aparat kepolisian. Namun, saat pintu dibuka, mereka dikejutkan dengan banyaknya barang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana.
“Kami awalnya hanya ingin membuka ruangan untuk kebutuhan sekolah. Ternyata di dalamnya ditemukan berbagai jenis senjata, termasuk airsoft gun, amunisi, serta barang-barang lainnya,” ujar Untung di Polres Metro Jakarta Selatan.
Selain ratusan senjata dan amunisi, petugas juga menemukan alat yang diduga digunakan untuk membuat peluru, aksesori senjata, barang yang diduga sabu dan ganja, serta sejumlah VCD bermuatan pornografi.
Untung mengaku prihatin atas temuan tersebut. Menurutnya, lingkungan pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman bagi peserta didik, bukan lokasi penyimpanan barang-barang yang diduga melanggar hukum.
“Bagaimana bisa alat pembuat peluru dan berbagai barang seperti ini berada di lingkungan sekolah yang setiap hari digunakan anak-anak mulai dari TK hingga SMA,” katanya.
Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan membenarkan adanya penemuan tersebut. Polisi telah membuat Laporan Polisi Model A sebagai dasar untuk memulai penyelidikan.
Penyidik kini masih mendalami status hukum seluruh barang yang ditemukan, termasuk jenis dan legalitas senjata, asal-usul kepemilikan, serta pihak yang bertanggung jawab atas penyimpanannya. Polisi juga akan memeriksa barang yang diduga narkotika melalui uji laboratorium serta menelusuri kemungkinan keterkaitannya dengan tindak pidana lain.
Hingga berita ini ditulis, proses penyelidikan masih berlangsung. Kepolisian belum menetapkan tersangka maupun menyampaikan kesimpulan resmi terkait kepemilikan seluruh barang bukti yang ditemukan. Polisi menegaskan seluruh proses hukum akan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh.
Tags: Sekolah Swasta Jaksel
Baca Juga
-
03 Des 2025
Pengalaman Buruk dengan Polisi Indonesia: Skandal Tebusan Narkoba Libatkan Oknum Aparat, Jurnalis Jadi Target
-
06 Okt 2025
Wilson Lalengke Bertolak ke New York untuk Menyampaikan Pidato di Komite Keempat PBB
-
21 Okt 2025
Kasus Digitalisasi Pendidikan: Suasana Panas-Dingin di Kejagung, 10 Saksi Diperiksa — Skandal yang Makin Ngeri Terkuak!
-
14 Agu 2025
Buron 11 Tahun Kasus Penggelapan BPKB Toyota Alphard Akhirnya Ditangkap Tim Tabur Kejati Sumsel
-
27 Agu 2025
Kasus Penculikan Kepala Bank BRI: Alarm Keras bagi Rasa Aman Masyarakat
-
04 Agu 2026
Kasus Digitalisasi SPBU Masuk Babak Baru, KPK Resmi Tahan Tiga Tersangka
Rekomendasi lainnya
-
06 Agu 2025
Terjerat Skandal Minyak: Lima Mobil Super Mewah Tersangka Korupsi Digelandang ke Kejaksaan
-
01 Okt 2025
Kejati Kepri Tahan Dua Tersangka Baru Korupsi PNBP Jasa Pemanduan Kapal, Rugikan Negara Rp4,5 Miliar
-
18 Mar 2025
Pemkab Bogor Gelar Forum Konsultasi Publik RPJMD 2025-2029 Jaro Ade Bogor Harus Dibangun Sesuai Kebutuhan Masyarakat
-
07 Apr 2026
Eks Dirut Pertamina Nicke Widyawati Jadi Saksi Kunci, JPU Perkuat Dakwaan Korupsi Minyak
-
01 Okt 2024
Indikator Ungkap Masyarakat Pilih Khofifah-Emil karena Terbukti Kerja Nyata
-
03 Des 2025
Kontroversi Putusan Prapid Kasus Tongkang di PN Sorong, Polres Sorong Selatan Diduga Produksi Hoaks



