liputan08.com CIBINONG – Atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui peningkatan literasi antikorupsi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan dengan mengikuti Webinar Pariwara Antikorupsi 2026 Seri 3 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI secara virtual dari Ruang Rapat I Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Kamis (2/7).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, serta diikuti para staf ahli, kepala perangkat daerah, direktur RSUD, dan camat. Kehadiran jajaran Pemkab Bogor menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam membangun budaya integritas sekaligus memperkuat kapasitas aparatur untuk menyampaikan pesan-pesan antikorupsi melalui komunikasi digital yang kreatif, efektif, dan mudah dipahami masyarakat.
Partisipasi Pemkab Bogor dalam webinar ini juga menegaskan dukungan terhadap program pencegahan korupsi yang diinisiasi KPK RI. Penguatan literasi antikorupsi melalui media digital diharapkan mampu melahirkan berbagai konten edukatif yang menarik, sehingga dapat meningkatkan kesadaran publik sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Webinar bertajuk “Viralitas Berbasis Konten Lokal: Membuat Kampanye Antikorupsi yang FYP dan Berdampak” menghadirkan Founder & Creative Director Hecticholic, Isol, sebagai narasumber utama, didampingi Irawati, Analis Madya pada Kedeputian Koordinasi dan Supervisi Wilayah KPK RI.
Dalam paparannya, Isol menjelaskan bahwa media sosial kini menjadi ruang yang sangat strategis untuk membangun kesadaran publik, termasuk dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi. Menurutnya, konten edukasi harus mampu menyesuaikan karakteristik audiens digital agar pesan yang disampaikan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Sebagian besar masyarakat mengakses media sosial untuk mencari hiburan. Karena itu, konten edukasi perlu dikemas secara menarik, ringan, dan relevan tanpa mengurangi substansi pesan,” ujar Isol.
Ia juga memaparkan berbagai strategi penyusunan konten digital, mulai dari konsep Segitiga Atensi, Anatomi Hook untuk menarik perhatian pada tiga detik pertama video, hingga penerapan kerangka komunikasi seperti AIDA (Attention, Interest, Desire, Action), 3P (Point, Proof, Personal), dan CER (Claim, Evidence, Reasoning).
Selain itu, Isol memperkenalkan konsep Soft Advocacy, yakni pendekatan penyampaian pesan antikorupsi melalui alur cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat sehingga lebih mudah dipahami, diterima, dan memberikan dampak positif.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Bogor berharap seluruh ASN semakin memahami pentingnya komunikasi publik yang efektif dalam menyebarluaskan nilai-nilai antikorupsi serta memperkuat budaya integritas di lingkungan pemerintahan maupun di tengah masyarakat.
Tags: Ajat Rochmat Jatnika, Sekda Kabupaten Bogor
Baca Juga
-
18 Apr 2025
Kejagung Periksa 8 Saksi Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina, Tersangka YF dkk Terancam Hukuman Berat
-
13 Sep 2025
Bogor Media Siber Network (BMSN) Resmi Dideklarasikan: Komitmen Bersama Mendukung Pembangunan Daerah dan Memerangi Hoaks demi Demokrasi Berkualitas
-
03 Nov 2024
Satgas Pamtas RI-PNG Pos Naikere Berikan Layanan Kesehatan bagi Warga Pedalaman di Teluk Wondama
-
28 Jan 2026
Hutan Bogor Timur Hancur, Tambang Merajalela: KDM Bisa Menangis Melihat Penyebab Banjir Bekasi–Karawang
-
06 Apr 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Sambut Perwira Seskoad, Perkuat Sinergi Penanggulangan Bencana
-
17 Apr 2026
Di Era Rudy Susmanto, Penataan Pasar Parung Dimulai: PKL Direlokasi, Jalan Kembali Lancar
Rekomendasi lainnya
-
06 Mar 2025
Kejaksaan Agung Periksa Tiga Saksi dalam Kasus Korupsi PT Asuransi Jiwasraya
-
28 Des 2025
Ketua BMSN Sofwan Ali Sampaikan Ucapan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pembina Nurofik Tekankan Etika Kebangsaan Media Siber
-
26 Apr 2025
KH Sogir Tegaskan Bahaya KKN di Lingkungan Pemda Bogor Perkuat Iman Persempit Kesempatan
-
24 Jun 2026
Kabupaten Bogor Berhasil Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial Jadi Lebih Akuntabel, Transparan, dan Tepat Sasaran
-
12 Feb 2025
Setelah Lama Dinantikan, Presiden Erdogan Akhirnya Tiba di Indonesia: Disambut Hangat oleh Presiden Prabowo
-
25 Okt 2025
Enam Pelanggar KTR di Mal BTM Bogor Disidang Tipiring di Tempat



