Liputan08.com — Upaya revitalisasi kelembagaan seni budaya di Kabupaten Bogor kembali mengemuka melalui pembentukan ulang Dewan Kesenian Kabupaten Bogor (DKKB). Proses pemilihan kepengurusan baru tersebut diselenggarakan di Café Nongkrong Tepi Danau, Kecamatan Cibinong, pada Jumat (24/4), sebagai bagian dari konsolidasi aktor-aktor kebudayaan daerah.
Dalam forum tersebut, Ruslan terpilih sebagai Ketua DKKB untuk periode kepengurusan yang baru. Ia didampingi oleh Rd. Rizki Permana, S.E., M.M. sebagai sekretaris dan Ajeng sebagai bendahara. Formasi ini diharapkan mampu menghadirkan tata kelola organisasi yang lebih adaptif, partisipatif, dan berorientasi pada penguatan ekosistem seni budaya lokal.
Dalam pernyataannya, Ruslan menegaskan bahwa keberlanjutan institusi dewan kesenian memiliki posisi strategis dalam menjaga eksistensi sekaligus mendorong dinamika perkembangan seni budaya di tingkat daerah. Ia memandang bahwa reaktualisasi peran DKKB tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga substantif dalam membangun ruang ekspresi bagi para pelaku seni dan budayawan.
“Pembentukan kembali DKKB merupakan langkah awal dalam merevitalisasi fungsi kelembagaan sebagai wadah representatif bagi seniman dan budayawan di Kabupaten Bogor, sekaligus sebagai motor penggerak aktivitas kebudayaan yang inklusif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ruslan mengemukakan bahwa agenda prioritas kepengurusan ke depan akan difokuskan pada penguatan struktur organisasi, peningkatan kapasitas pelaku seni, serta pengembangan program-program berbasis masyarakat yang memiliki daya jangkau luas dan berkelanjutan.
“Kami berkomitmen menjadikan DKKB sebagai institusi yang tidak hanya hadir dalam tataran formalitas, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam menghidupkan ruang-ruang kultural di tengah masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh tokoh budayawan Kabupaten Bogor, Ki Sumantri, S.Sos., yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat DKKB. Dalam pandangannya, keberadaan DKKB memiliki signifikansi penting sebagai penjaga nilai-nilai budaya lokal yang menjadi identitas kolektif masyarakat.
Ia menekankan bahwa revitalisasi kelembagaan ini harus diiringi dengan komitmen terhadap pelestarian budaya sekaligus pembukaan ruang kreatif bagi generasi muda. Menurutnya, kesinambungan antara tradisi dan inovasi menjadi kunci dalam menjaga relevansi kebudayaan di tengah arus modernisasi.
“Dengan terbentuknya kembali DKKB, diharapkan tercipta kesinambungan dalam upaya pelestarian budaya serta terbukanya ruang partisipasi yang lebih luas bagi generasi muda untuk berkarya dan berinovasi,” ungkapnya.
Ki Sumantri juga menyoroti pentingnya kolaborasi multipihak antara pemerintah daerah, komunitas seni, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mengoptimalkan implementasi program kebudayaan. Sinergi tersebut dinilai krusial dalam memperkuat posisi DKKB sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan sektor kebudayaan.
“Kolaborasi yang konstruktif antara berbagai elemen menjadi prasyarat utama agar DKKB dapat berfungsi secara optimal dalam memperkuat ekosistem seni budaya daerah,” pungkasnya.
Baca Juga
-
21 Nov 2024
Kasdam I/BB Hadiri Peluncuran Gugus Tugas Polri Dukung Ketahanan Pangan di Mapolda Sumut
-
21 Nov 2024
Kejaksaan Agung Periksa Empat Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Impor Gula
-
17 Nov 2024
Pengajian Al-Ikhbar PWI Kabupaten Bogor Kembali Digelar Secara Online: KH Achmad Yaudin Sogir Bahas Siksa Kubur dan Penyebabnya
-
14 Okt 2024
Satgas Pamtas Yonzipur 5/ABW Gagalkan Penyelundupan 120 Botol Miras Ilegal di Perbatasan RI-Malaysia
-
13 Nov 2024
Satgas Yonif 641/Bru Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Distrik Walesi, Papua Pegunungan
-
14 Nov 2024
Pemkab Bogor Luncurkan Bogor Corporate University dan LMS Siabang Tampan untuk Tingkatkan Kompetensi ASN
Rekomendasi lainnya
-
22 Okt 2026
How Tournament Draws Influence Tennis Betting Odds
-
21 Nov 2024
Muhammad Ali Koordinator KPI Bergerak Undang Mahasiswa KPI se-Indonesia Hadiri SILATBAT dan MUBES di Puncak Bogor
-
21 Nov 2024
Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Implementasi Ketahanan Pangan di Semarang, Dukung Program Prioritas Presiden RI
-
19 Nov 2024
Tebar Kasih Sayang Ditanah Papua, Saat Satgas Yonif 641/Bru Bagikan Snack Secara Gratis
-
19 Nov 2024
Peletakan Batu Pertama Pembangunan Dapur Umum Gizi Nasional Oleh Kodim Boyolali
-
21 Nov 2024
JAM Intelijen Soroti Pentingnya Kepemimpinan Berkesadaran di Era Modern









