Liputan08.com CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi meluncurkan Bogor Corporate University dan Learning Management System (LMS) bernama Siabang Tampan. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bogor agar lebih profesional dan siap menghadapi tantangan masa depan. Acara peluncuran digelar di Auditorium Setda Kabupaten Bogor pada Kamis (14/11/24).
Saat ini, Kabupaten Bogor memiliki jumlah ASN terbanyak di Jawa Barat, mencapai 23.102 pegawai, yang terdiri dari 12.741 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 10.361 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Jumlah ini bahkan menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia. Dengan sumber daya sebesar ini, Pemkab Bogor berharap ASN dapat diberdayakan lebih optimal.
Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Pemkab Bogor, Ade Jaya Munadi, yang mewakili Pj. Bupati Bogor, menyampaikan bahwa pengembangan kompetensi ASN di Kabupaten Bogor menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Ia menjelaskan bahwa metode pengembangan kompetensi konvensional sudah tidak cukup efektif untuk memenuhi kebutuhan saat ini.

“Pemkab Bogor menghadirkan Bogor Corporate University, yang dirancang sebagai pusat pembelajaran adaptif dan inovatif dengan pendekatan pembelajaran berkelanjutan yang terintegrasi,” ujar Ade. “Dengan adanya Bogor Corporate University, kami berharap bisa mengoptimalkan pengembangan kompetensi ASN di Kabupaten Bogor sehingga dapat menciptakan ASN yang kompeten, profesional, dan siap memberikan pelayanan publik yang lebih responsif dan berkualitas,” tambahnya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor, Rusliandy, menambahkan bahwa peluncuran Bogor Corporate University dan LMS merupakan langkah awal Pemkab Bogor untuk meningkatkan kompetensi ASN melalui integrasi metode pengajaran modern. Menurutnya, Bogor Corporate University akan menjadi sarana bagi ASN untuk terus meningkatkan keterampilan sesuai kebutuhan organisasi, serta membentuk budaya pembelajaran berkelanjutan.
“Dengan adanya LMS ini, kami yakin kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bogor akan meningkat secara signifikan,” ungkap Rusliandy.
Acara peluncuran dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala BPSDM Provinsi Jawa Barat yang juga Pj. Wali Kota Bogor, Hery Antasari, Plt. Deputi Bidang SDM Aparatur, Aba Subagja, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra), para kepala perangkat daerah, direktur RSUD, camat, dan Kepala BJB Cabang Cibinong.
Baca Juga
-
11 Okt 2024
Pemkab Bogor Pertajam Strategi Pengelolaan Aset
-
25 Apr 2026
Revitalisasi Dewan Kesenian Kabupaten Bogor: Strategi Institusional dalam Pengembangan Seni dan Pelestarian Budaya Daerah
-
21 Nov 2024
Kejaksaan Agung Periksa Empat Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Impor Gula
-
17 Nov 2024
KH Achmad Yaudi Sogir Santri Harus Mandiri, Inovatif dan Siap Menjaga NKRI
-
23 Jun 2026
Sekda Kabupaten Bogor: Pengelolaan Dana Desa Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
-
15 Nov 2024
Pj. Gubernur Jabar dan Para Kepala Daerah Deklarasi Tolak Judi dan Pinjaman Online Ilegal di Karawang
Rekomendasi lainnya
-
17 Nov 2024
Pengajian Al-Ikhbar PWI Kabupaten Bogor Kembali Digelar Secara Online: KH Achmad Yaudin Sogir Bahas Siksa Kubur dan Penyebabnya
-
21 Nov 2024
JAM-Pidum Terapkan Restorative Justice untuk Kasus Penadahan di Lampung Timur
-
02 Apr 2025
Satgas Yonif 131/BRS Hadirkan Harapan: Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Keerom
-
13 Nov 2024
Pangdam I/BB Pantau Langsung Evakuasi Atlet Aquabike Italia yang Alami Insiden di Danau Toba
-
21 Nov 2024
Jaksa Agung Muda Intelijen: ASN Harus Menjunjung Transparansi dan Pencegahan Korupsi
-
14 Nov 2024
Kejaksaan RI Peduli Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi di Flores Timur



