liputan08.com CIBINONG – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Dr Usep Nukliri S.Ag., MM, menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2025 harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat persatuan bangsa serta meneguhkan nilai-nilai ideologi negara di tengah tantangan zaman.
Dalam keterangannya di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Cibinong, Rabu (1/10/2025), Usep menekankan pentingnya memahami Pancasila bukan sekadar sebagai simbol negara, melainkan juga pedoman hidup dalam berbangsa dan bernegara.
“Kesaktian Pancasila adalah bukti bahwa ideologi bangsa ini mampu bertahan dari berbagai rongrongan, baik dari dalam maupun luar negeri. Generasi muda harus menyadari bahwa Pancasila adalah benteng yang menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.
Menurut Usep, perkembangan global yang ditandai dengan kemajuan teknologi, keterbukaan informasi, serta perubahan sosial yang cepat menuntut masyarakat Indonesia untuk tidak melupakan jati diri bangsa.
“Jika nilai-nilai Pancasila benar-benar diamalkan, maka ancaman disintegrasi, radikalisme, maupun konflik horizontal bisa diminimalisasi,” tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bogor untuk menjadikan Hari Kesaktian Pancasila sebagai sarana memperdalam pemahaman ideologi, baik melalui pendidikan formal maupun nonformal.
“Pancasila bukan sekadar untuk dihafalkan, tapi harus diamalkan dalam keseharian kita, mulai dari lingkungan keluarga hingga kehidupan bermasyarakat,” kata Usep.
Sebagai wakil rakyat, lanjutnya, DPRD Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada penguatan ideologi bangsa, peningkatan kualitas pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Momentum ini harus kita jadikan pijakan bersama agar Kabupaten Bogor tetap menjadi daerah yang kuat dalam persatuan, kokoh dalam kebhinekaan, serta mampu menghadapi tantangan global dengan berlandaskan Pancasila,” tutup Usep Nukliri.
Tags: DPRD Kabupaten Bogor, Hari Kesaktian Pancasila
Baca Juga
-
04 Sep 2025
Skandal Digitalisasi Pendidikan: Kejagung Periksa 5 Saksi Kunci, Dugaan Korupsi Makin Terkuak!
-
02 Okt 2024
4 Fakta Terkait Kabinet Prabowo-Gibran yang Belum Rampung
-
03 Feb 2026
Bongkar Praktik Pengadaan dan Blending BBM, Tikus Koruptor di Tubuh Pertamina Mulai Terkuak di Sidang Tipikor
-
24 Nov 2025
Penguatan Kolaborasi Pers dan Lembaga Negara: Jurnalis Diminta Tetap Menjaga Independensi dan Peran Literasi Publik
-
08 Jan 2026
Dilantik Serentak, Ketua LPM Bogor Utara Diminta Langsung Bersinergi
-
05 Des 2025
Mangkir terhadap Panggilan Pengadilan, Paspampres Harus Ditarik dari Kesatuan Pengawal Jokowi
Rekomendasi lainnya
-
22 Agu 2025
Hendry Ch Bangun: Jaga Independensi PWI, Jangan Seret Nama Pemerintah dalam Pemilihan Ketua
-
02 Sep 2025
DPN Tani Merdeka Indonesia Menolak Keras Upaya Adu Domba dan Percaya Penuh pada Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto
-
09 Okt 2025
Kejagung Sita Aset Rp62 Miliar Milik Terpidana Bilal Asif untuk Bayar Denda Pajak
-
11 Nov 2025
JAM PIDUM dan Universitas Padjadjaran Jalin Kerja Sama Program Magister Ilmu Hukum Berbasis Proyek Klaster
-
23 Okt 2025
Kejari Bandar Lampung dan BRI Perkuat Sinergi Penanganan Hukum Datun
-
06 Nov 2025
Megawati vs Soeharto: Dendam Sejarah yang Tak Kunjung Pensiun




