liputan08.com JAKARTA – Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
Kabar duka datang dari keluarga besar Hoegeng. Telah berpulang ke rahmatullah Tante Merry Hoegeng, pada Senin, 3 Februari 2026, pukul 13.24 WIB, di Rumah Sakit Polri, Jakarta.
Kepergian almarhumah menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar, tetapi juga bagi masyarakat Indonesia yang selama ini mengenal sosok keluarga Hoegeng sebagai simbol kesederhanaan, integritas, dan keteladanan moral.
Semasa hidupnya, Tante Merry Hoegeng dikenal sebagai pribadi yang bersahaja dan setia mendampingi almarhum Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso, mantan Kapolri yang hingga kini dikenang sebagai figur langka dalam sejarah kepolisian Indonesia—seorang pemimpin yang teguh menjaga kejujuran, menolak kompromi terhadap korupsi, dan menjunjung tinggi nilai kebenaran meski harus berhadapan dengan kekuasaan.
Jenderal Hoegeng Iman Santoso tercatat sebagai Kapolri pada periode 1968–1971. Namanya melekat kuat dalam sejarah sebagai simbol polisi jujur, berani, dan bersih, yang berani menindak kejahatan tanpa pandang bulu, termasuk terhadap lingkar kekuasaan. Keteladanan tersebut tak lepas dari dukungan keluarga, termasuk almarhumah Tante Merry Hoegeng yang setia mendampingi perjuangan hidup dan pengabdian beliau dalam sunyi dan kesederhanaan.
Keluarga besar Siber24jam.com dan Liputan08.com menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Tante Merry Hoegeng.
Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhumah, melapangkan kuburnya, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya, bersama para hamba yang husnul khatimah.
Kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini. Kehilangan ini bukan hanya duka keluarga, tetapi juga duka bangsa, karena berpulangnya sosok yang menjadi bagian dari sejarah moral dan keteladanan Indonesia.
Almarhumah telah berpulang, namun nilai-nilai kejujuran, kesederhanaan, dan keberanian yang diwariskan keluarga Hoegeng akan terus hidup dan menjadi teladan lintas generasi.
Tags: Kabar Duka, Tante Merry Hoegeng
Baca Juga
-
10 Apr 2026
KH Achmad Yaudin Sogir Pimpin Khatam Al-Qur’an di DPRD Kabupaten Bogor, Doakan Presiden Prabowo dan Bupati Rudy Susmanto
-
22 Nov 2024
Tim Patroli Perintis Presisi Gagalkan Tawuran Pelajar di Jakarta Barat, Dua Celurit Disita
-
24 Mei 2026
Dikira Aman Pulang Magrib, DPO Ini Tak Sadar Tim Tabur Sudah Menunggu
-
17 Sep 2025
Kejati Kepri Tegaskan: KDRT Adalah Kejahatan, Bukan Urusan Pribadi!
-
23 Apr 2026
Di Bawah Komando Rudy Susmanto, Penanganan Bencana Cianten Berjalan Cepat dan Terkoordinasi
-
10 Jul 2025
Korupsi Rp86,2 Miliar di PT MUJ: Kejari Bandung Buru Aset dan Dalami Aliran Dana Haram
Rekomendasi lainnya
-
11 Mar 2025
Terungkap! Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Tambora Ditangkap di Banyumas
-
16 Sep 2025
Tiga Tersangka Kasus Korupsi Kredit PT Sritex Diserahkan ke Kejari Surakarta
-
06 Nov 2024
Warga Kampung Kamat Sambut Bahagia Pembagian Makanan Gratis dari Satgas Yonif 501 Kostrad
-
25 Jan 2026
Bupati Bogor Hadiri Tabligh Akbar Bersama Ustadz Abdul Somad, Dorong Sinergi Pembangunan Fisik dan Spiritual
-
10 Des 2024
Jaksa Agung Dorong Peningkatan SDM Kejaksaan Melalui Pendidikan Berkelanjutan
-
24 Okt 2024
Tiga Hakim dan Seorang Pengacara Jadi Tersangka Kasus Suap dan Gratifikasi di Pengadilan Negeri Surabaya





