liputan08.com CIBINONG – Sentra Olahraga Disabilitas (SOD) Kabupaten Bogor menggelar latih tanding bersama para atlet dari Sentra Khusus Olahragawan Disabilitas Indonesia (SKODI) di bawah binaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kegiatan ini berlangsung di Kantor NPCI Kabupaten Bogor, Stadion Pakansari, pada Rabu (10/9), dengan tujuan memperkuat pembinaan serta menambah pengalaman kompetitif bagi atlet disabilitas.
Ketua Tim SKODI Kemenpora, Bambang Siswanto, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari NPCI Kabupaten Bogor. Ia menegaskan bahwa latih tanding ini lebih dari sekadar pertandingan, melainkan menjadi ajang pembelajaran, penguatan mental, serta ruang komunikasi yang positif antara atlet dan pelatih.
“Kita tidak fokus pada hasil kalah atau menang, melainkan ingin memberikan stimulus dan dampak positif bagi perkembangan atlet disabilitas. Di balik kekurangan, ada kelebihan yang luar biasa. Itu menjadi motivasi bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Bambang menjelaskan bahwa SKODI merupakan program nasional yang menyeleksi atlet dari seluruh provinsi melalui proses rekrutmen ketat, meliputi pembinaan fisik, mental, dan teknik. Di sisi lain, SOD Kabupaten Bogor menjadi satu-satunya pusat pembinaan olahraga disabilitas di tingkat kabupaten/kota yang telah aktif lebih awal dibandingkan wilayah lain.
“Kami berharap semakin banyak event olahraga disabilitas diadakan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Ini penting agar para atlet memiliki panggung lebih luas dan siap bersaing di level internasional,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang NPCI Kabupaten Bogor, Elwy, menyebut kegiatan ini sebagai ujian penting bagi para atlet untuk melangkah dari hal-hal biasa menuju prestasi luar biasa. Ia menilai antusiasme tinggi dari para atlet, baik dari SKODI maupun SOD Kabupaten Bogor, menjadi bukti nyata semangat dan potensi luar biasa yang dimiliki anak-anak disabilitas.
“Ini bukan sekadar silaturahmi olahraga, tetapi juga ujian mental dan semangat juang. Anak-anak kita menunjukkan semangat luar biasa hari ini. Semoga mereka terus bertumbuh dan berani menghadapi tantangan ke depan,” ujar Elwy.
Latih tanding ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membina dan mempersiapkan atlet disabilitas menuju ajang yang lebih besar, serta mempererat kerja sama antar lembaga dalam mendukung pengembangan olahraga disabilitas di Indonesia.
Tags: Atlet Disabilitas, SKODI, SOD Kabupaten Bogor
Baca Juga
-
22 Des 2024
Sekda Bogor Lantik Pengurus GOW 2024-2029, Dorong Kontribusi Perempuan untuk Kemajuan Daerah
-
12 Sep 2025
Bupati Bogor Pimpin Evaluasi Pasca Demo: Jaga Kondusifitas Demi Stabilitas dan Pembangunan Daerah
-
11 Nov 2024
Kejaksaan Agung Periksa Dua Saksi Kasus Dugaan Suap dalam Penanganan Perkara Terpidana Ronald Tannur
-
25 Apr 2025
Rocky Gerung Jambore Karhutla 2025 Momentum Akademis dan Strategis untuk Hijaukan Indonesia dari Riau
-
21 Okt 2025
Ketua DPRD Bogor: Raperda Disabilitas Jadi Langkah Nyata Menuju Layanan Publik Inklusif
-
16 Apr 2025
Kejati Sumsel Gerebek Kantor PT MB, Temukan Sudah Tidak Beroperasi
Rekomendasi lainnya
-
23 Mar 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto Hadiri Buka Puasa Bersama Sahabat Tunanetra Nurul Qolbi
-
30 Mei 2025
Parade Tasmi Juz 30, Rumah Tahfidz Roudhotul Qur’an Apresiasi 9 Santri Penghafal Al-Qur’an
-
07 Des 2024
Pemkab Bogor Lepas Atlet NPCI, Siap Berlaga di Piala Pj. Gubernur Jabar 2024
-
08 Okt 2024
KH Achmad Yaudin Sogir Tetap Prioritaskan Tugas Keummatan Meski Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bogor
-
20 Des 2025
Krisis Air Bersih Mangunharjo, PDAM Semarang Akui Terkendala Pipa Induk dan Sumber Air Baku
-
09 Jul 2025
Bupati Bogor Gagas Transportasi Listrik Terintegrasi Menuju Jakarta, Uji Coba Dimulai 2026


