Liputan08.com – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Kelurahan Pakansari bersama sejumlah perangkat daerah terkait menggelar sosialisasi sekaligus pembentukan Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan GOR Pakansari, Senin (14/4/2025). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam penataan kawasan GOR Pakansari sebagai persiapan pelaksanaan Pakansari Night Culinary Festival, yang direncanakan berlangsung setiap malam dari Senin hingga Sabtu, pukul 17.00 – 24.00 WIB.
Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, Riny Kusmawati, menjelaskan bahwa penataan ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian UMKM serta menciptakan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.
“Festival kuliner malam ini tidak hanya menghadirkan ragam cita rasa, tapi juga mengedepankan keamanan pangan, keselamatan dari risiko kebakaran, serta standarisasi harga. Kawasan ini akan kita tata agar lebih nyaman, menarik, dan rapi,” ujar Riny.
Kawasan kuliner tersebut akan dibagi ke dalam empat zona, yaitu makanan berat, cemilan kekinian, makanan khas tradisional Bogor, dan minuman. Pemkab Bogor juga akan menyediakan berbagai fasilitas penunjang seperti pendaftaran NIB (Nomor Induk Berusaha) secara gratis, pelatihan kewirausahaan, dan edukasi terkait pengamanan pangan.

Pendaftaran dibuka mulai Selasa (15/4/2025) pukul 09.00 WIB khusus bagi pedagang yang berdomisili di Kabupaten Bogor. Syaratnya, menyertakan KTP, bukti sebagai pedagang aktif di Pakansari, serta materai untuk penandatanganan pakta integritas.
Sementara itu, Lurah Pakansari, Raden Ade Zuwira, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk menata ulang sekaligus memperbarui data para PKL di kawasan GOR Pakansari.
“Hari ini merupakan kegiatan sosialisasi. Sebelumnya, kami telah melakukan pendataan ulang pada 26 Maret 2025. Hasilnya, tercatat 105 pelaku UMKM kuliner yang telah mengisi formulir daring lengkap dengan foto penjual dan gerobaknya,” jelasnya.
Perwakilan Administrasi Pembangunan (Adbang) Setda Kabupaten Bogor, Muji Lestari, menambahkan bahwa Bupati Bogor, Rudy Susmanto, sangat mendukung penataan kawasan ini dalam rangka mewujudkan Cibinong sebagai pusat kota yang tertata dan menjadi pusat ekonomi rakyat.
“Penataan ini merupakan bagian dari visi besar menjadikan Cibinong sebagai kawasan premium yang maju dan layak dikunjungi. GOR Pakansari diharapkan tidak hanya menjadi pusat olahraga, tetapi juga menjadi magnet wisata kuliner malam,” ujar Muji.
Salah satu pedagang yang hadir dalam sosialisasi menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Pemkab Bogor yang dinilai memberi angin segar bagi para pelaku usaha kecil.
“Dengan adanya paguyuban dan penataan yang terencana, kami berharap kawasan ini menjadi lebih tertib, ramai pengunjung, dan tentu saja membawa dampak positif bagi ekonomi para pedagang,” ucapnya.
Tags: Pemkab Bogor Bentuk Paguyuban PKL Sambut Festival Kuliner Malam Pakansari
Baca Juga
-
09 Feb 2026
Didukung Pemkab Bogor, TP PKK Perkuat Kapasitas dan Bijak Bermedia di Era Digital
-
14 Feb 2025
Pj. Bupati dan Dirut RSUD Cibinong Ajak ASN Jaga Kesehatan Lewat Senam Jantung Sehat
-
31 Jan 2025
Patriot Indonesia Pulang dengan Kebanggaan Usai Tampil Gemilang di Parade Republik India
-
09 Agu 2025
Ketum PWI Klarifikasi Pencabutan Bekuk PWI Jabar: Tidak Terkait dengan Kabupaten/Kota
-
24 Okt 2025
Pemkab Bogor Tekankan Nasionalisme dan Profesionalisme Damkar Demi Pelayanan Prima
-
13 Des 2025
Disorot DPRD dan Akademisi, Persoalan Nangewer Mekar Menumpuk: Kepala MBG Diminta Fokus Jaga Distribusi dan Kualitas Gizi Anak
Rekomendasi lainnya
-
06 Sep 2025
Mencekam: Banjir dan Longsor Landa Cukuh Balak, Limau, dan Kaluambayan Warga Bertahan di Tengah Derita
-
25 Feb 2025
Bupati Bogor Perintahkan Pembinaan untuk Kades Gunung Menyan Usai Kontroversi Video Viral
-
15 Mei 2025
Rudy Susmanto Tinjau Command Center, Dorong Digitalisasi Layanan Publik Terintegrasi di Kabupaten Bogor
-
09 Feb 2026
HPN 2026 di Kabupaten Bogor: Bupati Tegaskan Komitmen Pers Independen dan Berintegritas demi Ekonomi Berdaulat
-
26 Okt 2024
Kabupaten Bogor Gelar Tangguh Festival 2024 untuk Tingkatkan Kesadaran Risiko Bencana
-
19 Mar 2026
Negara Dinilai Kalah Telak, Ketika Pelaku Kejahatan Seksual Anak Dibiarkan Bebas


