Liputan08.com Jakarta, – PT Hutama Mambelim Trans Papua (HMTP), Badan Usaha Pelaksana (BUP) hasil kolaborasi PT Hutama Karya (Persero) dan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), resmi menandatangani Perjanjian Pembiayaan Sindikasi untuk Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Pembangunan Jalan Trans Papua ruas Jayapura-Wamena, segmen Mamberamo-Elelim. Penandatanganan berlangsung pada Senin (30/12) di Ballroom HK Tower, Jakarta, dengan total nilai pembiayaan maksimum Rp 2,67 triliun.
Perjanjian ini melibatkan lima lembaga keuangan, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (SMI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Bank Pembangunan Daerah Papua (BPD Papua). BRI dan SMI bertindak sebagai Coordinating Banks, sementara BNI mendukung sebagai bagian dari Joint Mandate Lead Arrangers and Bookrunners (JMLABs).
Acara ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Bina Marga Rachman Arief Dienapitra dan Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur PU Triono Junoasmono. Turut hadir, Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto, Direktur Utama HKI Aji Prasetyanti, dan Plt. Direktur PT HMTP Kun Hartawan Adi Satria, serta perwakilan dari bank mitra.

Kun Hartawan menyebut perjanjian ini sebagai langkah strategis lanjutan setelah Penandatanganan Kerjasama Pemerintah Proyek KPBU pada Juli 2024 lalu. “Melalui pembiayaan ini, HMTP siap menjalankan amanat pembangunan segmen Mamberamo-Elelim sepanjang 50,14 km, yang diharapkan dapat menjadi penghubung vital bagi perekonomian Papua,” ujarnya.
Proyek dengan nilai investasi Rp 3,3 triliun ini terdiri dari dua tahun masa konstruksi dan 13 tahun masa layanan. HMTP akan menyusun Rencana Teknis Terperinci (RTT), melaksanakan konstruksi jalan, jembatan, dan fasilitas penimbangan kendaraan, serta memelihara infrastruktur selama masa konsesi.
Jalan Trans Papua, yang menghubungkan tiga provinsi dan delapan kabupaten, diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, distribusi logistik, dan kesejahteraan masyarakat Papua. Proyek ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Prabowo-Gibran dalam memajukan infrastruktur Indonesia melalui asta cita pembangunan nasional.
“Kolaborasi ini membuktikan bahwa sinergi adalah kunci untuk mengatasi tantangan besar. Kami berharap semangat kerja sama ini terus terjaga hingga proyek selesai, membawa manfaat besar bagi masyarakat Papua dan Indonesia,” pungkas Kun.
Tags: 67 Triliun untuk Proyek Jalan Trans Papua, Sinergi Infrastruktur: HMTP Tandatangani Perjanjian Sindikasi Rp 2
Baca Juga
-
25 Agu 2025
Wakil Bupati Jaro Ade Hadiri Gebyar HUT ke-80 RI di Kecamatan Cigudeg, Dorong UMKM dan Pelayanan Publik
-
31 Des 2024
Satgas Pamtas RI-RDTL Berbagi Buku Doa di Amfoang Timur, Perkuat Hubungan dan Dukungan Spiritual Masyarakat
-
17 Apr 2025
Bupati Rudy Susmanto Lantik 3.676 CPNS dan PPPK Formasi 2024, Tegaskan Semangat Baru Bangun Kabupaten Bogor
-
11 Des 2024
Pekan Special Olympic Kabupaten Bogor Ajang Inklusivitas dan Penghargaan Bagi Atlet Disabilitas
-
08 Feb 2025
Kasau Disematkan Brevet Kehormatan Albara, Wujud Penghormatan atas Dukungan bagi Satbravo 90 Kopasgat
-
11 Jul 2026
Menghidupkan Kembali Roh Kebangsaan Melalui “Holopis Kuntul Baris
Rekomendasi lainnya
-
09 Agu 2025
Pemkab Bogor Dorong Penguatan Adat dan Kebudayaan Sebagai Aset Pembangunan
-
18 Des 2025
Ratusan Lansia Bogor Diwisuda, Pemkab Dorong Lansia Sehat dan Produktif
-
16 Agu 2025
Siap-Siap Dibui? Satu per Satu Terseret dalam Pusaran Korupsi Digitalisasi Pendidikan
-
18 Jul 2025
Kasad TNI AD Pimpin Langsung Aksi Bersih Situ Bagendit: Selamatkan Ekosistem, Bangkitkan Harapan Rakyat Garut
-
01 Agu 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, Pimpin Rapat Paripurna Bahas Perubahan APBD dan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD
-
13 Des 2024
PMC Peduli Kemanusian Galang Dana Korban Bencana Alam Sukabumi Berkerjasama KPNF





