Liputan08.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bogor bersama Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bogor mendorong seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menyelenggarakan pengajian rutin minimal satu kali dalam sebulan secara bergiliran.
Gagasan tersebut disampaikan sebagai bagian dari ikhtiar memperkuat nilai-nilai keagamaan, moral, dan integritas aparatur sipil negara, sekaligus sebagai upaya pencegahan terhadap praktik-praktik negatif dalam birokrasi seperti kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN).
Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bogor, Edwin Sumarga, menegaskan bahwa pengajian rutin bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan instrumen strategis dalam membangun budaya kerja yang berlandaskan etika, spiritualitas, dan tanggung jawab sosial.
“Kami mendorong agar dari 36 dinas yang ada di Kabupaten Bogor, termasuk BUMD, kecamatan hingga kelurahan, dapat menyelenggarakan pengajian rutin secara bergiliran. Tujuannya adalah membangun pemahaman agama yang komprehensif bagi aparatur, sehingga nilai-nilai kejujuran, amanah, dan keadilan benar-benar menjadi landasan dalam menjalankan tugas pelayanan publik,” ujar Edwin. Di Kantor PKB Cibonong Senin (22/12/2025)
Menurut Edwin, penguatan aspek spiritual aparatur pemerintahan memiliki korelasi erat dengan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Ia menilai bahwa pemahaman agama yang baik akan membentuk kesadaran etik dan kepatuhan terhadap hukum, baik hukum agama maupun konstitusi negara.
“Agama dan Undang-Undang Dasar 1945 sejatinya saling menguatkan dalam menegakkan keadilan dan kemaslahatan. Ketika aparatur memiliki kesadaran spiritual yang kuat, maka potensi penyimpangan kewenangan, termasuk korupsi dan penyalahgunaan jabatan, dapat dicegah sejak dari pola pikir dan nurani,” tambahnya.
Edwin juga menegaskan bahwa PKB sebagai partai berbasis keagamaan dan kebangsaan memiliki sumber daya ulama dan ustaz yang mumpuni untuk mendukung program tersebut.
“PKB memiliki banyak stok kiai dan ustaz yang berkompeten, berwawasan kebangsaan, dan moderat. Mereka siap memberikan pencerahan keagamaan yang menyejukkan, kontekstual, serta relevan dengan tantangan birokrasi modern,” jelasnya.
Sementara itu, KH Achmad Yaudin Sogir, yang juga merupakan anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bogor, menyatakan kesiapan penuh untuk terlibat langsung dalam memberikan pemahaman keagamaan kepada aparatur pemerintah di berbagai tingkatan.
Menurut KH Sogir, pengajian rutin memiliki peran strategis dalam membentengi aparatur dan masyarakat dari berbagai bentuk kezaliman struktural, termasuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme yang merusak sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Penguatan pemahaman agama bukan hanya soal ibadah ritual, tetapi bagaimana nilai-nilai agama membimbing manusia untuk menjauhi kezaliman, korupsi, dan nepotisme. Aparatur negara harus menjadi teladan dalam amanah, tanggung jawab, dan keadilan,” tutur KH Sogir.
Ia menekankan bahwa agama mengajarkan kepemimpinan sebagai amanah yang akan dipertanggungjawabkan, tidak hanya di hadapan manusia, tetapi juga di hadapan Allah SWT.
“Ketika seseorang memegang jabatan, maka sejatinya ia sedang memikul amanah. Pengajian menjadi ruang muhasabah agar setiap pejabat dan aparatur senantiasa ingat bahwa kekuasaan bukan untuk disalahgunakan, melainkan untuk melayani dan menebar kemaslahatan,” ujarnya.
KH Sogir menambahkan, kegiatan pengajian rutin juga diharapkan mampu memperkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah di lingkungan birokrasi, sehingga tercipta suasana kerja yang harmonis, saling menghormati, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Dengan ukhuwah yang kuat, birokrasi akan berjalan lebih sehat, transparan, dan berkeadaban. Ini sejalan dengan cita-cita reformasi birokrasi dan pembangunan Kabupaten Bogor yang berkeadilan dan bermartabat,” pungkasnya.
Tags: PKB Kabupaten Bogor Dorong Pengajian Rutin di Seluruh SKPD untuk Cegah KKN
Baca Juga
-
13 Okt 2026
Bukan Sekadar Retorika! Raja Mohammed VI Tawarkan Solusi Nyata bagi Tantangan Global
-
23 Okt 2025
Kabupaten Bogor Sinkronkan Investasi dan Tata Ruang dalam Forum 2025
-
17 Des 2024
Pemkab Bogor Luncurkan Bus Listrik Gratis, Dukung Transportasi Ramah Lingkungan
-
05 Mar 2025
Jaro Ade Takziah ke Keluarga Korban Banjir Bandang Cisarua Kita Harus Saling Menguatkan
-
04 Okt 2026
Kejurda Catur Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 Kembali Digelar, Peserta Soroti Biaya Pendaftaran
-
21 Agu 2025
Kajati Kepri Jadi Narasumber FGD Jaga Desa di Kepulauan Anambas, Tekankan Pentingnya Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bebas Korupsi
Rekomendasi lainnya
-
18 Feb 2025
Pj. Bupati Bogor Apresiasi Peran PKK dalam Membangun Kabupaten Bogor
-
03 Des 2024
Satgas SIRI Kejaksaan Agung Tangkap Buronan Kasus Perpajakan di Depok
-
13 Apr 2026
Antam UBPE Pongkor Perkuat Program CSR untuk Pengelolaan Hutan Desa Bantarkaret Berkelanjutan
-
24 Mar 2025
Bupati Bogor Pimpin Apel Siaga Angkutan Lebaran 2025 Pastikan Kelancaran Mudik
-
23 Apr 2026
Rudy Susmanto Sukses Ubah CFD Tegar Beriman Jadi Motor Ekonomi dan Pelayanan Publik
-
22 Okt 2024
Pj. Bupati Bogor: Hari Santri Momentum Para Santri untuk Meraih Masa Depan Gemilang






