Liputan08.com – Polresta Surakarta bersama Polda Jawa Tengah memberlakukan larangan bagi suporter tim tamu dalam laga Derby Mataram antara Persis Solo melawan PSS Sleman pada Minggu, 3 November 2024. Kebijakan ini sesuai regulasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), yang melarang kehadiran suporter lawan di stadion.
Kapolresta Surakarta, Kombel Pol Iwan Saktiadi, S.I.K., M.H., M.Si., menegaskan bahwa keputusan ini diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama pertandingan berlangsung. “Ketentuan dari PSSI hingga saat ini yang kita patuhi, bahwa suporter tamu tidak diizinkan hadir di stadion,” kata Kombel Pol Iwan dalam wawancara dengan media.
Ia menjelaskan bahwa Persis Solo sebagai tuan rumah diperbolehkan menghadirkan pendukung setia mereka, Laskar Sambernyawa, di Stadion Manahan. Polresta Surakarta telah menggelar technical meeting (TM) bersama koordinator suporter Jogja untuk memastikan semua pihak mematuhi aturan yang berlaku. “Walaupun PSS Sleman berkandang di Solo, kami mematuhi ketentuan bahwa PSSI belum mengizinkan suporter tim tamu hadir,” jelasnya.

Sebagai langkah pengamanan, Polresta Surakarta mengerahkan 500 personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Meskipun tidak akan ada penyekatan di luar stadion, Polresta Surakarta tetap akan melakukan sortir di pintu masuk tiket untuk mencegah masuknya suporter PSS Sleman.
“Kami tidak akan melakukan penyekatan di jalur, karena koordinator suporter sudah menyatakan tidak akan datang ke Manahan. Namun, langkah antisipasi tetap kami lakukan,” ungkap Kombel Pol Iwan. Sebagai upaya tambahan, steward dari panitia pelaksana juga akan membantu dalam proses pengamanan di stadion.
Dengan kebijakan ini, diharapkan pertandingan berjalan lancar dan kondusif, serta meminimalisasi potensi kericuhan di Stadion Manahan, Solo.
Tags: Polresta Surakarta Tidak Akan Lakukan Penyekatan, Tegaskan Larangan Kehadiran Suporter Tamu di Laga Persis Solo VS PSS Sleman
Baca Juga
-
30 Jan 2025
Kapolri Janji Tingkatkan Pelayanan Publik Perkenalkan Dittipid PPA-PPO ke Presiden Prabowo
-
09 Mei 2025
Bogor Run 2025 Siap Digelar, Targetkan Jadi Magnet Wisata dan Lahirkan World Marathon
-
20 Mar 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Soroti Kecurangan SPBU di Sukaraja “Saya Pernah Dirugikan”
-
24 Feb 2025
Bus Listrik Gratis di Bogor: Uji Coba Angkut Penumpang dari Tugu Pancakarsa ke Bambu Kuning
-
07 Nov 2024
Kejaksaan Agung Gelar FGD untuk Percepat Penyelesaian Barang Rampasan dan Barang Sita Eksekusi
-
26 Okt 2024
Kejaksaan Agung Berhasil Pulangkan Terpidana Penipuan dari Jepang, Tindak Lanjut Sinergi Internasional
Rekomendasi lainnya
-
03 Jun 2025
Mantan Pj. Bupati Bogor Beri Ucapan Hangat di HJB ke-543 “Menuju Bogor Gemilang, Pusat Peradaban Bangsa”
-
13 Nov 2025
Pejabat Daerah yang Tidak Dukung Program Makan Bergizi Gratis Patut Dievaluasi Bupati
-
10 Feb 2025
Pemkab Bogor Beri Pembekalan Kafilah MTQ, Target Juara di Tingkat Provinsi
-
24 Nov 2025
Keterbukaan Anggaran Dipertanyakan, Peserta Sosialisasi DLH Dikagetkan Penawaran Alat Pengolah Limbah Rp100 Juta
-
31 Okt 2025
Liputan Terlarang: Cinta di Balik Rekaman Off the Record
-
10 Jul 2025
Bupati Bogor Hadiri Rakor Bersama KPK: Tegaskan Komitmen Wujudkan Pemerintahan Bebas Korupsi




